SuaraBandungBarat - 28 September 2023 mendatang, umat Islam seluruh dunia akan memeringati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW atau maulidurrasul.
Maulid Nabi sendiri kerap diperingati oleh kaum muslim sebagai bentuk tasyakur atas kelahiran sang pembawa risalah yang membawa pelita cahaya bagi manusia.
Lantas, hal apa saja yang perlu sekiranya dilakukan, atau amalan-amalan macam mana yang bisa dilakukan umat Islam untuk menyambut hari kelahiran nabi tersebut?.
Maulid Nabi sendiri termasuk dalam hal yang baik dilakukan oleh orang-orang Islam, meskipun amalan ini tidak pernah ada ketika Rasulallah SAW hidup.
Dikatakan baik dikarenakan ketika seseorang melakukan maulid nabi maka yang dilakukannya adalah dengan mengisi pengajian, pembacaan syair tentang nabi hingga bersilaturahmi antarsesama umat Islam.
Tentunya, rasa persaudaran dan rasa kebersamaan yang tumbuh saat melaksanakan maulid nabi ini dapat menjadi satu pemantik untuk kembali menghidupkan dunia Islam.
Secara umum juga, peringatan maulid nabi adalah sarana untuk meningkatkan pengenalan kita tentang nabi dan sejarah kehidupannya serta menambah kecintaan dan keimanan terhadapnya.
Berikut merupakan tiga amalan yang dapat dilakukan umat Islam dalam memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad :
1. Memberi sedekah
Baca Juga: Bibit Bebet Bobot Lesti Kejora yang Dijadikan Duta Petani Milenial oleh Mentan
Memberi sedekah merupakan salah satu amalan yang paling disukai oleh Allah SWT. Membagi rezeki antarsesama selain akan mendapat ganjaran pahala juga dapat meringankan beban antarsesama manusia.
Bahkan, telah difirmankan dalam Alquran yang artinya :
"Wahai orang-orang yang beriman, infakkanlah sebagian dari rezeki yang telah Kami berikan kepadamu sebelum datang hari ketika tidak ada lagi jual beli, tidak ada lagi persahabatan, dan tidak ada lagi syafaat. Orang-orang kafir itulah orang yang zalim." (QS Al Baqarah 2 ayat 254).
2. Menghadiri kajian
Menghadiri kajian atau tausyiah selain dianggap bernilai ibadah di sisi Allah SWT juga dapat menambah ilmu, selain itu juga akan mempererat tali silaturahmi antar muslimin.
Karena saat menghadiri kajian, kita akan bertemu dengan manusia lainnya yang memiliki tujuan dan niat yang sama.