Kisah Horor Didatangi Pasukan Kerajaan Kuno

bandungbarat

Rabu, 23 Agustus 2023 | 13:36 WIB
Kisah Horor Didatangi Pasukan Kerajaan Kuno
ilustrasi pasukan gaib. (YouTube/aray59)

Suara Bandung Barat - Kisah horor memang dapat menimpa dan dialami oleh siapa saja, tak mengenal jabatan dan pangkat.

Salah satunya pernah menimpa salah seorang jenderal perang di masa revolusi kemerdekaan Indonesia.

Saat itu, sebut saja Jendral tersebut dengan jendral perkasa bersama dengan pasukannya akan menghancurkan sebuah jembatan yang telah berdiri sejak kerajaan mataram Islam.

Jembatan tersebut dibangun sudah ratusan tahun lalu dan terpaksa dihancurkan untuk memutus pasokan bantuan tentara belanda yang datang membawa perlengkapan perang.

Beberapa kali dicoba agar jembatan itu hancur dengan menggunakan bom. Sayangnya, setiap kali bom telah dipasang dan akan diledakan, jembatan tersebut tak kunjung meledak.

"Sudah saya coba berkali-kali dengan pasukan lainnya pak jendral, tetapi selalu gagal untuk meledak," ujar salah satu prajurit saat melapor ke komandannya.

Konon, jembatan itu tidak mau hancur dikarenakan ada hal mistis yang turut menjaganya. Disebut-sebut para prajurit kuno tentara mataram Islam tidak terima jika jembatan penghubung dua desa tersebut dihancurkan.

Di satu sisi, pasukan penjajah pun akan datang keesokan harinya, jika jembatan tersebut belum hancur, maka pasukan pembela kemerdekaan akan sangat kesulitan untuk menghalau mereka.

Akhirnya, malam itu jendral bersama dengan beberapa pasukannya pergi ke jembatan tersebut. Dengan niat yang sama untuk menghancurkannya.

baca juga

Di tengah hutan menuju lokasi peledakan, tiba-tiba langit menjadi begitu gelap, angin pun berkencang sekencang-kencangnya.

Di arah kejauhan terdengar derap langkah dan lampu-lampu patromak. Mereka adalah pasukan ghaib yang menjaga jembatan tersebut.

Sang jenderal berusaha untuk tetap teguh dan berani menghadapi mereka, sedangkan banyak sederet pasukannya yang tunggang-langgang, kocar-kacir berlarian.

Saat pasukan gaib itu tepat berada di hadapan sang jenderal, lantas jenderal itu berkata, "Assalamualaikum! perkenalkan saya adalah pejuang kemerdekaan tanah ini. Saya mohon izin, jika sekiranya banyak pasukan kami yang membuat sederek semua tidak senang akannya. Izinkan saya pula untuk memutus jalan bagi pasukan penjajah dengan menghancurkan jembatan itu,"

"Sesungguhnya, demi Allah! segala hal yang kami lakukan adalah demi kemerdekaan tanah ini. Sebagaimana perjuangan yang sederek lakukan dulu bersama dengan Sultan Agung, sang penguasa tanah jawa, Mataram Islam!," kata jenderal tersebut.

Selepas berkata seperti itu, pasukan gaib itu pun menghilang. Seolah sudah mendapat izin, sang jenderal pergi ke lokasi yang dimaksud dan langsung memasang bom. Anehnya, hanya dalam percobaan pertama, jembatan tersebut langsung hancur. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kapolri Teken MoU Penanganan Kejahatan Transnasional dengan Enam Negara ASEAN

Kapolri Teken MoU Penanganan Kejahatan Transnasional dengan Enam Negara ASEAN

News | Selasa, 22 Agustus 2023 | 17:35 WIB

Terkini

Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih

Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan

Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:36 WIB

Norman Joesoef Jadi Wamenhan? Pakar: Rawan Konflik Kepentingan dan Pengalaman Birokrasi Nol

Norman Joesoef Jadi Wamenhan? Pakar: Rawan Konflik Kepentingan dan Pengalaman Birokrasi Nol

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:30 WIB

Misteri Penusukan di 16 Ilir Palembang, Pria Banyuasin Alami Luka di Kepala hingga Bahu

Misteri Penusukan di 16 Ilir Palembang, Pria Banyuasin Alami Luka di Kepala hingga Bahu

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:25 WIB

Bekasi Bersiap Berpesta! Primaria Fest 2026 Suguhkan Pengalaman Indonesian Bounce Music yang Berbeda

Bekasi Bersiap Berpesta! Primaria Fest 2026 Suguhkan Pengalaman Indonesian Bounce Music yang Berbeda

Entertainment | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:25 WIB

Pelibatan TNI di Kopdes Merah Putih Dikritik, Sistem Komando Tak Cocok untuk Koperasi

Pelibatan TNI di Kopdes Merah Putih Dikritik, Sistem Komando Tak Cocok untuk Koperasi

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:23 WIB

Marc Klok Peringatkan Singapura, Timnas Indonesia Bakal Mengamuk Demi Semifinal Piala AFF 2026

Marc Klok Peringatkan Singapura, Timnas Indonesia Bakal Mengamuk Demi Semifinal Piala AFF 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:22 WIB

Kejagung Geledah Rumah Nurman Herin di Wilayah Bandung, Don Ritto Diperiksa oleh Tim 9

Kejagung Geledah Rumah Nurman Herin di Wilayah Bandung, Don Ritto Diperiksa oleh Tim 9

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:16 WIB

KPK: Penyidikan Korupsi CSR BI Satori dan Heri Gunawan Masih Berlanjut!

KPK: Penyidikan Korupsi CSR BI Satori dan Heri Gunawan Masih Berlanjut!

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:14 WIB

Timnas Indonesia di Ujung Tandung, John Herdman Akui Singapura Ujian Terberat di Piala AFF 2026

Timnas Indonesia di Ujung Tandung, John Herdman Akui Singapura Ujian Terberat di Piala AFF 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:09 WIB

×