Tetapi, karena kesabaran dan keyakinannya atas Tuhan yang maha esa, Allah SWT, Nabi terus-menerus yakin jika suatu saat kelak, risalah yang dibawanya akan diterima.
Apabila kita tarik dalam kehidupan pribadi kita, kerap kita ragu dengan mimpi dan cita-cita kita, hal ini berbeda dengan Nabi yang memiliki keyakinan yang tinggi.
Maka, hasilnya nampaklah sekarang, agama Islam menjadi agama terbesar yang diakui diseluruh dunia, pengikutnya hampir bisa ditemukan di manapun.
Sebabnya, dalam perjalanan kehidupan baginda Nabi kita memperoleh banyak sekali pelajaran dan hikmah.
Kiranya, demikian yang dapat saya sampaikan, kurang lebihnya mohon untuk dimaafkan.
Billahi Taufik Wal Hidayah, Allahul Muwafieq Illa Athwamittharieq.
Wassalamualaikum Warrahmatullah Wabarakatuh. (*)