Guncangan Gempa Banten Terekam Seismograf Tangkuban Perahu

Liberty Jemadu
Guncangan Gempa Banten Terekam Seismograf Tangkuban Perahu
Kondisi kawasan wisata Kawah Ratu yang tertutup abu vulkanik akibat letusan freatik Gunung Tangkuban Parahu, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Sabtu (27/7). [ANTARA FOTO/Novrian Arbi]

Gempa Banten tidak akan berpengaruh terhadap aktivitas vulkanik Gunung Tangkuban Perahu.

Suara.com - Gempa Banten yang terjadi Jumat malam (2/8/2019) sempat terekam oleh seismograf di Pos Pengamatan Gunung Api Tangkuban Perahu, Subang, Jawa Barat.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Api Tangkuban Parahu, Ilham Mardi Karyanta di Bandung, Jumat malam, mengatakan saat gempa, seismograf menunjukkan tremor yang melebihi skala.

"Iya terekam (oleh seismograf) di sini," kata Ilham di Pos Pengamatan Gunung Api Tangkuban Perahu.

Walaupun demikian, ia meyakinkan gempa tersebut tidak akan berpengaruh terhadap aktivitas vulkanik Gunung Tangkuban Perahu.

Menurutnya sejak pagi hari pun seismograf masih merekam tremor yang cenderung tinggi karena erupsi Tangkuban Perahu.

"Iya overscale (saat gempa), dari tadi siang juga sebenarnya overscale untuk rekaman erupsinya," kata dia.

Selebihnya, kata dia, seismograf memang menunjukkan aktivitas murni dari erupsi Tangkuban Perahu walaupun sempat menunjukkan tremor yang meningkat akibat gempa Banten.

Adapun gempa Banten, yang menurut BMKG berkekuatan 7,4 skala Richter, berpusat di perairan 147 km sebelah barat daya Sumur, Banten. Gempa tersebut berpotensi memicu tsunami di daerah Pandeglang hingga sebagian Lampung.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS