SUARA BANDUNG BARAT- Pemkab Bandung Barat tidak akan memperpanjang status tanggap darurat bencana kebakaran TPA Sarimukti di Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat yang akan berakhir pada Senin (11/9/2023) besok.
Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan mengatakan, Pemkab Bandung Barat akan menyerahkan penanganan kebakaran TPA Sarimukti kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat.
"11 September 2023 kami menyerahkan semuanya ke provinsi karena kami cukup kewalahan karena api padam dan timbul lagi," katanya saat ditemui, Minggu (10/9/2023).
Ia menambahkan, sejauh ini penanganan kebakaran TPA Sarimukti terus dilakukan oleh petugas gabungan yang datang dari berbagai daerah.
"Karena gas metan yang di dalam terus menyulut ditambah cuaca ekstrem sehingga Sarimukti masih ada apinya," katanya.
"Karena TPA Sarimukti wilayahnya provinsi, kalau provinsi menugaskan ke kabupaten/kota untuk benar-benar dikeroyok pendam kebakarannya mungkin lebih cepat," imbuhnya.
Ia berharap, Pemprov Jabar dapat melakukan penanganan lebih masif terhadap kebakaran TPA Sarimukti yang hampir berlangsung selama tiga pekan terakhir.
"Hari ini masih beberapa kabupaten, masih kurang lah.Mudah-mudahan ada langkah yang lebih masif dalam pemadaman api kebakaran TPA Sarimukti," katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLh) KBB, Ibrahim Aji mengatakan, untuk penanganan sampah pihaknya memanfaatkan kuota jatah pembuangan sampah darurat ke TPA Sarimukti.
Baca Juga: Arti Selebrasi Pratama Arhan Usai Kemenangan Indonesia: Tanda Bucin ke Istri?
"Kita dapat jatah 1500 ton sampah dan masih tersisa 400 ton lagi. Jadi untuk pembuangan sampah masih bisa dilakukan ke zona darurat pembuangan sampah TPA Sarimukti, " katanya. (*)