Semangat 'Marenta Barmak', Kunci Sukses Desa Manemeng Bersama BRI
Suara.com - Transformasi ekonomi pedesaan yang berbasis pada optimalisasi potensi lokal kini menjadi garda terdepan dalam memperkokoh struktur ekonomi kerakyatan di Indonesia.
Salah satu potret keberhasilan ini tercermin jelas di Desa Manemeng, sebuah wilayah yang berhasil membuktikan bahwa kearifan lokal mampu menjadi mesin penggerak ekonomi yang tangguh.
Di Desa Manemeng, nilai luhur gotong royong bukan sekadar warisan budaya yang pasif. Nilai tersebut telah menjelma menjadi pilar utama penyokong roda ekonomi warga melalui filosofi “Marenta Barmak” yang berarti bekerja bersama-sama.
Dengan landasan semangat ini, desa tersebut berhasil membangun ekosistem ekonomi yang produktif dan berkelanjutan.
Kepala Desa Manemeng, Jayadi, menjelaskan bahwa struktur masyarakatnya cukup homogen dengan ketergantungan yang tinggi pada sektor agraria.
Namun, di balik keseragaman tersebut, muncul kreativitas untuk mengembangkan unit usaha lain sebagai penopang hidup.
"Manemeng adalah desa yang homogen, mayoritasnya petani dan buruh tani. Ada yang berladang dan berternak, tetapi pekerjaan utamanya tetap di sektor pertanian,” papar Jayadi.
Selain bertani, masyarakat kini mulai merambah ke sektor industri kecil seperti produksi batu bata dan batako, hingga peternakan sapi komunal.
Sektor-sektor ini saling berkelindan, menciptakan lapangan kerja baru di tengah desa. Akselerasi kemajuan ini semakin signifikan sejak Desa Manemeng bergabung dalam jaringan Program Desa BRILiaN yang diinisiasi oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sukses Mandiri pun tidak bisa dipandang sebelah mata. Didirikan sejak 2018, BUMDes ini bertindak sebagai lokomotif yang mengarahkan distribusi dan pemasaran produk pangan lokal.
Keterlibatan dalam ekosistem Desa BRILiaN memberikan dampak psikologis dan profesional bagi pengelola untuk terus berinovasi.
Corporate Secretary BRI, Dhanny, dalam kesempatan terpisah menegaskan bahwa inisiatif ini sejalan dengan visi besar pemerataan pembangunan. Hingga saat ini, program tersebut telah menjangkau lebih dari 5.200 desa di seluruh Indonesia.
"Program Desa BRILiaN merupakan bagian dari strategi BRI untuk mendorong desa agar mampu mengoptimalkan potensi yang dimiliki melalui penguatan kelembagaan, akses pembiayaan, serta integrasi ekosistem usaha. Melalui pendekatan tersebut, BRI berupaya memperkuat kapasitas ekonomi desa agar lebih produktif dan berdaya saing. Pada akhirnya, upaya ini diharapkan mampu menciptakan nilai tambah ekonomi sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat desa secara berkelanjutan," pungkas Dhanny.