CEK FAKTA! Benarkah Sayap Ayam Tidak Boleh Dimakan Karena Tempat Suntik Hormon? ini Penjelasannya Kata Dokter Hewan

bandungbarat | Suara.com

Kamis, 07 September 2023 | 21:00 WIB
CEK FAKTA! Benarkah Sayap Ayam Tidak Boleh Dimakan Karena Tempat Suntik Hormon? ini Penjelasannya Kata Dokter Hewan
Sayap ayam sering dikaitkan dengan tempat disuntiknya hormon ayam. Ini fakta sebenarnya. (Freepik.com)

SUARA BANDUNG BARAT - Informasi mengenai ayam broiler yang tidak bergizi sering terdengar. Misalnya, “Jangan makan sayap ayam, soalnya disuntiknya disitu, jadi banyak obatnya”.

Dokter hewan Risky Aprillian, drh mengupas tentang hoaks ayam broiler agar memahami pangan aman.

bandungbarat.suara.com melansir dari laman akun Instagram Risky Aprillian, drh @risky.aprillian, Jumat (8/9/2023).

Peternakan ayam broiler merupakan usaha dan bisnis yang salah satu tujuannya untuk mendapatkan keuntungan. Sehingga, ayam dipanen dalam waktu yang relatif cepat dan memiliki performa yang bagus.

“Apa karena ini peternak ngasih hormon ke ayam? Tentu tidak, kalian ingat gak hukum teori persilangan mendel yang waktu sekolah diajarin?” tanya Risky.

Risky menjelaskan, ayam yang hari ini berkembang biak adalah hasil serangkaian penelitian dan kawin silang. Sehingga menghasilkan ayam broiler dengan waktu 30 hari pemeliharaan dapat memberikan performa yang baik.

“Performa yang baik gak cuma karena bibitnya, tetapi juga pemeliharaanya terutama manajemen pakan. Di peternakan, bagaimana caranya selama satu bulan penuh manajemen pakan diatur oleh peternak agar bibit yang sudah bagus memiliki performa yang semakin baik,” jelasnya.

Peternak juga memikirkan agar biaya produksi dapat ditekan. Salah satu caranya dengan menghindari penyakit.

“Sama seperti anak-anak yang lahir, ada vaksin yang harus diberikan untuk mencegah penyakit. Ayam juga sama, dari ayam menetas ada manajemen vaksin sesuai usia untuk mencegah beberapa penyakit,” papar dokter hewan Risky.

Menurut Risky, video yang beredar di media sosial tentang ayam yang sedang disuntik di bagian sayap atau dada bukanlah suntik hormon, melainkan vaksin.

Lalu, informasi mengenai jangan memakan bagian sayap, leher dan brutu ayam karena banyak penyakit dan akumulasi residu dari hormon yang disuntik pada ayam tidaklah benar.

“Para ahli seperti dokter atau ahli gizi memang menyarankan untuk menghindari memakan bagian tersebut. Bukan karena tempat suntik hormon, atau banyak berkumpulnya residu hormon. Tapi, karena kandungan gizi,” katanya

Ketiga bagian tubuh ayam itu mengandung lemak yang cukup tinggi dibandingkan bagian lain. Karena itu, orang dewasa sebaiknya menghindari.

Semakin banyak makan lemak, tentu tidak baik untuk tubuh. Tetapi, bagian tersebut sangat baik untuk balita.

Tambahkan lemak hewani sebagai MPASI. Sehingga, konsumsi lemak harian para balita tercukupi.(*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cek Fakta: Sperma Pria Yang Tidak Divaksin akan Mahal di Masa Depan, Benarkah?

Cek Fakta: Sperma Pria Yang Tidak Divaksin akan Mahal di Masa Depan, Benarkah?

| Rabu, 22 Februari 2023 | 19:21 WIB

PPKM Dicabut, Bandung Barat Genjot Capaian Vaksinasi Covid-19

PPKM Dicabut, Bandung Barat Genjot Capaian Vaksinasi Covid-19

| Jum'at, 06 Januari 2023 | 19:56 WIB

Terkini

Menkeu Purbaya Bantah Indonesia Terancam Resesi: Di Semua Tempat Pada Belanja!

Menkeu Purbaya Bantah Indonesia Terancam Resesi: Di Semua Tempat Pada Belanja!

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 20:50 WIB

Prabowo Bertemu Ray Dalio, Bahas Proyek Energi hingga Danantara

Prabowo Bertemu Ray Dalio, Bahas Proyek Energi hingga Danantara

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 20:43 WIB

Jessica Iskandar Dilarikan ke RS, Vincent Verhaag Ungkap Kondisi Terkini

Jessica Iskandar Dilarikan ke RS, Vincent Verhaag Ungkap Kondisi Terkini

Entertainment | Jum'at, 27 Maret 2026 | 20:40 WIB

12 Tahun Transjakarta: Layani 1,4 Juta Penumpang per Hari, Cakupan Tembus 92,5 Persen Jakarta

12 Tahun Transjakarta: Layani 1,4 Juta Penumpang per Hari, Cakupan Tembus 92,5 Persen Jakarta

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 20:36 WIB

5 Hero Mobile Legends Terbaik Patch 2.1.6.1 yang Wajib Pick untuk Push Rank

5 Hero Mobile Legends Terbaik Patch 2.1.6.1 yang Wajib Pick untuk Push Rank

Tekno | Jum'at, 27 Maret 2026 | 20:35 WIB

Riset NEXT: Daya Beli Masyarakat Meningkat di Lebaran 2026, Uang Beredar Tembus Rp 1.370 T

Riset NEXT: Daya Beli Masyarakat Meningkat di Lebaran 2026, Uang Beredar Tembus Rp 1.370 T

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 20:33 WIB

Salah Sasaran, 2 Pemuda Dikeroyok karena Disangka Begal di Baleendah

Salah Sasaran, 2 Pemuda Dikeroyok karena Disangka Begal di Baleendah

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 20:30 WIB

Gelar Doa di Lokasi KM 50, PUI: Indikasi Pengaburan Fakta Kian Terang

Gelar Doa di Lokasi KM 50, PUI: Indikasi Pengaburan Fakta Kian Terang

Bekaci | Jum'at, 27 Maret 2026 | 20:29 WIB

Menantang Maut di Aliran Cikaso: Ketika Jalan Rusak Memaksa Warga Cilampahan Nyebrang dengan Perahu

Menantang Maut di Aliran Cikaso: Ketika Jalan Rusak Memaksa Warga Cilampahan Nyebrang dengan Perahu

Jabar | Jum'at, 27 Maret 2026 | 20:26 WIB

Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia

Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 20:24 WIB