bandungbarat

Keputihan dan Sakit Saat Hubungan Intim jadi Tanda Kamu Terkena Serviks? Ternyata Begini Penjelasan Dokter Julita

bandungbarat Suara.Com
Rabu, 13 September 2023 | 13:45 WIB
Keputihan dan Sakit Saat Hubungan Intim jadi Tanda Kamu Terkena Serviks? Ternyata Begini Penjelasan Dokter Julita
Keputihan dan Sakit Saat Hubungan Intim jadi Tanda Kamu Terkena Serviks? Ternyata Begini Penjelasan Dokter Julita (Freepik)

SUARABANDUNGBARATKeputihan dan rasa sakit saat berhubungan intim bisa membuat beberapa wanita khawatir apakah itu merupakan gejala dari masalah pada serviks atau leher rahim.

Dokter Julita Nainggolan, seorang spesialis obstetri dan ginekologi, memberikan penjelasan yang perlu diketahui tentang masalah ini dilansir dari tayangan Youtube DRV Channel.
 
Ektropion Serviks vs Erosi Serviks

Sebelum membahas lebih lanjut, penting untuk memahami perbedaan antara ektropion serviks dan erosi serviks. Ektropion serviks terjadi ketika lapisan dalam serviks yang disebut glandular menonjol keluar, menciptakan tampilan merah dan kadang kemerahan pada serviks.

Ini bisa terjadi karena faktor genetik atau perubahan hormonal tertentu, seperti selama masa remaja atau kehamilan. Biasanya, ini adalah kondisi normal dan tidak perlu dikhawatirkan jika tidak ada keluhan klinis.
 
Erosi Serviks dan Gejalanya

Sementara itu, erosi serviks adalah kondisi di mana lapisan serviks mengalami peradangan akibat infeksi atau masalah lain.

Gejala yang bisa muncul termasuk keputihan dengan bau yang tidak sedap, keputihan berwarna, sensasi terbakar, atau rasa gatal di area vagina. Beberapa wanita juga mungkin mengalami pendarahan, luka, atau nyeri panggul setelah berhubungan intim.
 
Pentingnya Pemeriksaan Pap Smear

Untuk mengetahui apakah ada masalah lebih serius seperti kanker serviks, pap smear adalah pemeriksaan yang dianjurkan.

Pap smear adalah metode screening untuk mendeteksi lesi pra kanker atau bahkan kanker serviks yang mungkin belum terlihat secara kasat mata. Pemeriksaan ini dilakukan oleh dokter kandungan.
 
Pemeriksaan Kolposkopi dan Biopsi

Jika hasil pap smear mencurigakan, dokter kandungan dapat melakukan pemeriksaan kolposkopi. Ini memungkinkan dokter untuk melihat serviks dengan detail menggunakan perbesaran. Jika ada yang mencurigakan, dokter dapat melakukan biopsi, di mana sampel jaringan diambil untuk pemeriksaan lebih lanjut.
 
Untuk diketahui bahwa tidak semua perubahan pada serviks berarti masalah serius. Hingga 70% wanita dengan ektropion serviks atau erosi serviks sebenarnya dalam batas normal dan tidak memerlukan perawatan. (*)

Baca Juga: Merasa Ada Benjolan? Bund, Ini Gejala Kanker Payudara yang Jarang Diketahui Lengkap dengan Penanganannya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI