SUARA BANDUNG BARAT - Ibu hamil atau bumil harus waspada jika mengalami mual dan muntah-muntah secara terus-menerus saat hamil.
Seksolog ternama Indonesia, dr. H. Boyke Dian Nugraha, SpOG MARS alias Dokter Boyke menjelaskan bahwa kondisi tersebut cukup berbahaya.
Kata Dokter Boyke, wanita hamil biasanya mengalami mual dan muntah pada usia dua hingga empat bulan kandungan, jika berlebihan maka harus diwaspadai.
"Kalau dia mual muntah itu biasanya 8 sampai 9 kehamilan 4 bulan, 2 sampai 4 bulan, dan kalau sampai berlebihan itu yang berbahaya," kata Dokter Boyke yang dikutip dari Tiktok @boykewomenscare pada Minggu (25/6/2023).
Selain itu, wanita hamil yang mengalami mual dan muntah hingga pucat, maka disarankan agar banyak mengonsumsi makanan seperti bayam, hati ayam.
"Jadi harus banyak makan bayam, ati ayam," tuturnya.
Adapun jika wanita hamil mengalami mual dan muntah hingga badannya kekuningan, Dokter Boyke mengungkapkan jika kemungkinan ada hepatitis.
"Kalau sampai kuning, beneran kuning, jangan-jangan ada hepatitis," sambungnya.
Bahkan menurutnya juga, jika wanita hamil sampai muntah terus-menerus, itu bukan emesis atau muntah biasa.
Baca Juga: Bali United Umumkan Kenaikan Tiket Pertandingan di Liga 1 2023/2024
Dokter Boyke menyebut kondisi seperti itu hyperemesis gravidarum yaitu muntah yang berlebihan pada kehamilan.
Jika wanita mengalami hal tersebut, Dokter Boyke menyarankan agar segera dirawat atau diinfus karena bisa juga dehidrasi.
"Kalau dia sampai mual muntah terus, itu bukan emesis muntah biasa, tapi namanya hiperemesis gravidarum, jadi muntah-muntah yang berlebihan pada kehamilan," jelasnya.
"Itu musti dirawat dan diinfus, badannya sampai kuning begitu, bisa juga karena kekurangan cairan, dehidrasi, bahkan beberapa sampai matanya kelihatan cekung," tambahnya.(*)