Warga Malaysia Panik Karena Volume Air Bendungan Tiba-tiba Turun, Supermarket Diserbu Untuk Bertahan Hidup

Suara Bestie

Minggu, 21 Mei 2023 | 15:31 WIB
Warga Malaysia Panik Karena Volume Air Bendungan Tiba-tiba Turun, Supermarket Diserbu Untuk Bertahan Hidup
Warga Malaysia panik membeli air minum yang banyak di Supermarket

Permukaan air di Sungai Muda turun secara tiba-tiba. Mempengaruhi produksi air olahan di Instalasi Pengolahan Air (WTP) Sungai Dua.

Hal itu menyebabkan warga Malaysia ramai-ramai memborong air minum atau terkena panic buying di supermarket. Akibat sejumlah bendungan mengalami gangguan.

Dalam video yang beredar terlihat antrean mengular dan sejumlah stok di beberapa rak habis terjual.

Dilansir dari The Star, Minggu (21/5/2023), warga memborong air minum karena merasa perlu mengamankan persediaan air minum yang cukup untuk bertahan hidup dan menjaga kebersihan diri sampai masalah tersebut terselesaikan.

Apalagi daerah Selangor baru-baru ini juga dilaporkan mengalami gangguan air akibat perbaikan darurat. 

Disampaikan oleh penanggung jawab Air Selangor melalui Facebook, perbaikan darurat itu menyebabkan 99 area di Klang, Shah Alam, dan Kuala Selangor mengalami pemadaman air.

Gangguan air tersebut akhirnya 'pulih' dalam waktu kurang dari 24 jam. Meski begitu, banyak penjual makanan yang memutuskan untuk tidak berjualan sementara waktu lantaran tidak tidak dapat menyiapkan bahan makanan tanpa air sehari sebelumnya.

Sejumlah bendungan air di Malaysia juga dilaporkan mengalami gangguan. Di bendungan Ayer Itam hanya terisi 39,8%, bendungan Teluk Bahang 46,2% dan Bendungan Mengkuang hanya terisi 88,2% dari yang biasanya terisi lebih dari 90%.

Ketua Menteri Chow Kon Yeow mengimbau warga Penang untuk menghemat air. Ia mengingatkan dalam kasus Bendungan Ayer Itam hanya ada cukup air bagi penduduk setempat untuk bertahan 120 hari lagi.

baca juga

Presiden Penang Water Watch Dr Chan Ngai Weng mengatakan ini adalah 'alarm' untuk warganya.

"Penggunaan air harian per kapita Penang melonjak hingga di atas 300 liter tahun lalu, tertinggi di negara ini. Tarif harus dinaikkan untuk mengendalikan pemborosan air," kata Chan.

Chan mengatakan seharusnya ada peringatan otomatis ketika gerbang bendungan terbuka. Nyatanya bendungan air di Sungai Muda terbuka sendiri karena ada sensor yang salah.

"Seharusnya juga ada peringatan merah umum yang dikirim ke setiap tingkat otoritas di Penang dan Kedah begitu permukaan air Sungai Muda turun di bawah level tertentu," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kronologi Warga Malaysia Panic Buying Air Minum Kemasan, Berawal dari Bendungan Mengering

Kronologi Warga Malaysia Panic Buying Air Minum Kemasan, Berawal dari Bendungan Mengering

News | Minggu, 21 Mei 2023 | 13:40 WIB

Dibuka Besok, Simak Cara Beli Tiket Presale Konser Coldplay di Jakarta

Dibuka Besok, Simak Cara Beli Tiket Presale Konser Coldplay di Jakarta

News | Selasa, 16 Mei 2023 | 20:19 WIB

Daftar Harga Tiket Konser Coldplay di Malaysia, Lebih Murah dari Indonesia?

Daftar Harga Tiket Konser Coldplay di Malaysia, Lebih Murah dari Indonesia?

News | Selasa, 16 Mei 2023 | 20:10 WIB

Bakal Konser di Malaysia, Band Wali Bakal Usung Konsep Intimate

Bakal Konser di Malaysia, Band Wali Bakal Usung Konsep Intimate

Video | Rabu, 17 Mei 2023 | 09:00 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×