Uni Eropa, Pasar Seksi untuk Tekstil dan Produk Tekstil

Doddy Rosadi

Senin, 14 April 2014 | 17:56 WIB
Uni Eropa, Pasar Seksi untuk Tekstil dan Produk Tekstil
Pengunjung mengamati produk tekstil di Jakarta. (Antara/Zabur Karuru)

Suara.com - Nilai ekspor tekstil dan produk tesktil (TPT) ditargetkan mencapai Rp150,2 triliun, setara dengan 13,3 miliar dolar Amerika pada 2014 atau tumbuh lima persen dibanding 2013 yang berada di kisaran Rp143 miliar.

"Eskpor akan meningkat 600 juta dolar AS. Jadi pada 2014 tumbuh 13,3 miliar dolar AS. Angka naik lima persen tidak muluk-muluk, mudah-mudahan pemerintahan yang baru dapat membantu ini," kata Ketua Umum Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) Ade Sudrajat.

Target ekspor itu, kata Ade, diharapkan dapat ditopang kebijakan pemerintah dalam memuluskan kemitraan dagang dengan negara-negara Uni Eropa, selain pasar utama Amerika Serikat dan juga Jepang.

Amerika Serikat sebagai negara anggota Kemitraan Trans Pasifik (TPP), kata Ade, masih menjadi sasaran utama ekspor garmen dan tesktil, seperti halnya pada 2013 lalu, di mana nilai ekspor ke negara adi daya itu mencapai 4,1 miliar dollar Amerika.

Permintaan dari Amerika, kata Ade, diprediksi akan stabil pada 2014. Sedangkan Jepang, dengan berbagai kemitraan yang dijalin baik, sudah berada pada level komplementer dengan Indonesia.

"Tentu pertama Amerika akan memegang peranan, nanti akan disusul oleh negoisasi (perdagangan bebas) dengan Uni Eropa. Barangkali diharapkan pada Juni ada kemajuan mengenai negoisasinya," katanya.

Menurut Ade, pasar Uni Eropa akan menjadi lahan "seksi" buat Indonesia. Sama halnya dengan AS, Ade memperkirakan kenaikan ekspor akan terjadi tiga kali lipat, jika kemitraan dagang dengan Uni Eropa yang dapat menurunkan bea masuk segera terealisasi.

Salah satu negara Uni Eropa yang menjadi sasaran ekspor Indonesia adalah Jerman. Pada 2013, nilai ekspor ke Jerman mencapai 0,61 miliar dolar Amerika atau terbesar keempat.

"Ini akan menjadi momentum bagi seluruh produsen TPT ke dua pihak untuk menancapkan basisnya. Kita akan lari kencang jika sudah bekerjasama. Selain Amerika, UE ini ini sudah dekat dengan pelupuk mata," katanya.

Menurut Ade, kontribusi sub-sektor TPT untuk ekspor pada 2014 tidak akan jauh berbeda dari komposisi pada 2013 yang didominasi garmen.

Pada 2013, garmen mendominasi dengan eskpor mencapai 7.38 miliar dolar Amerika, kemudian benang 2,42 miliar dolar, kain 1,80 miliar dolar dan fiber 0,56 miliar dolar Amerika. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

RI Kejar Tanda Tangan Dagang dengan Uni Eropa, Target Berlaku 2027

RI Kejar Tanda Tangan Dagang dengan Uni Eropa, Target Berlaku 2027

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:48 WIB

Kabar Baik Industri Tekstil, Pemerintah Kaji Pembebasan PPN Pekerja Outsourcing

Kabar Baik Industri Tekstil, Pemerintah Kaji Pembebasan PPN Pekerja Outsourcing

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 15:19 WIB

Prabowo Dorong Industri Tekstil Bangkit, Bea Cukai Diminta Tertibkan Impor yang Ganggu Produsen

Prabowo Dorong Industri Tekstil Bangkit, Bea Cukai Diminta Tertibkan Impor yang Ganggu Produsen

News | Selasa, 22 September 2026 | 18:24 WIB

Bangladesh Krisis Gas, Industri Tekstil Lumpuh Hingga Pangan Nasional Terancam

Bangladesh Krisis Gas, Industri Tekstil Lumpuh Hingga Pangan Nasional Terancam

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 14:38 WIB

Bukan Sekadar Daur Ulang, Bagaimana Uni Eropa Ubah Industri Elektronik agar Lebih Ramah Lingkungan?

Bukan Sekadar Daur Ulang, Bagaimana Uni Eropa Ubah Industri Elektronik agar Lebih Ramah Lingkungan?

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:26 WIB

Mengapa Gen Z Mulai Memilih Thrifting Dibanding Fast Fashion?

Mengapa Gen Z Mulai Memilih Thrifting Dibanding Fast Fashion?

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 15:55 WIB

Kinerja Ekspor Industri Tekstil RI Diproyeksi Moncer pada 2027, Tumbuh hingga 4%

Kinerja Ekspor Industri Tekstil RI Diproyeksi Moncer pada 2027, Tumbuh hingga 4%

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 13:16 WIB

90 Mahasiswa Indonesia Lanjut S2 Lewat Erasmus Mundus, Uni Eropa Perkuat Investasi pada Talenta Muda

90 Mahasiswa Indonesia Lanjut S2 Lewat Erasmus Mundus, Uni Eropa Perkuat Investasi pada Talenta Muda

Your Say | Senin, 27 Juli 2026 | 10:55 WIB

Dua Perusahaan Tekstil di Jateng Berpotensi PHK Hampir 1.500 Buruh

Dua Perusahaan Tekstil di Jateng Berpotensi PHK Hampir 1.500 Buruh

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 18:42 WIB

Pabrik Tekstil di Jepara Tumbang, 670 Orang Menganggur

Pabrik Tekstil di Jepara Tumbang, 670 Orang Menganggur

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:36 WIB

Terkini

Rudy Susmanto dan Gerindra Bogor Rapatkan Barisan Kawal Program Prabowo hingga 2029

Rudy Susmanto dan Gerindra Bogor Rapatkan Barisan Kawal Program Prabowo hingga 2029

Bogor | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Menhut Bidik 6 Perusahaan Lagi soal Karhutla, Siapa yang Terancam Kehilangan Izin Usaha?

Menhut Bidik 6 Perusahaan Lagi soal Karhutla, Siapa yang Terancam Kehilangan Izin Usaha?

Kalbar | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Nilai Kinerja Positif, Gerindra Beri Lampu Hijau Rudy Susmanto Lanjut Periode Kedua

Nilai Kinerja Positif, Gerindra Beri Lampu Hijau Rudy Susmanto Lanjut Periode Kedua

Jabar | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Misteri Mayat Membusuk di Podomoro Tenjo, Sempat Titip Kucing ke Tetangga Sebelum Meninggal

Misteri Mayat Membusuk di Podomoro Tenjo, Sempat Titip Kucing ke Tetangga Sebelum Meninggal

Bogor | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Asap Tebal Hambat Pemadaman Karhutla, 3 Helikopter Malaysia Masih Menunggu Respons RI

Asap Tebal Hambat Pemadaman Karhutla, 3 Helikopter Malaysia Masih Menunggu Respons RI

Sumsel | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:14 WIB

Hilang 10 Hari, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di Apartemen Tangerang

Hilang 10 Hari, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di Apartemen Tangerang

Jabar | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:03 WIB

Pemkab Bogor Targetkan Utang Proyek Rp44 M Cair Akhir Oktober

Pemkab Bogor Targetkan Utang Proyek Rp44 M Cair Akhir Oktober

Bogor | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Kronologi Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Kaca Pecah hingga Official Dikeroyok

Kronologi Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Kaca Pecah hingga Official Dikeroyok

Jabar | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:48 WIB

PSSI Apresiasi Bobby Nasution Sebagai Satu-satunya Gubernur Peduli Timnas

PSSI Apresiasi Bobby Nasution Sebagai Satu-satunya Gubernur Peduli Timnas

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Polda Banten Gagalkan Peredaran 11 Kg Ganja dan Sabu Modus Jasa Ekspedisi di Bogor

Polda Banten Gagalkan Peredaran 11 Kg Ganja dan Sabu Modus Jasa Ekspedisi di Bogor

Banten | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:37 WIB

×