Iringi Kepergian BJ Habibie, Warganet Tulis Puisi Menyentuh

Dythia Novianty | Lintang Siltya Utami
Iringi Kepergian BJ Habibie, Warganet Tulis Puisi Menyentuh
Presiden Indonesia BJ Habibie bersama istrinya, Hasri Ainun melambai kepada wartawan di luar gedung Parlemen di Jakarta 01 Oktober 1999.[Foto/AFP]

Beberapa warganet pun diketahui menulis puisi yang menyentuh hati untuk BJ Habibie.

Suara.com - Presiden ke-3 Republik Indonesia, BJ Habibie, meninggal dunia di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, Rabu (11/9/2019). Tak hanya mengunggah doa dan salam perpisahan melalui cuitan, beberapa warganet pun diketahui menulis puisi yang menyentuh hati untuk BJ Habibie.

Keseluruhan puisi yang dibuat oleh beberapa warganet ini tak jauh dari nama Hasri Ainun Habibie, sang istri dari putra terbaik bangsa. Keduanya memang diketahui memiliki perjalanan cinta yang fenomenal.

Salah satu puisi buatan warganet dengan akun Twitter @dikablek berjudul Dialog di Depan Api Unggun pun menyita perhatian. Dalam kolom keterangannya, pemilik akun berterima kasih kepada BJ Habibie. Puisi itu sendiri dibuatnya untuk dipersembahkan kepada BJ Habibie dan Ainun.

"Aku sudah bersamamu, Nun. Mari matikan api itu, dan kuceritakan semuanya semenjak tak ada kamu," tulis @dikablek dalam penggalan puisi yang dibuatnya pada 11 September di Samarinda.

Puisi untuk BJ Habibie. [Twitter]
Puisi untuk BJ Habibie. [Twitter]

Puisi itu kini telah dibagikan sebanyak lebih dari 20 ribu kali ke sesama pengguna Twitter. Tak hanya itu, warganet dengan akun @smg_amsterdam pun turut membuat puisi untuk BJ Habibie dan Ainun dalam sebuah utas panjang.

"Aku menemuimu pada peristirahatanmu, istriku. Membawa bekal rindu yang ku tumpu pada sakitku, menoreh senyum dalam genggam tangan rentaku. Kini engkay tak sendiri, kini kita kembali berbagi, dalam hening kita bercerita pada prasasti cinta kita," tulis @smg_amsterdam dalam salah satu utas puisinya yang berjudul Puisi Dua Masa.

Puisi untuk BJ Habibie. [Twitter]
Puisi untuk BJ Habibie. [Twitter]

Tak ketinggalan, warganet dengan akun Twitter @DarulAzis pun mempersembahkan sebuah puisi untuk BJ Habibie dengan judul Menyusul Ainun. Dalam penggalan puisinya, ia menulis, "Hari ini, Nun, aku diperkenankan menyusulmu dan kita akan kembali menjadi Sepasang Pengantin Baru".

Puisi untuk BJ Habibie. [Twitter]
Puisi untuk BJ Habibie. [Twitter]

Puisi tersebut ditulisnya pada 11 September di Yogyakarta. Puisi-puisi tersebut menjadi bukti bahwa kepergian BJ Habibie merupakan duka bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia. Selamat jalan, BJ Habibie. Semoga beristirahat dengan tenang di sisi-Nya.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS