Alasan Orang Indonesia Beli Properti di Singapura

Ririn Indriani

Senin, 19 September 2016 | 08:33 WIB
Alasan Orang Indonesia Beli Properti di Singapura
Ilustrasi investasi properti. (Shutterstock)

Suara.com - Belakangan permintaan hunian mewah di Singapura terus meningkat. Menariknya jumlah pembeli properti mewah di Negeri Singa itu mayoritas berasal dari Indonesia yang rata-rata membeli properti seharga 3,7 juta dolar AS.

Fenomena ini muncul justru ketika berlakunya Undang-Undang (UU) tentang Pengampunan Pajak atau Tax amnesty di Indonesia. Hal ini tentu menjadi ironi, karena saat pemerintah sedang berupaya keras untuk mengembalikan dana repatriasi dari luar negeri, justru banyak orang kaya di Indonesia yang membelanjakan dananya di luar negeri.

Sejak awal tahun ini, tercatat orang Indonesia sudah membeli properti mewah di Singapura mencapai 30-an unit dengan total nilai mencapai Rp 48,5 miliar. Namun, bukan hanya orang Indonesia yang mencari tempat untuk investasi di Singapura. Pasar Singapura kini sedang mengalami penurunan dengan peluang di tengah kota misalnya di tempat OUE Twin Peaks Tower berada.

Saat ini pemerintah memberikan denda pajak sebesar 200 persen kepada mereka para wajib pajak penerima amnesti yang tidak mengungkapkan keseluruhan asset nya. Hal ini memang sengaja dilakukan guna mengendalikan orang kaya Indonesia untuk menemukan tujuan alternatif untuk investasi properti mereka.

Selain itu, pemerintah juga telah mengantisipasi hal ini dari bank asing, ia berencana akan memberikan keringanan pajak sebesar 0 % untuk biaya deklarasi. Dengan begitu diharapkan orang Indonesia yang memiliki aset di luar negeri dapat memanfaatkan fasilitas ini sehingga dapat mendorong peningkatan perekonomian negara.

"Properti selalu menjadi tempat yang aman bagi investor," kata Mart Polman, Managing Director Lamudi Indonesia. "Selama masa ketidakpastian ekonomi dan politik maka orang akan beralih ke real estate untuk melindungi kekayaan mereka," tambah Polman.

Banyak orang kaya Indonesia yang membeli properti di luar negeri, karena memanfaatkan celah kesepakatan pajak yang tertuang di Organization for Economic Co-Operation and Development (OECD) tentang tax evasion. Dalam aturan tersebut disepakati bahwa negara di dunia akan membuka data yang ada di bank di manapun mulai 2018. Namun data dalam bentuk aset properti tidak wajib untuk dibuka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Inilah Daftar Developer Nominator Indonesia Property Awards 2016

Inilah Daftar Developer Nominator Indonesia Property Awards 2016

Press Release | Jum'at, 16 September 2016 | 07:05 WIB

23 Pengembang Masuk Nominasi Indonesia Property Awards 2016

23 Pengembang Masuk Nominasi Indonesia Property Awards 2016

Press Release | Jum'at, 16 September 2016 | 06:53 WIB

Penjualan Rumah Online Diakui Berdampak ke Pameran Properti

Penjualan Rumah Online Diakui Berdampak ke Pameran Properti

Bisnis | Senin, 12 September 2016 | 14:58 WIB

Terkini

6 Bulan PP Tunas, Menkomdigi Ungkap Jutaan Akun Anak Sudah Ditindak

6 Bulan PP Tunas, Menkomdigi Ungkap Jutaan Akun Anak Sudah Ditindak

Video | Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:15 WIB

Semarak Oishi Matsuri 2026: Kuliner, Perencanaan Finansial, dan Privilese Spesial Barca BRI

Semarak Oishi Matsuri 2026: Kuliner, Perencanaan Finansial, dan Privilese Spesial Barca BRI

Bri | Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:07 WIB

Kematian Sutrimo Disebut Bukan Tindak Pidana, Pengacara Febrie: Jangan Ada Spekulasi

Kematian Sutrimo Disebut Bukan Tindak Pidana, Pengacara Febrie: Jangan Ada Spekulasi

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Cara Pre-Order iPhone 18 Series Ekstra Hemat Pakai BRImo

Cara Pre-Order iPhone 18 Series Ekstra Hemat Pakai BRImo

Bri | Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:58 WIB

Pilihan Skincare Lokal Makin Beragam di Tengah Tren Beauty

Pilihan Skincare Lokal Makin Beragam di Tengah Tren Beauty

Lifestyle | Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:48 WIB

Beauty Routine Makin Personal, 100 Skincare hingga Fragrance Jadi Pilihan Konsumen 2026

Beauty Routine Makin Personal, 100 Skincare hingga Fragrance Jadi Pilihan Konsumen 2026

Lifestyle | Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:36 WIB

Daftar Rincian Isi 7 Koper Emas 74 Kg dan Dolar di Brankas Rumah Febrie Adriansyah

Daftar Rincian Isi 7 Koper Emas 74 Kg dan Dolar di Brankas Rumah Febrie Adriansyah

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:35 WIB

KPK Tetapkan 8 Tersangka Baru Kasus Jalan Sumut, Salah Satunya dari BBPJN

KPK Tetapkan 8 Tersangka Baru Kasus Jalan Sumut, Salah Satunya dari BBPJN

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:34 WIB

Penerimaan Pajak Melesat 24,1% di Agustus 2026 karena Pemerintah Tunda Restitusi ke Pengusaha

Penerimaan Pajak Melesat 24,1% di Agustus 2026 karena Pemerintah Tunda Restitusi ke Pengusaha

Bisnis | Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:33 WIB

Istanbul Jadi Sumber Inspirasi, Brand Fashion Indonesia Perkuat Jejak di Turkiye

Istanbul Jadi Sumber Inspirasi, Brand Fashion Indonesia Perkuat Jejak di Turkiye

Lifestyle | Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:31 WIB

×