Beberapa warganet merasa kasihan kepada Tiko karena harus merawat ibunya diduga ODGJ. Melihat kondisi, muncul pertanyaan siapa sosok ayah Tiko, dan di mana tinggal saat ini.
11 tahun merawat ibunya seorang diri, Tiko mengaku kedua orang tuanya sudah bercerai. Ayahnya tidak diketahui keberadaannya.
Namun ternyata, pernyataan Tiko mendapat tanggapan dari keluarga istri pertama ayah Tiko yang bernama Herman Mudji Susanto yang menyebut bahwa Tiko bukan anak kandung, melainkan anak angkat.
Cucu ayahnya itu mengaku, Herman dan Eny itu tidak memiliki anak.
Tiko sejak kecil ditinggal orang tua akibat kecelakaan dan sejak saat itu Herman dan Eny mengasuhnya.
“Intinya si Tiko itu bukan anak kandung pak Herman dan ibu Eny. Dia ini hanya anak yang diasuh dari kecil akibat kecelakaan dari keluarga temannya Eyang,” kata cucu dari ayah Tiko dalam video di kanal Youtube Pratiwi Noviyanthi.
Parahnya, keluarga ayah Tiko ini menuding kalau Ibu Eny yang sebenarnya ingin menguasai rumah.
Keluarga ayahnya juga tidak kasihan dengan keadaan Tiko karena tinggal di rumah dengan fasilitas yang lengkap.
“Seolah Bu Eny yang teraniaya, yang harus ditolong dan diberi santunan luar biasa sampai ditolong di mana-mana, justru Bu Eny yang tidak baik sampai menguasai rumah,” ujar anak pertama ayah Tiko dari istri pertama.
“Nggak kasihan kalau saya bilang, karena dia ini ditinggalin banyak fasilitas yang ada. Perabotan masih lengkap, rumah besar. Iya kan? secara logika itu nggak masuk akal,” sahut cucu Herman.
Komentar cucu Pak Herman ayah Tiko ini langsung mendapat perhatian dari warganet yang geram akan sikap tak simpatik tersebut.
Menurut warganet, keluarga ayah Tiko sudah keterlaluan. Karena selama ini Tiko dinilai tidak pernah menjelekkan nama ayahnya.
Cerita yang keluar dari mulut Tiko adalah soal pengalaman masa kecilnya, sebelum akhirnya ayah dan ibu bercerai.
Tidak tanggung-tanggung, beberapa warganet menyebutkan, kalau ibu Eny yang ODGJ lebih berhasil dalam mendidik anak.
Sebagian juga menilai cara bicara keluarga ayah Tiko dari istri pertama tidak sopan dan kasar.