Lagu Horor Efek Rumah Kaca Ini Mengingatkan Kita Akan Kehidupan Setelah Hidup Berikut Adalah Liriknya

bandungbarat

Jum'at, 04 Agustus 2023 | 20:08 WIB
Lagu Horor Efek Rumah Kaca Ini Mengingatkan Kita Akan Kehidupan Setelah Hidup Berikut Adalah Liriknya
Lagu Putih Efek Rumah Kaca mengingatkan manusia tentang kehidupan setelah hidup. (Freepik/rawpixel.con)

Suara Bandung Barat - Lagu horor, band Efek Rumah Kaca memang dikenal sebagai band yang selain kerap menyuarakan keresahan sosial juga ternyata memiliki satu lagu mistis sekaligus horor namun tidak terlepas dari upaya penyadaran akan realitas hidup.

Lagu tersebut berjudul Putih, yang termuat dalam album Sinestesia, group Indie dari Jakarta ini memberi makna dalam lagu tersebut "ada" dan "tiada".

Ungkapan "tiada" yang dimaksudnya ialah merujuk pada kepergian seorang rekan band mereka ykni, Amir Zainun sedangkan makna "ada" berasal dari perasaan bahagia atas kelahiran Angan Senja, seorang putra dari Cholil Mahmud dan Rintik Rinduk putri dari Adrian Yunan Faisal.

Berikut adalah lirik lagu Putih dari Efek Rumah Kaca :

Saat kematian datang
Aku berbaring dalam mobil ambulan
Dengar, pembicaraan tentang pemakaman
Dan takdirku menjelang

Sirene berlarian bersahut-sahutan
Tegang, membuka jalan menuju Tuhan
Akhirnya aku usai juga

Saat berkunjung ke rumah
Menengok ke kamar ke ruang tengah
Hangat, menghirup bau masakan kesukaan
Dan tahlilan dimulai
Doa bertaburan terkadang tangis terdengar
Akupun ikut tersedu sedan
Akhirnya aku usai juga
Oh, kini aku lengkap sudah

Dan kematian, keniscayaan
(Laa ilaaha illallah)
Di persimpangan, atau kerongkongan
(Laa ilaaha illallah)
Tiba-tiba datang, atau dinantikan
(Laa ilaaha illallah)
Dan kematian, kesempurnaan
(Laa ilaaha illallah)
Dan kematian hanya perpindahan
(Laa ilaaha illallah)
Dan kematian, awal kekekalan
(Laa ilaaha illallah)
Karena kematian untuk kehidupan tanpa kematian

Lalu pecah tangis bayi
Seperti kata Wiji
Disebar biji-biji
Disemai menjadi api

baca juga

Selamat datang di samudera
Ombak ombak menerpa
Rekah rekah dan berkahlah
Dalam dirinya, terhimpun alam raya semesta
Dalam jiwanya, berkumpul hangat surga neraka

Hingga kan datang pertanyaan
Segala apa yang dirasakan
Tentang kebahagian
Air mata bercucuran

Hingga kan datang ketakutan
Menjaga keterusterangan
Dalam lapar dan kenyang
Dalam gelap dan benderang

Tentang akal dan hati
Rahasianya yang penuh teka-teki
Tentang nalar dan iman
Segala pertanyaan tak kunjung terpecahkan
Dan tentang kebenaran
Juga kejujuran
Tak kan mati kekeringan
Esok kan bermekaran

Dalam lirik Putih tersebut banyak menggambarkan makna ada sekaligus tiada tersebut. Banyak orang yang kemudian memvisualisasikan kematian melalu lagu mistis dari Efek Rumah Kaca ini.

Demikianlah informasi tentang lagu horor dari Efek Rumah Kaca dengan lirik-liriknya yang membuat manusia merenung dalam memaknai kehidupan. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menyeramkan! 5 Tempat Paling Angker di Kabupaten Kuningan, Ada Kisah Horor dan Ghaib, Mana Saja?

Menyeramkan! 5 Tempat Paling Angker di Kabupaten Kuningan, Ada Kisah Horor dan Ghaib, Mana Saja?

Bandungbarat | Jum'at, 04 Agustus 2023 | 19:58 WIB

Kisah Horor Warganet Indonesia: Nolong Kucing Malah Didatangin Kuntilanak

Kisah Horor Warganet Indonesia: Nolong Kucing Malah Didatangin Kuntilanak

Bandungbarat | Jum'at, 04 Agustus 2023 | 19:51 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×