Optimis Indonesia Raih Medali Lebih di Olimpiade 2024, Ketua KOI Raja Sapta Oktohari: Pasti Akan Jadi Energi Luar Biasa

Arief Apriadi | Suara.com

Minggu, 21 Agustus 2022 | 12:15 WIB
Ketua Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) Raja Sapta Oktohari saat melakukan sesi wawancara eksklusif dengan Suara.com di Kantor NOC Indonesia, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (11/8/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Presiden NOC Indonesia alias Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Raja Sapta Oktohari, mengaku optimistis kontingen Merah Putih bisa meraih lebih banyak medali emas ketika tampil di Olimpiade 2024 di Paris tahun depan. Okto --sapaan akrabnya-- menilai kualitas atlet Indonesia saat ini mampu membawa kontingen Merah Putih meraih hasil bagus di Paris 2024, melebihi torehan yang didapat pada Olimpiade 2020 Tokyo lalu.

Diketahui, pada Olimpiade Tokyo, Indonesia cuma mampu membawa pulang lima medali, dengan rincian satu emas, satu perak dan tiga perunggu. Hasil itu sedikit lebih baik dari Olimpiade 2016 Rio de Janeiro, di mana tim Merah Putih cuma mempersembahkan satu medali emas dan dua perak.

Raja Sapta Oktohari menjelaskan bahwa prestasi dari ranah olahraga, khususnya Olimpiade, memiliki peran penting bagi masyarakat Indonesia. Prestasi yang lebih baik menurutnya punya andil dalam mengobarkan energi serta rasa cinta masyarakat terhadap Tanah Air.

GALERI FOTO: Raja Sapta Oktohari Yakin Indonesia Berjaya!

"Di Olimpiade Rio de Janeiro dan Olimpiade Tokyo, kalau dilihat, Indonesia kan masing-masing hanya mendapat satu medali emas di bulu tangkis nomor ganda campuran dan ganda putri," ujar Raja Sapta Oktohari, dalam wawancara eksklusif dengan Suara.com, beberapa waktu lalu.

"Bisa dibayangkan bagaimana kalau Indonesia dapat 2 atau 3 emas [dalam satu edisi Olimpiade]? Itu pasti jadi energi luar biasa bagi bangsa Indonesia," sambung sosok yang pernah menjabat Ketua Umum BPP HIPMI (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia) ini.

Dalam wawancara ini pula, Raja Sapta Oktohari memberikan pandangan soal Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang dinilainya layak dan pantas diangkat sebagai Bapak Olahraga Indonesia. Hal itu menurutnya sesuai dengan komunikasinya bersama para stakeholder olahraga Indonesia lainnya, di mana mereka sepakat merasa bahwa Presiden Jokowi telah berhasil mendorong akselerasi perbaikan tata kelola dunia olahraga Indonesia sejauh ini.

"Seluruh stakeholder olahraga, saya ajak ngomong; semuanya sepakat bahwa Pak Presiden Jokowi itu sudah selayaknya diangkat jadi Bapak Olahraga Indonesia," ujar Okto kepada Suara.com.

BACA JUGA: NOC Indonesia Maknai HUT ke-77 RI sebagai Momen Kebangkitan

Di bagian lain, Raja Sapta Oktohari pun sempat menyatakan membuka peluang untuk kembali maju dalam pemilihan Presiden NOC Indonesia untuk periode 2023-2027. Dia mengaku siap saja, jika para pemimpin federasi cabang olahraga mendukung dan memberikan kepercayaan kepadanya.

Lantas, apa lagi yang sempat disampaikan Raja Sapta Oktohari, dalam wawancara khusus dengan Suara.com yang berlangsung di kantor NOC Indonesia, FX Sudirman, Senayan, Jakarta Pusat ini? Selengkapnya, termasuk kisah perjalanan hidup dan harapannya, silakan disimak langsung dalam rekaman video wawancara di atas, dengan bagian lanjutannya bisa disimak di bawah ini.

Kesiapan Raja Sapta Oktohari untuk melanjutkan dedikasi memimpin KOI (NOC Indonesia):

Raja Sapta Oktohari tentang menjadi pengusaha dan kiprah di dunia olahraga:

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wawancara Raja Sapta: Saya Siap Jabat Kursi Presiden NOC Indonesia Dua Periode (Part 2)

Wawancara Raja Sapta: Saya Siap Jabat Kursi Presiden NOC Indonesia Dua Periode (Part 2)

Video | Sabtu, 20 Agustus 2022 | 15:30 WIB

NOC Indonesia Maknai HUT ke-77 RI Sebagai Momen Kebangkitan Kejayaan Olahraga Indonesia

NOC Indonesia Maknai HUT ke-77 RI Sebagai Momen Kebangkitan Kejayaan Olahraga Indonesia

Sport | Rabu, 17 Agustus 2022 | 09:18 WIB

Wawancara Raja Sapta: Jokowi Pantas Diangkat Jadi Bapak Olahraga Indonesia (Part 1)

Wawancara Raja Sapta: Jokowi Pantas Diangkat Jadi Bapak Olahraga Indonesia (Part 1)

Video | Rabu, 17 Agustus 2022 | 12:05 WIB

Raja Sapta Oktohari: Presiden Jokowi Layak Diangkat Jadi Bapak Olahraga Indonesia

Raja Sapta Oktohari: Presiden Jokowi Layak Diangkat Jadi Bapak Olahraga Indonesia

Sport | Jum'at, 12 Agustus 2022 | 19:13 WIB

Raja Sapta Oktohari Buka Peluang Jabat Kursi Presiden NOC Indonesia Dua Periode

Raja Sapta Oktohari Buka Peluang Jabat Kursi Presiden NOC Indonesia Dua Periode

Sport | Jum'at, 12 Agustus 2022 | 16:24 WIB

Top 5 Sport: Chico Aura Dwi Wardoyo Ingin Tampil Maksimal di Kejuaraan Dunia 2022

Top 5 Sport: Chico Aura Dwi Wardoyo Ingin Tampil Maksimal di Kejuaraan Dunia 2022

Sport | Jum'at, 12 Agustus 2022 | 09:51 WIB

Terkini

Strategi Anggya Kumala Jadikan Oreo Gerakan Kebaikan Bagi Keluarga Indonesia

Strategi Anggya Kumala Jadikan Oreo Gerakan Kebaikan Bagi Keluarga Indonesia

wawancara | Senin, 23 Februari 2026 | 15:06 WIB

Feri Amsari Bongkar Sisi Gelap Korupsi Politik: Kasus Bisa 'Diciptakan' Demi Jerat Lawan!

Feri Amsari Bongkar Sisi Gelap Korupsi Politik: Kasus Bisa 'Diciptakan' Demi Jerat Lawan!

wawancara | Rabu, 18 Februari 2026 | 14:29 WIB

Kunardy Darma Lie, Ambisi Membawa KB Bank Jadi 10 Besar di Indonesia

Kunardy Darma Lie, Ambisi Membawa KB Bank Jadi 10 Besar di Indonesia

wawancara | Selasa, 06 Januari 2026 | 21:31 WIB

Prodjo Sunarjanto: Peluang Besar Logistik, Mobil Listrik hingga Tantangan dari Gen Z

Prodjo Sunarjanto: Peluang Besar Logistik, Mobil Listrik hingga Tantangan dari Gen Z

wawancara | Kamis, 04 Desember 2025 | 16:43 WIB

Rolas Sitinjak: Kriminalisasi Busuk dalam Kasus Tambang Ilegal PT Position, Polisi Pun Jadi Korban

Rolas Sitinjak: Kriminalisasi Busuk dalam Kasus Tambang Ilegal PT Position, Polisi Pun Jadi Korban

wawancara | Jum'at, 14 November 2025 | 21:09 WIB

Transformasi Sarana Menara Nusantara dari 'Raja Menara' Menuju Raksasa Infrastruktur Digital

Transformasi Sarana Menara Nusantara dari 'Raja Menara' Menuju Raksasa Infrastruktur Digital

wawancara | Senin, 13 Oktober 2025 | 14:33 WIB

Tatang Yuliono, Bangun Koperasi Merah Putih dengan Sistem Top Down

Tatang Yuliono, Bangun Koperasi Merah Putih dengan Sistem Top Down

wawancara | Senin, 29 September 2025 | 14:21 WIB

Reski Damayanti: Mengorkestrasi Aliansi dalam Perang Melawan Industri Scam

Reski Damayanti: Mengorkestrasi Aliansi dalam Perang Melawan Industri Scam

wawancara | Rabu, 10 September 2025 | 20:23 WIB

Andi Fahrurrozi: Engineer Dibajak Timur Tengah saat Bisnis Bengkel Pesawat Sedang Cuan

Andi Fahrurrozi: Engineer Dibajak Timur Tengah saat Bisnis Bengkel Pesawat Sedang Cuan

wawancara | Rabu, 27 Agustus 2025 | 20:36 WIB

Dewa Made Susila: Pasar Otomotif Sudah Jenuh, Saatnya Diversifikasi

Dewa Made Susila: Pasar Otomotif Sudah Jenuh, Saatnya Diversifikasi

wawancara | Kamis, 14 Agustus 2025 | 09:04 WIB