SUARA BANDUNG BARAT - Penyanyi jebolan ajang pencarian bakat Indonesia, Salma Salsabil kini menjadi sorotan publik.
Bagaimana tidak, rupanya Salma Salsabil mengubah lirik lagu ciptaan Didi Kempot 'Stasiun Balapan' dengan menggunakan kata umpatan.
Sontak penggemar mendiang Didi Kempot melempari hujatan kepada Salma Salsabil, disebut penyanyi tidak beretika.
Dalam video yang beredar di media sosial, Salma menyanyikan lagu Stasiun Balapan dan mengganti lirik yang seharusnya 'koe karo aku' menjadi 'kowe karo asu'.
![Potret penyanyi Salma Salsabil yang kini tengah menjadi sorotan usai mengubah lirik lagu Stasiun Balapan ciptaan mendiang Didi Kempot. [Instagram.]](https://media.suara.com/suara-partners/bandungbarat/thumbs/1200x675/2023/09/21/1-potret-penyanyi-salma-salsabil-yang-kini-tengah-menjadi-sorotan-usai-mengubah-lirik-lagu-stasiun-balapan-ciptaan-mendiang-didi-kempot.jpg)
Setelah menyanyikan lirik tersebut, Salma pun berpura-pura kabur ke panggung. Penggantian lirik yang dilakukan Salma pun memicu beragam reaksi.
Seperti dilansir dari postingan akun @lambe_turah, akun fanbase Didi Kempot @sadboisgariskeras menyindir tindakan Salma Salsabil.
"Kemarin-kemarin agak lama ada (penyanyi), yang hobinya improve lirik semaunya sendiri, ini malah ditambahin dengan umpatan pakai mic. Bagus banget penyanyi saiki, hehe," demikian tulis akun @sadboigariskeras.
Akun fanbase Didi Kempot lainnya, @pusakaindonesiaofficial, juga tak terima dengan cara Salma Salsabil menyanyikan lagu tersebut.
"Kami selaku keluarga almarhum Didi Kempot tidak terima atas pengganti lirik lagu yang dilakukan oleh @salmasalsabil12. Saya mohon kepada (Salma) segera menghubungi istri almarhum Didi Kempot, yakni @yanvellia_didikempotmanagement," demikian tulis akun tersebut.
Baca Juga: Jelang MotoGP India 2023: LCR Honda Perpanjang Kontrak Takaaki Nakagami
Sementara itu, istri mendiang Didi Kempot menilai Salma Salsabil telah merusak makna lagu 'Stasiun Balapan' tersebut.
"Parah. Kami menjaga, Anda merusak," ucap Yan Vellia.
Bahkan, publik menilai tindakan Salma Salsabil memang dinilai sudah kelewatan karena menggunakan kata kasar. (*)