Toilet di Stasiun Luar Angkasa Meledak, Astronot NASA Kerepotan

Agung Pratnyawan
Toilet di Stasiun Luar Angkasa Meledak, Astronot NASA Kerepotan
Ilustrasi International Space Station mengorbit bumi. [Shutterstock/Marc Ward]

Untuk sementara, astronot NASA harus numpang ke toilet Rusia.

Suara.com - Toilet di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) dikabarkan meledak hingga menimbulkan kebocoran. Insiden ini terjadi pada toilet milik Amerika Serika di ISS tersebut. Lalu apa yang dilakukan astronot untuk mengatasinya?

Insiden ini terjadi pada hari Jumat (01/02/2019) di ISS tersebut juga menyebabkan lebih dari 10 liter air harus dikumpulkan kembali menggunakan handuk.

Baca Juga : Ide Gila Cewek Ini Bakal Diwujudkan NASA dan SpaceX, Ini Kisah Sebenarnya

''Rekan-rekan kami di mode Tranquillity mengalami insiden pada hari Jumat. Para astronot memisahkan jalur pasokan air dan cairan yang bocor. Mereka juga harus mengambil air menggunakan handuk,'' kata salah satu sumber dari ISS.

Beberapa bulan sebelum kejadian, kru ISS sempat medeteksi adanya kebocoran udara kecil yang disebabkan mikrofruktur padad dinding Soyuz MS-09. Lubang tersebut dapat disegel oleh kru pada hari yang sama. 

Badan antariksa Rusia, Roscosmos, telah membentuk komisi khusus untuk menyelidiki insiden tersebut.

Pada 11 Desember 2018, kosmonot Rusia di atas ISS, Oleg Kononenko, dan Sergey Prokopyev melakukan perjalanan ke luar angkasa untuk melakukan investigasi indisiden lubang di pesawat Soyuz MS-09.

Toilet NASA di ISS yang harganya mencapai Rp 256 miliar. (NASA)
Toilet NASA di ISS yang harganya mencapai Rp 256 miliar. (NASA)

Namun sepertinya mereka harus memperbaiki lagi setelah insiden yang terjadi pada awal bulan Februari 2019.

Air adalah kebutuhan penting yang harus dimiliki astronot untuk bertahan hidup di luar angkasa. Menurut NASA, kru ISS harus menghemat air sebanyak mungkin, mereka disediakan sekitar dua liter per hari.

Baca Juga : Terjawab Sudah, Gambar Aneh NASA Ini Membuat Alien Enggan Menjawab Kita

Toilet di ISS milik NASA ini mereka beli dari perusahaan luar angkasa Rusia, Korolev Rocket and Space Public Corporation atau dikenal sebagai RSC Energia.

Atas kejadian ini, NASA harus merogoh kocek sangat mahal yaitu sebesar 19 juta dolar AS atau Rp 265 miliar.

Dikutip dari Popular Science, toilet luar angkasa di ISS ini sangat canggih karena dapat mendaur ulang air seni menjadi air minum.

Toilet dikirim ke ISS pada November 2008. Toilet NASA di ISS pernah mengalami masalah sebelumnya, pada tahun 2009 juga rusak karena pemisah cairan yang bocor.

Kini para astronot NASA harus numpang ke toilet Rusia selama ada di stasiun luar angkasa ISS. (HiTekno.com/Rezza Dwi Rachmanta)

Komentar

Suara.Com

Suara.com adalah portal berita yang
menyajikan informasi terhangat, baik peristiwa politik, bisnis, hukum, entertainment...

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS