SUARA BANDUNG BARAT- Dua rentetan keracunan di Kabupaten Bandung Barat yang menimpa siswa Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Bandung Barat terjadi dalam kurun dua bulan terakhir.
Sebelumnya, kasus keracunan terjadi di SDN Jati 3 Saguling, Kecamatan Saguling yang mengakibatkan sebanyak 35 siswa mengalami keracunan usai mengonsumsi jajanan cimin pada Rabu (27/9/2023) lalu.
Terbaru, kejadian keracunan pun terjadi di Kabupaten Bandung Barat tepatnya di SDN I dan II Cimerang, Desa Laksanamekar, Kecamatan Padalarang pada Rabu (11/10/2023) kemarin.
Setidaknya 20 siswa sekolah tersebut mengalami gejala keracunan seperti mual, muntah-muntah dan pusing usai diduga mengonsumsi susu yoghurt kemasan di lingkungan sekolah.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) KBB, Asep Dendih mengatakan, pihaknya telah melakukan upaya preventif dengan melakukan sejumlah upaya pencegahan kepada pihak sekolah agar kejadian keracunan tidak terulang.
"Usai kejadian di SDN Saguling kita benar-benar secara komprehensif baik surat, rapat maupun pembinaan sudah dilakukan," katanya Kamis (12/10/2023).
Ia menambahkan, pihaknya pun bakal melakukan pengawasan melalui pihak sekolah untuk senantiasa mengawasi jajanan yang ada di lingkungan sekolah.
"Dengan kedua kejadian ini kita merancang upaya preventif dalam menanggulangi dan mencegah kejadian serupa agar tidak terjadi kemabali dengan mengawasi jajanan yang ada di lingkungan sekolah," katanya.
Ia mengimbau, pihak sekolah maupun orang tua siswa agar membawa makanan untuk bekal anak didik dari rumah. Hal tersebut dilakukan agar dapat memastikan makanan yang dikonsumsi itu aman.
Baca Juga: 5 Artis Wanita Indonesia Berzodiak Libra, Ada Prilly Latuconsina yang Cerdas?
"Saya sudah mengimbau alangkah baiknya para siswa ini membawa bekal makanan dari rumah," tandasnya. (*)