Direktur Pendapatan Daerah, Ditjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri
Direktur Perencanaan Anggaran Daerah, Ditjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri
Arsan Latif menghabiskan semasa kecil di Sidrap. Ia sempat mengenyam pendidikan di SDN 3 Sidrap, SMPN 1 Sidrap, dan SMAN 2 lulus tahun 1987.
Kemudian, Arsan meneruskan jenjang pendidikan di Institut Ilmu Pemerintahan lulus tahun 1997.
Lalu, melanjutkan pendidikan S2 Magister Sains di Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Mandala Indonesia lulus tahun 2012.
Untuk diketahui, nama Arsan Latif merupakan di luar dari tiga nama yang diusulkan DPRD Bandung Barat ke Kemendagri sebagai Pj Bupati Bandung Barat.
Tiga nama yang diusulkan sebelumnya, yakni Sekda Bandung Barat, Ade Zakir Hasim, Kepala Dinas Sosial, Dodo Suherman, dan Kepala Dinas Pendidikan Jabar, Wahyu Mijaya.
Daftar Harta Kekayaan:
Melalui laman elhkpn.kpk.go.id, Arsan Latif terakhir kali melaporkan harta kekayaan ke KPK, pada 27 Februari 2023 saat menjabat Inspektur IV Inspektorat Jenderal Kemendagri.
Baca Juga: Bikin Melongo! Tanaman Jarak Punya Segudang Khasiat yang Jarang Diketahui, Nomor 4 Gak Nyangka
Dalam laporan tersebut, total harta kekayaan Arsan Latif mencapai Rp5,4 miliar, dengan rincian sebagai berikut.
Arsan tercatat punya 4 aset bidang tanah dan bangunan senilai Rp4,1 miliar yang tersebar di Kabupaten Maros senilai Rp725 juta.
Di Jakarta Utara Rp1,3 miliar, di Makassar senilai Rp815 juta, dan satu aset tanah dan bangunan di Jakarta mencapai, Rp1,3 miliar.
Selain itu, Arsan juga tercatat memiliki aset bergerak berupa 3 unit mobil senilai Rp910 juta. Surat surat berharga Rp150 juta, dan tabungan sebesar Rp238 juta. (*)