- Pelita Jaya Jakarta menyamakan kedudukan menjadi 1-1 dalam seri semifinal IBL 2026 setelah mengalahkan Dewa United Banten dengan skor 93-79.
- Perrin Levon Buford menjadi bintang lapangan lewat catatan triple-double fantastis: 28 poin, 12 rebound, dan 12 assist.
- Laga ketiga dan keempat semifinal akan berlangsung di Dewa United Arena, Tangerang, pada 11 dan 13 Juni 2026 untuk menentukan arah persaingan menuju final.
Suara.com - Para pecinta basket Tanah Air disuguhi tontonan kelas dunia saat Pelita Jaya Jakarta berhasil menumbangkan Dewa United Banten pada laga kedua semifinal IBL 2026.
Bintang utama malam itu, Perrin Levon Buford, tampil bak monster dengan mencatatkan statistik triple-double yang luar biasa di hadapan publik sendiri.
Kemenangan meyakinkan dengan skor 93-79 di GMSB Jakarta Selatan pada Senin malam membuat rekor pertemuan kedua tim kembali imbang 1-1.
Hasil ini memastikan persaingan dalam seri best-of-five menuju partai puncak IBL 2026 akan semakin panas dan sulit diprediksi.
Perrin Buford membuktikan kelasnya sebagai salah satu small forward terbaik di liga dengan mengemas 28 poin, 12 rebound, dan 12 assist.
Dominasi Tuan Rumah Sejak Menit Awal
Sejak kuarter pertama dimulai, Pelita Jaya langsung memegang kendali permainan dengan tempo cepat untuk menekan pertahanan lawan.
Buford membuka keran skor melalui rentetan aksi pull-up jump shot, driving lay-up, hingga eksekusi lemparan bebas yang presisi.
Dewa United mencoba memberikan respons melalui penetrasi Rio Disi. Namun, keunggulan tetap menjadi milik tuan rumah dengan skor 26-18 pada akhir kuarter pertama.
Situasi sempat berubah drastis pada kuarter kedua ketika tim tamu yang dijuluki Anak Dewa mulai mendominasi jalannya pertandingan.
Perpaduan permainan Troy Gillenwater, Donell Cooper, dan Hardianus Lakudu sukses membalikkan keadaan menjadi 44-41 untuk keunggulan Dewa United saat jeda babak pertama.
Kebangkitan Pelita Jaya Usai Turun Minum
Memasuki paruh kedua, Pelita Jaya asuhan David Singleton tidak ingin mengulangi kesalahan yang sama seperti saat kalah pada laga pertama.
Darious Moten dan raksasa Jeff Withey mulai unjuk gigi untuk membantu Buford membombardir area paint milik Dewa United.
Moten tampil sangat variatif dengan kombinasi floating jump shot dan tembakan tiga angka yang berulang kali merobek pertahanan lawan.