facebook

CSIRT Kominfo Siap Kawal Keamanan Ruang Digital Jelang Pemilu 2024

Liberty Jemadu
CSIRT Kominfo Siap Kawal Keamanan Ruang Digital Jelang Pemilu 2024
Menkominfo Johnny G Plate. [Antara]

Jangan sampai pemilu dibayangi rasa takut.

Suara.com - Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate memastikan Computer Security Insident Response Team (CSIRT) dari Kementerian Kominfo terus bekerja mengawal keamanan ruang digital dengan optimal.

"Kominfo mempunyai tugas untuk menjaga ruang digital agar tetap sehat. Tidak saja momen tertentu tapi pada seluruh kehidupan di dalam ruang digital setiap saat. Kominfo telah menyiapkan atau melengkapi peralatan-peralatannya, menambah drone siber, menyiapkan response timnya. Itu sudah ada," kata Johnny G.Plate dalam konferensi pers, Rabu (6/7/2022).

Dengan kondisi semakin inklusifnya ruang digital, ancamannya pun tak bisa dipungkiri termasuk terkait berita palsu dan hoaks. Berkaca dari tantangan itu, Kementerian Kominfo berupaya meningkatkan tidak hanya infrastruktur tapi juga talenta digitalnya.

Dari segi infrastruktur dan alat-alatnya, kecanggihan teknologi drone siber telah ditingkatkan sehingga bisa lebih cepat mendeteksi dan menangkal hoaks sebagai ancaman keamanan ruang digital Tanah Air.

Baca Juga: Kominfo dan KPU Bahas Penguatan Teknologi untuk Sukseskan Pemilu 2024

"Jadi Kominfo peralatannya sudah lebih ditingkatkan teknologinya dan mudah-mudahan akan membantu tidak saja yang berkaitan alfabetikal tapi juga yang numerikal, sehingga bisa membacanya baik huruf maupun angka," ujar Plate.

Di samping itu, Kementerian Kominfo pun memastikan komunikasi dengan platform-platform digital seperti media sosial yang kini penggunaannya masif di Tanah Air pun terus dijalin.

Berdasarkan laporan dari Data Reportal, di Indonesia tercatat ada 370,1 juta pengguna ponsel pintar yang terhubung dengan internet.

Jumlah penggunaan internet yang tinggi itu tentunya membuat akses ke media sosial tentu bertumbuh dan banyak masyarakat yang mudah terpapar banyak konten tak terkecuali hoaks atau pun berita palsu.

Maka dari itu komunikasi dan kolaborasi dengan platform para media sosial di Tanah Air perlu terus dilancarkan sehingga mengecilkan potensi penyebaran hoaks lewat media sosial.

Baca Juga: Kominfo Optimistis Perpindahan ke TV Digital Rampung dalam 4 Bulan

"Kami memang rutin berkomunikasi dengan platform-platform digital dan kami minta agar seluruh platform digital, tidak hanya teknologi company global juga lokal untuk terus menjaga sistemnya. Melengkapi sistemnya dengan teknologi keamanan dan enkripsi yang baik, kuat, dan tim nya yang merespon dengan cepat," beber dia.

Komentar