Mentan: Impor Sapi Untuk Kebutuhan Kuartal IV 2015

Esti Utami | Suara.com

Jum'at, 21 Agustus 2015 | 09:00 WIB
Mentan: Impor Sapi Untuk Kebutuhan Kuartal IV 2015
Menteri Pertanian Amran Sulaiman (kanan). (Antara/Teresia May)

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengatakan pemerintah akan mengimpor sapi bakalan untuk kebutuhan kuartal keempat 2015.

"Kita ini mengendalikan impor, apa saja bukan (hanya) daging sesuai kebutuhan, impor sesuai kebutuhan. Nah, kalau ada kebutuhan kapan saja tidak soal, tapi yang dipersiapkan oleh Pak Menteri Perdagangan adalah untuk berikutnya, kuartal berikutnya," katanya pada konferensi pers usai pertemuan tertutup dengan Asosiasi Perunggasan, Kementerian Pertanian (Kementan), Jakarta, Kamis (20/8/2015).

Ia mengatakan saat ini ada persediaan sapi sebanyak 198 ribu ekor yang cukup memenuhi kebutuhan nasional 3-4 bulan ke depan. Menurutnya, sapi yang diimpor adalah sapi bakalan yang membutuhkan proses penggemukan yang kemudian dapat menghasilkan daging yang siap dijual.

"Jadi, apapun ceritanya kalau sekarang datang kita impor sapi kan pelihara tiga bulan," katanya.

Dengan demikian, daging sapi siap potong akan dapat diperoleh dalam waktu beberapa bulan pemeliharaan setelah sapi impor sampai di Tanah Air.

"Jadi kalau ini (persediaan 198 ribu ekor sapi) kan sampai 4 bulan ini atau 3 bulan berarti sampai akhir tahun kan. Nah, untuk persiapan berikutnya karena tidak bisa mengimpor hari ini, hari ini langsung dipotong. Itu bisa 3 atau 4 bulan (untuk penggemukan agar sapi siap potong)," ujarnya.

Terkait pernyataan Menteri Perdagangan untuk mengimpor sapi sebanyak 200 ribu-300 ribu ekor, ia mengatakan hal itu dilakukan untuk persiapan pemenuhan kebutuhan daging sapi di masa akan datang.

"Ya, jadi (stok sapi) untuk tahun ini kan cukup," tuturnya.

Ia tidak mengatakan kepastian jumlah sapi yang akan diimpor namun menurutnya impor dilakukan sesuai dengan kebutuhan dalam negeri.

"Itu persiapan untuk berikutnya kan kalau masih kurang. Tapi itu tetap kita kaji, bukan bahwasanya 200 ribu ekor sapi belum tentu kita penuhi semua, sesuai kebutuhan dalam negeri kembali lagi," ujarnya.

Ia mengatakan pihaknya berusaha untuk mengendalikan impor demi kepentingan peternak dan menjaga harga sekaligus menjaga inflasi.

"Jadi mau. Kuartal satu, dua, tiga empat itu berapa kebutuhan dalam negeri itu yang menjadi perhatian kita karena kita harus kendalikan," tuturnya.

Ia mengatakan telah ada diskusi antara Kementerian Pertanian dengan Kementerian Perdagangan terkait impor sapi bakalan tersebut.

"Kami sudah diskusi dengan Menteri Perdagangan. Direktur Jenderal kami minta ketemu tanya Dirjen Peternakan, beliau masih berduka, nanti dengan direktur saya minta diselesaikan sesuai kebutuhan kita," katanya.

Terkait pengadaan impor sapi, ia mengatakan Badan Urusan Logistik (Bulog) dan pihak swasta akan dilibatkan dalam mengimpor sapi bakalan.  Sebelumnya, pemerintah menyatakan akan mengimpor 300 ribu ekor sapi untuk mengatasi kelangkaan pasokan daging sapi dan menjaga stabilitas harga komoditas ini yang sekarang melambung tinggi di beberapa daerah.

"Untuk sisa tahun ini kita mungkin bisa impor 200 ribu-300 ribu ekor. Kami sepakat dan masih menjalankan prosesnya," ujar Menteri Perdagangan Thomas Lembong.

Thomas mengatakan impor ini adalah upaya pemerintah dalam memberantas ulah spekulan yang menahan pasokan sehingga komoditas menjadi melangka dan harga meninggi. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Alasan Pemerintah Gelar Pasar Murah di Monas

Alasan Pemerintah Gelar Pasar Murah di Monas

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 08:52 WIB

Kapitalisasi Pasar BEI Anjlok Jadi Rp 12.516 Triliun Selama Sepekan Kemarin

Kapitalisasi Pasar BEI Anjlok Jadi Rp 12.516 Triliun Selama Sepekan Kemarin

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 08:40 WIB

Dari Kampung Halaman ke Jakarta, Pertamina Fasilitasi Arus Balik Lebaran

Dari Kampung Halaman ke Jakarta, Pertamina Fasilitasi Arus Balik Lebaran

Bisnis | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:40 WIB

Update Terbaru, Dua Kapal Tanker PIS Usai Iran Berikan Respons Positif

Update Terbaru, Dua Kapal Tanker PIS Usai Iran Berikan Respons Positif

Bisnis | Sabtu, 28 Maret 2026 | 17:42 WIB

Arus Balik Lebaran 2026 Memuncak, Bandara Soekarno-Hatta Layani 187 Ribu Penumpang dalam Sehari

Arus Balik Lebaran 2026 Memuncak, Bandara Soekarno-Hatta Layani 187 Ribu Penumpang dalam Sehari

Bisnis | Sabtu, 28 Maret 2026 | 17:03 WIB

Pertamina Perkuat Budaya Hemat Energi, dari Kantor hingga Program untuk Masyarakat

Pertamina Perkuat Budaya Hemat Energi, dari Kantor hingga Program untuk Masyarakat

Bisnis | Sabtu, 28 Maret 2026 | 15:10 WIB

Iran Respons Positif, Dua Kapal Pertamina Bakal Keluar Selat Hormuz?

Iran Respons Positif, Dua Kapal Pertamina Bakal Keluar Selat Hormuz?

Bisnis | Sabtu, 28 Maret 2026 | 14:28 WIB

Pasca - Lebaran, Ini Status Stok Pangan Nasional!

Pasca - Lebaran, Ini Status Stok Pangan Nasional!

Bisnis | Sabtu, 28 Maret 2026 | 12:59 WIB

Bulog Bantah Isu Dirut Ahmad Rizal Ramdhani Rangkap Jabatan KABAIS TNI

Bulog Bantah Isu Dirut Ahmad Rizal Ramdhani Rangkap Jabatan KABAIS TNI

Bisnis | Sabtu, 28 Maret 2026 | 11:30 WIB

Arus Balik Lebaran 2026: ASDP Prioritaskan Mobil Pribadi dan Bus di Ketapang  Gilimanuk

Arus Balik Lebaran 2026: ASDP Prioritaskan Mobil Pribadi dan Bus di Ketapang Gilimanuk

Bisnis | Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:14 WIB