Dulu Lokal, Sekarang UMKM Tenun Ini Sukses Tembus Pasar Ekspor via Program BRI
Suara.com - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) terus membuktikan komitmennya dalam mengakselerasi kapasitas Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia.
Tidak hanya memberikan akses pembiayaan, BRI berfokus pada pendampingan berkelanjutan, peningkatan kualitas produk, serta pembukaan jalur pemasaran ekspor.
Salah satu bukti nyata keberhasilan program pemberdayaan ini terlihat pada perjalanan KAINRATU, UMKM kerajinan tenun asal Desa Troso, Jepara. Melalui fasilitas Rumah BUMN BRI dan seleksi kelayakan BRIncubator, KAINRATU mendapatkan pembinaan komprehensif mulai dari manajemen operasional, otomatisasi kemasan, hingga strategi digital marketing.
Dampak positif pendampingan ini dirasakan langsung oleh Co-Owner KAINRATU, Maria Leoni. Ia mengungkapkan bahwa materi edukasi dari Rumah BUMN BRI membantu usahanya membenahi strategi bisnis secara praktis hingga terpilih mengikuti pameran dagang skala internasional, BRI UMKM EXPO(RT).
Sinergi Kebudayaan dan Potensi Ekonomi
Hingga akhir Maret 2026, BRI tercatat telah membina sebanyak 54 Rumah BUMN yang tersebar di seluruh pelosok Indonesia. Melalui wadah ini, BRI telah mengoperasikan lebih dari 18 ribu sesi pelatihan untuk meningkatkan daya saing para pelaku usaha nasional.
Direktur Micro BRI, Akhmad Purwakajaya, menegaskan bahwa kisah sukses KAINRATU merupakan gambaran bagaimana nilai budaya dan historis dapat ditransformasikan menjadi peluang bisnis yang berkelanjutan.
"Perjalanan KAINRATU menunjukkan bahwa kekayaan budaya lokal tidak hanya memiliki nilai historis, tetapi juga potensi ekonomi yang mampu bersaing di pasar global. Kemampuan memadukan kualitas produk, inovasi, dan pemanfaatan berbagai peluang pengembangan menjadi faktor penting dalam memperkuat daya saing UMKM," terang Akhmad.
BRI memastikan akan terus menghadirkan ekosistem pendampingan yang inklusif bagi para pelaku usaha lokal agar mampu menciptakan nilai tambah secara berkelanjutan sekaligus memperkuat fondasi perekonomian nasional.