Bunda Hati-hati, Banyak Keputihan Adalah Tanda Penyakit Klamidia? Dokter Ahli Beberkan Ciri-cirinya

bandungbarat

Rabu, 06 September 2023 | 09:33 WIB
Bunda Hati-hati, Banyak Keputihan Adalah Tanda Penyakit Klamidia? Dokter Ahli Beberkan Ciri-cirinya
Ilustrasi Bunda Hati-hati, Banyak Keputihan Adalah Tanda Penyakit Klamidia? Dokter Ahli Beberkan Ciri-cirinya (Pexels Ivan Babydov)

SUARABANDUNGBARAT - Bunda Hati-hati, Banyak Keputihan Adalah Tanda Penyakit Klamidia? Dokter Ahli Beberkan Ciri-cirinya.

Klamidia atau klamidiasis adalah infeksi menular seksual (IMS) yang disebabkan oleh bakteri Chlamydia trachomatis.

Penularan klamidia dapat terjadi melalui hubungan seksual, baik vaginal, anal, maupun oral dengan seseorang yang terinfeksi.

Dalam sebuah video yang diunggah oleh Rumah Sakit Universitas Indonesia di kanal YouTube mereka, Dr. Rina Dewi, seorang spesialis dermatologi dan venerologi, memberikan wawasan mengenai klamidia, termasuk gejala, risiko, pengobatan, dan pencegahan.
 
Klamidia di Indonesia
 
Menurut Dr. Rina, sekitar 4 juta infeksi klamidia diperkirakan terjadi pada tahun 2018, dengan sebagian besar kasus terjadi pada kelompok usia muda, khususnya pada individu berusia 15 hingga 24 tahun. Meskipun laporan kasus klamidia di Indonesia masih terbatas, data menunjukkan bahwa angka kasus klamidia dan IMS lainnya cenderung tinggi.
 
Faktor Risiko Klamidia
 
Salah satu faktor risiko utama untuk terinfeksi klamidia adalah memiliki aktivitas seksual yang berisiko, seperti memiliki beberapa pasangan seksual, terlibat dalam hubungan seksual komersial, atau berhubungan intim dengan sesama jenis. Klamidia bisa menular melalui berbagai jenis kontak seksual, termasuk vaginal, anal, dan oral.
 
Gejala Klamidia
 
Klamidia dapat menjadi "infeksi diam-diam" karena sebagian besar penderita tidak merasakan gejala atau gejalanya sangat ringan. Pada wanita, infeksi di saluran genital bawah dapat menyebabkan gejala seperti nyeri saat buang air kecil, keputihan yang tidak normal, dan perdarahan setelah berhubungan seksual.

Pada infeksi saluran genital atas, klamidia bisa menyebabkan perdarahan rahim yang tidak teratur dan nyeri perut bagian bawah. Klamidia yang tidak diobati juga dapat menyebabkan radang panggul dan merusak organ dalam, bahkan menyebabkan masalah kesuburan.
 
Pada pria, gejala klamidia bisa mencakup keluarnya cairan abnormal dari saluran kemih dan nyeri saat buang air kecil. Pada beberapa kasus, infeksi bisa menyebabkan nyeri dan pembengkakan pada testis.

Klamidia juga dapat menyerang anus, menyebabkan nyeri dan keluarnya cairan, serta dapat menyebabkan perdarahan. Infeksi klamidia pada mata dapat menyebabkan peradangan pada mata, sedangkan jika menyerang tenggorokan, dapat menyebabkan radang tenggorokan.
 
Pengobatan Klamidia
 
Klamidia dapat diobati dengan antibiotik yang diresepkan oleh dokter. Penting untuk mendapatkan pengobatan yang tepat jika Anda terinfeksi, dan pasangan seksual Anda juga perlu diobati untuk mencegah penularan kembali. Pengobatan yang tepat dan penggunaan kondom saat berhubungan seksual adalah kunci untuk mengendalikan dan mengobati klamidia.
 
Pencegahan Klamidia
 
Pencegahan adalah langkah terbaik dalam mengatasi klamidia. Beberapa tindakan pencegahan termasuk:
 
1. Menjaga Kepercayaan

Berbicaralah terbuka dengan pasangan Anda tentang sejarah seksual Anda dan pemeriksaan IMS yang teratur.
 
2. Penggunaan Kondom

Menggunakan kondom saat berhubungan seksual dapat mengurangi risiko penularan klamidia.
 
3. Setia pada Satu Pasangan

Hindari berganti-ganti pasangan seksual dan setia berhubungan intim dengan satu pasangan saja.
 
4. Tes IMS Teratur

baca juga

Melakukan tes skrining IMS secara rutin dapat membantu mendeteksi infeksi klamidia lebih awal.
 
Dr. Rina Dewi menegaskan bahwa klamidia bisa diobati dan disembuhkan jika diidentifikasi dengan tepat dan segera mendapatkan perawatan yang diperlukan.(*)
 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Benarkah Penyakit Rabun Jauh Bisa Sembuh hanya dengan Obat Herbal? Ini Nih Jawaban dari Dokter Ahli

Benarkah Penyakit Rabun Jauh Bisa Sembuh hanya dengan Obat Herbal? Ini Nih Jawaban dari Dokter Ahli

Bandungbarat | Rabu, 06 September 2023 | 09:25 WIB

Cara Mengobati Mata Minus Bisa Dilakukan dengan Obat Herbal? Ternyata Begini Penjelasan Dokter Ahlinya

Cara Mengobati Mata Minus Bisa Dilakukan dengan Obat Herbal? Ternyata Begini Penjelasan Dokter Ahlinya

Bandungbarat | Rabu, 06 September 2023 | 08:58 WIB

Tahu Gak, Ini Ras yang Punya Ukuran Mr.P Terbesar, Asia Urutan Berapa? Ini Penjelasan Dokter Boyke

Tahu Gak, Ini Ras yang Punya Ukuran Mr.P Terbesar, Asia Urutan Berapa? Ini Penjelasan Dokter Boyke

Bandungbarat | Selasa, 05 September 2023 | 17:07 WIB

Terkini

Tahan Uruguay, Pelatih Tanjung Verde: Ini Utang ke Timnas Kecil

Tahan Uruguay, Pelatih Tanjung Verde: Ini Utang ke Timnas Kecil

Bola | Senin, 22 Juni 2026 | 21:05 WIB

Teknologi AI Masuk Industri Asuransi, LGI Luncurkan Fitur Cek Kesehatan Otomatis

Teknologi AI Masuk Industri Asuransi, LGI Luncurkan Fitur Cek Kesehatan Otomatis

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 21:05 WIB

NGORBIT: Dari Skripsi ke Dunia Gaib, Perjalanan Raka di Film 'Dukun Magang'

NGORBIT: Dari Skripsi ke Dunia Gaib, Perjalanan Raka di Film 'Dukun Magang'

Video | Senin, 22 Juni 2026 | 21:05 WIB

Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata

Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata

Jogja | Senin, 22 Juni 2026 | 20:49 WIB

Prediksi Yordania vs Aljazair: Adu Taktik dan Duel Bintang Demi Lolos Fase

Prediksi Yordania vs Aljazair: Adu Taktik dan Duel Bintang Demi Lolos Fase

Your Say | Senin, 22 Juni 2026 | 20:45 WIB

Tiga Tahun Disekap Kekasih di Bandung, Pesan Kabar Baik ke Keluarga Ternyata Akal-akalan Pelaku

Tiga Tahun Disekap Kekasih di Bandung, Pesan Kabar Baik ke Keluarga Ternyata Akal-akalan Pelaku

Jabar | Senin, 22 Juni 2026 | 20:38 WIB

Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir

Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:35 WIB

Program Bantuan Pangan Beras 10 Kg & Subsidi Kedelai Dilanjutkan, Anggaran Rp 17,54 T

Program Bantuan Pangan Beras 10 Kg & Subsidi Kedelai Dilanjutkan, Anggaran Rp 17,54 T

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 20:34 WIB

Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI

Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:24 WIB

Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa

Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:21 WIB