King Saipul Jamil tak terima dipanggil Dewi Perssik dengan sebutan King Hap Hap.
Ia pun meradang tapi percaya diri Dewi Perssik sering menyenggol dirinya karena masih cinta
"Kayaknya sih Dewi Perssik masih cinta sama gue. Soalnya selalu bawa suamiku. Kalau ditanya mandul nggak mandul, bawa-bawa nama gue. Kalau dia nggak cinta, dia nggak perlu bawain itu," kata Saipul Jamil dikutip dari kanal YouTube STARPRO Indonesia.
Saipul Jamil merasa tersinggung setelah dituduh melakukan KDRT pada Dewi Perssik.
Padahal menurut Saipul Jamil yang terjadi justru sebaliknya.
"Nggak. Gue nggak lakuin KDRT. Saya nggak mau dong difitnah. Dulu saya umpetin. Masalahnya apa sih bisa cerai? Dulu saya nggak buka soalnya masih jaga perasaan. Saya bercerai dua talak pertama itu karena KDRT. Dan itu terdaftar di pengadilan agama Jakarta Utara" ungkap King Saipul Jamil.
King Saipul Jamil merasa Dewi Perssik menuduhnya dengan tak masuk akal.
Salah satu video lawas Dewi Perssik dianggap menuduh bahwa Bang Ipul adalah gay. Namun ia mengklarifikasi serta mengklaim bahwa dirinya adalah pria normal.
"Gue kasih tahu kalian. Bukan berarti service gue nggak enak, gua kasih tahu ya. Satu, karena laki gue selingkuh, kedua laki gue itu hombreng, ketiga laki gue itu ibaratnya KDRT," kata Dewi Perssik.
Baca Juga: 5 Pantai Indah di Bali yang Selalu Jadi Dikunjungi Wisatawan
Namun tuduhan ini langsung dibantah Saipul Jamil.
"Selingkuh nggak ada di gue. Kedua hombr*ng. Apakah gue selama jadi suami dia apakah ada indikasi homo? Kan yang tahu cuma dia. Kalau dia ngada-ngada kan urusan dia sama Tuhan. Terus KDRT. Udah jelas-jelas dia yang KDRT-in gue. Kalau kalian nggak percaya, silahkan cek di pengadilan agama," balas Saipul Jamil.
Menurut Saipul Jamil, Dewi Perssik adalah perempuan galak yang sering melakukan kesalahan.
Saipul Jamil mempersilahkan netizen untuk mengecek langsung melalui berkas laporan di pengadilan.
"Tidak bisa dipungkiri dan sempat disidangkan karena dia KDRT sama saya. Mungkin di luar nggak akan percaya sama saya. Tapi memang kenyataannya begitu. Pengadilan saat itu nggak mungkin bohong," pungkas Saipul Jamil.