Indonesia Berpeluang Jadi Mediator Rekonsiliasi Palestina

Arsito Hidayatullah

Selasa, 21 Februari 2017 | 06:06 WIB
Indonesia Berpeluang Jadi Mediator Rekonsiliasi Palestina
Presiden Joko Widodo dan Presiden Palestina Mahmoud Abbas saat bertemu dalam acara KTT Luar Biasa OKI di JCC Senayan, Jakarta, Minggu (6/3/2016). [Antara]

Suara.com - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat RI dari Partai Keadilan Sejahtera, Mahfudz Siddiq mengatakan, Indonesia sangat berpeluang mengambil peran sebagai mediator dalam mewujudkan rekonsiliasi isu Palestina yang hingga kini masih mengalami kebuntuan.

Dalam wawancara menjelang pelaksanaan Konferensi Internasional Untuk Mendukung Gerakan Intifada Palestina yang diselenggarakan oleh pemerintah Republik Islam Iran di Teheran pada 21-22 Februari, 2017, Mahfudz menjelaskan bahwa dirinya pernah berdiskusi dengan Parlemen Palestina dan Presiden Mahmoud Abbas serta Perdana Menteri Ismail Haniyah mengenai isu rekonsiliasi.

"Pada dasarnya semua sepakat untuk mewujudkan rekonsiliasi tersebut," ujarnya seraya menambahkan bahwa upaya rekonsiliasi tidak dapat dilakukan tanpa ada bantuan mediasi dari pihak ke tiga," kata Mahfudz.

"Kita tahu bahwa mediasi dari Mesir tidak jelas kelanjutannya, dan saya melihat Indonesia punya posisi bagus di kalangan politik dan masyarakat Palestina," sambungnya.

Mahfudz pun menjelaskan bahwa Indonesia sangat mungkin mengambil posisi pihak ketiga dalam melaksanakan rekonsiliasi tersebut, karena tak ada satu pun faksi di Parlemen Palestina yang keberatan.

"Jadi menurut saya yang dibutuhkan sekarang adalah langkah dan inisiasi nyata dari pemerintah Indonesia untuk melakukan komunikasi dengan pihak Palestina dalam rangka memulai mediasi yang saat ini terhenti sama sekali," ujar Mahfudz.

Menurut dia, pemerintah Indonesia tidak perlu menunggu kelanjutan upaya mediasi dari Mesir karena negara itu sedang menghadapi masalah domestik yang cukup pelik.

"Terwujudnya rekonsiliasi menjadi pra syarat untuk menyelesaikan masalah lain di Palestina," tegas Mahfudz.

Dia menyarankan agar Presiden RI menunjuk utusan khusus guna bertemu dengan Presiden dan Perdana Menteri Palestina, serta kekuatan-kekuatan politik dan tokoh-tokoh formal, untuk membicarakan ide rekonsiliasi itu.

"Nantinya ide ini akan digodok oleh Indonesia sebagai mediator. Proposal menjadi mediator ini harus secara resmi disampaikan oleh Presiden Indonesia kepada Presiden Mahmoud Abbas," kata Mahfudz. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mantan PM Australia: Sudah Waktunya Bagi Australia Akui Palestina

Mantan PM Australia: Sudah Waktunya Bagi Australia Akui Palestina

News | Senin, 20 Februari 2017 | 09:37 WIB

Indonesia Akan Bicara Gerakan Intifada Palestina di Iran

Indonesia Akan Bicara Gerakan Intifada Palestina di Iran

News | Senin, 20 Februari 2017 | 08:10 WIB

Wapres JK Dukung Palestina Larang Benderanya Dibawa-bawa Berdemo

Wapres JK Dukung Palestina Larang Benderanya Dibawa-bawa Berdemo

News | Kamis, 26 Januari 2017 | 15:06 WIB

Presiden Palestina Kecam Pembangunan Ribuan Rumah Israel

Presiden Palestina Kecam Pembangunan Ribuan Rumah Israel

News | Rabu, 25 Januari 2017 | 08:22 WIB

Terkini

Usai Temuan Kamar Mewah, Ombudsman Garap Dugaan Pungli Rp150 Ribu per Minggu di Lapas Cibinong

Usai Temuan Kamar Mewah, Ombudsman Garap Dugaan Pungli Rp150 Ribu per Minggu di Lapas Cibinong

Bogor | Selasa, 06 Oktober 2026 | 01:15 WIB

Indra Kenz Terbukti Pasang Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong

Indra Kenz Terbukti Pasang Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong

Jabar | Selasa, 06 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Drama Penalti Pulangkan Thailand, Alun-Alun Bogor Meledak Sambut Indonesia Juara

Drama Penalti Pulangkan Thailand, Alun-Alun Bogor Meledak Sambut Indonesia Juara

Bogor | Selasa, 06 Oktober 2026 | 00:56 WIB

Momen Prabowo Diberi Tahu Indonesia Juara, Langsung Joget Kepalkan Tinju di SUGBK

Momen Prabowo Diberi Tahu Indonesia Juara, Langsung Joget Kepalkan Tinju di SUGBK

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:21 WIB

Drama Kartu Merah, Emil Audero Bawa Timnas Juara FIFA ASEAN Cup di Momen Krusial

Drama Kartu Merah, Emil Audero Bawa Timnas Juara FIFA ASEAN Cup di Momen Krusial

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:15 WIB

Timnas Indonesia Juara, Asnawi Mangkualam Bakal Angkat Dagu di Thailand

Timnas Indonesia Juara, Asnawi Mangkualam Bakal Angkat Dagu di Thailand

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:09 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat Senin Malam, 5 Wilayah Masuk Zona Berbahaya

Kabut Asap Palembang Makin Pekat Senin Malam, 5 Wilayah Masuk Zona Berbahaya

Sumsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:02 WIB

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Survei LKPI: Gerindra 17,3 Persen, PSI Sentuh 4,3 Persen

Survei LKPI: Gerindra 17,3 Persen, PSI Sentuh 4,3 Persen

Jabar | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:42 WIB

PTBA Siapkan Rencana Produksi Batu Bara 2027, Pasokan Domestik Jadi Prioritas

PTBA Siapkan Rencana Produksi Batu Bara 2027, Pasokan Domestik Jadi Prioritas

Sumsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:40 WIB

×