Meteor Ancaman Nyata terhadap Bumi

Liberty Jemadu
Meteor Ancaman Nyata terhadap Bumi
Ilustrasi meteor sedang memasuki atsmofer Bumi (Shutterstock).

Ketika memasuki atmosfer bumi, cahaya meteor itu lebih cemerlang ketimbang Matahari.

Suara.com - Administrator badan antariksa Amerika Serikat (NASA), Jim Bridenstine, mewanti-wanti bahwa meteor adalah ancaman yang nyata terhadap Bumi.

"Ini bukan soal Hollywood. Bukan tentang film. Ini tentang bagaimanan melindungi satu-satunya planet yang saat ini bisa menyediakan kehidupan," kata Bridenstine dalam Konferensi Pertahanan Keplanetan di Washington DC, AS, Senin (29/4/2019).

Ia mencontohkan peristiwa ledakan meteor di atas langit kota Chelyabinsk, Rusia pada 2013 silam. Ledakan meteor itu kekuatannya jauh lebih besar dari bom atom Hiroshima, Jepang pada Perang Dunia II.

Akibat ledakan itu, lebih dari 1000 orang mengalami cedera, termasuk sekitar 200 anak-anak. Hampir seluruh bangunan di kota itu mengalami kerusakan akibat hantaman gelombang kejut yang tercipta usai ledakan.

"Ketika memasuki atmosfer bumi, cahaya meteor itu lebih cemerlang ketimbang Matahari. Orang bisa merasakan panas objek itu dari jarak 62 kilometer," papar Brindestine.

Ketika meteor itu meledak di ketinggian sekitar 29 kilometer dari permukaan Bumi, jelas Bridenstine, energi yang disemburkannya 30 kali lebih besar dari bom atom Hiroshime.

"Ledakan itu merusak banyak bangunan di enam kota," imbuh dia.

Lebih lanjut Bridenstine memperingatkan bahwa ledakan meteor di Rusia itu akan kembali terulang di masa depan. Menurut dia, berdasarkan hitung-hitungan NASA, ledakan meteor akan terjadi sekali setiap 60 tahun.

"Saya ingin sekali mengatakan bahwa ledakan-ledakan ini jarang terjadi. Tetapi kenyatannya tidak," tutup Bridenstine. [CNN]

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS