SUARA BANDUNG BARAT - Tanaman miana, dengan nama Latinnya Coleus atropurpureus, adalah bintang dalam dunia tanaman hias. Meskipun termasuk tanaman semak, penampilannya sangat mengagumkan.
Tanaman hias ini memiliki corak daunnya sangat cantik, dan bentuknya pun beragam, mulai dari daun oval, piring, hingga yang keriting.
Namun, agar tanaman miana tumbuh optimal, diperlukan perawatan khusus. Dilansir Suara Bandung Barat dari kanal YouTube Mama Celin, Sabtu (14/10/2023) berikut ini cara perawatan miana yang tepat.
1. Penyiraman yang Tepat
Miana, jangan disiram secara berlebihan. Penyiraman maksimal dua kali sehari pada pagi dan sore hari, kecuali saat musim hujan. Ini untuk menjaga kelembaban tanah dan mencegah akar membusuk.
2. Timing Pupuk yang Tepat
Hindari memberikan pupuk pada miana yang baru distek. Sebaiknya, tunggu minimal satu bulan setelah proses stek selesai. Pemberian pupuk yang tepat membantu pertumbuhan yang sehat.
3. Cahaya yang Ideal
Tempatkan tanaman miana di lokasi yang mendapatkan sinar matahari pagi atau sore. Hindari tempat yang gelap atau terlalu teduh. Pencahayaan yang baik menjaga warna daun dan mencegah serangan hama.
Baca Juga: Luar Biasa! Tenyata Kandungan dan Manfaat Tanaman Hias Krokot Tidak Main-Main
4. Pilih Media Tanam yang Bagus
Gunakan media tanam yang porositas, yang mudah menyerap air. Ini membantu mencegah akar dari tanaman miana membusuk akibat genangan air.
5. Pemangkasan Teratur
Jangan biarkan tanaman miana tumbuh sembarangan. Pemangkasan atau pemotongan teratur pada batang dan daun menjaga tampilan yang rapi dan merangsang pertumbuhan yang lebih subur.
Selanjutnya, rahasia memperbanyak tanaman miana dengan stek batang, yaitu menyiram tanaman dan menjaganya di tempat teduh selama seminggu. Lalu pindahkan di bawah sinar matahari langsung agar pertumbuhan lebih optimal.
Nah, itulah tips dan trik merawat dan memperbanyak tanaman hias miana. Selamat berkebun. (*)