Pasar Fisik Online, Referensi Baru Harga Batu Bara

Doddy Rosadi

Rabu, 02 Juli 2014 | 12:03 WIB
Pasar Fisik Online, Referensi Baru Harga Batu Bara

Suara.com - Indonesia baru mempunyai dua referensi harga batu bara yaitu Indonesian Coal Index yang dikeluarkan oleh Coalindo Energy dan Harga Batu Bara Acuan (HBA), serta Harga Pedoman Batu Bara(HPB) yang dikeluarkan oleh Pemerintah Indonesia.

Namun, dua referensi harga tersebut diperuntukkan bagi batu bara dengan waktu  penyerahan saat ini dan penyerahan satu bulan ke depan. Sampai saat ini, belum ada referensi harga batu bara di Indonesia untuk penyerahan  batu bara dengan periode di atas satu bulan ke depan, yang mencakup tiga bulan, enam bulan, satu tahun ke depan, dan seterusnya.

Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) bersama dengan Bursa Berjangka Jakarta atau Jakarta Futures Exchange,serta PT. Bukit Asam Tbk. meluncurkan pasar fisik batu bara online.

Tujuan dari pasar fisik batu bara online ini adalah untuk menambah referensi harga batu bara Indonesia yang sudah ada.

Kepala Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), Sutriono Edi mengatakan, dengan kehadiran perdagangan fisik batu bara online, diharapkan kontrak perdagangan batu bara yang umumnya dibuat dalam periode yang panjang dapat menjadi lebih akurat.

Hal ini disebabkan kontrak dalam periode yang panjang tersebut menggunakan referensi harga dengan penyerahan batu bara sesuai periode kontrak yang ada, bukan hanya berdasarkan harga batu bara dengan penyerahan saat ini atau penyerahan satu bulan ke depan, walaupun periode kontrak batu bara lebih dari satu bulan.

“Dalam pelaksanaannya, pasar fisik batu bara terorganisir memiliki komite  batu bara. Komite batu bara ini berasal dari perwakilan pemangku kepentingan pasar fisik batu bara yang berhak mewakili atau yang ditunjuk secara tertulis oleh pihak-pihak terkait, tetapi tidak terbatas pada peserta penjual, peserta pembeli, dan instansi terkait,” kata Sutriono seperti dilansir dari laman Kementerian Perdagangan, Rabu (2/7/2014).

Menurut Sutriono, ketersediaan sumber daya batu bara Indonesia  sekitar 168 miliar ton, sementara cadangan batu bara berjumlah 28 miliar ton. Saat ini Indonesia berada di posisi kelima terbesar produsen batu bara dunia dengan produksi batu bara mencapai sekitar 400 juta ton.

Dari jumlah tersebut, sekitar 80% produksi batu bara Indonesia ditujukan untuk ekspor, sehingga Indonesia dikenal juga sebagai eksportir thermal coal terbesar.

“Indonesia mempunyai sumber daya batu bara yang cukup besar. Oleh sebab itu, Indonesia seharusnya memanfaatkan letak geografisnya sebagai negara penyedia sumber energi untuk pertumbuhan Asia karena faktor kedekatan dengan negara-negara tersebut sehingga dapat membeli dengan cepat,” tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:57 WIB

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

News | Rabu, 30 September 2026 | 23:12 WIB

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 22:41 WIB

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Sumsel | Rabu, 30 September 2026 | 22:34 WIB

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Sumut | Rabu, 30 September 2026 | 22:20 WIB

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

News | Rabu, 30 September 2026 | 22:15 WIB

Gus Kikin Umumkan Susunan Pengurus PBNU: Gus Ipul Waketum, Gudfan Arif Jadi Sekjen

Gus Kikin Umumkan Susunan Pengurus PBNU: Gus Ipul Waketum, Gudfan Arif Jadi Sekjen

News | Rabu, 30 September 2026 | 21:50 WIB

Sidang Ijazah Gibran di MK, Mantan Komisioner KPU: Verifikasi Dokumen Itu Harus Datang Langsung!

Sidang Ijazah Gibran di MK, Mantan Komisioner KPU: Verifikasi Dokumen Itu Harus Datang Langsung!

News | Rabu, 30 September 2026 | 21:28 WIB

×