Dorong UMKM Naik Kelas, BRI Pertajam Ekosistem Klaster Usaha di Merauke

Dorong UMKM Naik Kelas, BRI Pertajam Ekosistem Klaster Usaha di Merauke


Suara.com - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) terus memperluas jangkauan pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) hingga ke kawasan timur Indonesia.

Melalui strategi pendampingan terpadu dan penyaluran kredit produktif, perseroan berkomitmen membantu para pelaku usaha daerah agar mampu tumbuh secara berkelanjutan serta memberikan dampak sosial bagi lingkungan sekitarnya.

Salah satu wujud nyata dari komitmen tersebut terlihat pada pendampingan usaha Olahan Terasi Kumbe di Kabupaten Merauke, Papua Selatan. Lewat peranan petugas lapangan atau Mantri BRI, perseroan memberikan solusi keuangan yang adaptif bagi perajin kuliner lokal yang menghadapi tantangan ketersediaan bahan baku musiman.

Dukungan finansial yang diberikan sejak 2017 memungkinkan pelaku usaha mikro di Merauke untuk menjaga rantai pasok bahan baku udang rebon, meningkatkan kapasitas produksi, hingga memperkuat struktur permodalan dan aset usaha secara mandiri.

Pendekatan pelayanan yang diterapkan BRI mengedepankan keterbukaan dan rasa saling percaya. Petugas Mantri BRI di lapangan tidak hanya berperan dalam proses administrasi perbankan, tetapi juga bertindak sebagai konsultan bisnis yang responsif terhadap dinamika usaha nasabah.

Melalui evaluasi rekam jejak usaha yang sehat, BRI secara proaktif menawarkan skema penambahan modal kerja bagi pelaku UMKM yang dinilai potensial. Langkah ini bertujuan agar unit usaha lokal dapat meningkatkan skala bisnisnya secara terukur dan bertanggung jawab.

Selain pendampingan individual, BRI mengintegrasikan para perajin lokal ke dalam pendekatan klaster usaha. Melalui model ini, para pelaku usaha mikro dihubungkan dalam satu ekosistem yang memungkinkan terciptanya efisiensi operasional, peningkatan mutu produk, serta pembukaan akses pasar yang lebih luas.

Corporate Secretary BRI, Dhanny, menjelaskan bahwa keberadaan UMKM tidak hanya menjadi penopang ekonomi keluarga, melainkan juga pilar penting dalam menggerakkan roda perekonomian nasional dan daerah.

Menurutnya, integrasi antara bantuan finansial dan pengembangan kapasitas sumber daya manusia menjadi kunci agar UMKM dapat bertransformasi menjadi unit usaha yang tangguh dan adaptif.

“BRI percaya bahwa UMKM memiliki peran penting dalam menggerakkan ekonomi Indonesia. Karena itu, kami terus mendorong agar pelaku usaha tidak hanya mampu bertahan dan berkembang, tetapi juga memiliki kapasitas untuk menciptakan manfaat yang lebih luas bagi lingkungan dan komunitas di sekitarnya,” ujar Dhanny.


Copyright © 2026 Suara.com - BRI. All rights reserved.