Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.401,888
LQ45 632,283
Srikehati 308,081
JII 381,604
USD/IDR 17.820

Mentan: Impor Sapi Untuk Kebutuhan Kuartal IV 2015

Esti Utami

Jum'at, 21 Agustus 2015 | 09:00 WIB
Mentan: Impor Sapi Untuk Kebutuhan Kuartal IV 2015
Menteri Pertanian Amran Sulaiman (kanan). (Antara/Teresia May)

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengatakan pemerintah akan mengimpor sapi bakalan untuk kebutuhan kuartal keempat 2015.

"Kita ini mengendalikan impor, apa saja bukan (hanya) daging sesuai kebutuhan, impor sesuai kebutuhan. Nah, kalau ada kebutuhan kapan saja tidak soal, tapi yang dipersiapkan oleh Pak Menteri Perdagangan adalah untuk berikutnya, kuartal berikutnya," katanya pada konferensi pers usai pertemuan tertutup dengan Asosiasi Perunggasan, Kementerian Pertanian (Kementan), Jakarta, Kamis (20/8/2015).

Ia mengatakan saat ini ada persediaan sapi sebanyak 198 ribu ekor yang cukup memenuhi kebutuhan nasional 3-4 bulan ke depan. Menurutnya, sapi yang diimpor adalah sapi bakalan yang membutuhkan proses penggemukan yang kemudian dapat menghasilkan daging yang siap dijual.

"Jadi, apapun ceritanya kalau sekarang datang kita impor sapi kan pelihara tiga bulan," katanya.

Dengan demikian, daging sapi siap potong akan dapat diperoleh dalam waktu beberapa bulan pemeliharaan setelah sapi impor sampai di Tanah Air.

"Jadi kalau ini (persediaan 198 ribu ekor sapi) kan sampai 4 bulan ini atau 3 bulan berarti sampai akhir tahun kan. Nah, untuk persiapan berikutnya karena tidak bisa mengimpor hari ini, hari ini langsung dipotong. Itu bisa 3 atau 4 bulan (untuk penggemukan agar sapi siap potong)," ujarnya.

Terkait pernyataan Menteri Perdagangan untuk mengimpor sapi sebanyak 200 ribu-300 ribu ekor, ia mengatakan hal itu dilakukan untuk persiapan pemenuhan kebutuhan daging sapi di masa akan datang.

"Ya, jadi (stok sapi) untuk tahun ini kan cukup," tuturnya.

Ia tidak mengatakan kepastian jumlah sapi yang akan diimpor namun menurutnya impor dilakukan sesuai dengan kebutuhan dalam negeri.

"Itu persiapan untuk berikutnya kan kalau masih kurang. Tapi itu tetap kita kaji, bukan bahwasanya 200 ribu ekor sapi belum tentu kita penuhi semua, sesuai kebutuhan dalam negeri kembali lagi," ujarnya.

Ia mengatakan pihaknya berusaha untuk mengendalikan impor demi kepentingan peternak dan menjaga harga sekaligus menjaga inflasi.

"Jadi mau. Kuartal satu, dua, tiga empat itu berapa kebutuhan dalam negeri itu yang menjadi perhatian kita karena kita harus kendalikan," tuturnya.

Ia mengatakan telah ada diskusi antara Kementerian Pertanian dengan Kementerian Perdagangan terkait impor sapi bakalan tersebut.

"Kami sudah diskusi dengan Menteri Perdagangan. Direktur Jenderal kami minta ketemu tanya Dirjen Peternakan, beliau masih berduka, nanti dengan direktur saya minta diselesaikan sesuai kebutuhan kita," katanya.

Terkait pengadaan impor sapi, ia mengatakan Badan Urusan Logistik (Bulog) dan pihak swasta akan dilibatkan dalam mengimpor sapi bakalan.  Sebelumnya, pemerintah menyatakan akan mengimpor 300 ribu ekor sapi untuk mengatasi kelangkaan pasokan daging sapi dan menjaga stabilitas harga komoditas ini yang sekarang melambung tinggi di beberapa daerah.

"Untuk sisa tahun ini kita mungkin bisa impor 200 ribu-300 ribu ekor. Kami sepakat dan masih menjalankan prosesnya," ujar Menteri Perdagangan Thomas Lembong.

Thomas mengatakan impor ini adalah upaya pemerintah dalam memberantas ulah spekulan yang menahan pasokan sehingga komoditas menjadi melangka dan harga meninggi. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Tahan Beli, Harga Emas Batangan Bisa Tembus Rp2,8 Juta/Gram Pekan Depan

Tahan Beli, Harga Emas Batangan Bisa Tembus Rp2,8 Juta/Gram Pekan Depan

Bisnis | Minggu, 16 Agustus 2026 | 19:17 WIB

Lewat Cara Ini Biaya Pembangunan Rumah Justru Lebih Murah

Lewat Cara Ini Biaya Pembangunan Rumah Justru Lebih Murah

Bisnis | Minggu, 16 Agustus 2026 | 19:13 WIB

Imbas Gempa NTT, Dua Lokasi Wisata di Manggarai Ditutup

Imbas Gempa NTT, Dua Lokasi Wisata di Manggarai Ditutup

Bali | Minggu, 16 Agustus 2026 | 19:11 WIB

Guncang Lamongan Sound Fest 2026, SPL Audio Panen Transaksi hingga Terima Penghargaan Bupati

Guncang Lamongan Sound Fest 2026, SPL Audio Panen Transaksi hingga Terima Penghargaan Bupati

Jatim | Minggu, 16 Agustus 2026 | 19:10 WIB

4 Rekomendasi Tanaman Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Prinsip Feng Shui, Mudah Dirawat

4 Rekomendasi Tanaman Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Prinsip Feng Shui, Mudah Dirawat

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 19:10 WIB

Asal-usul Lomba Bidar di Palembang, Tradisi Sungai Musi yang Berawal dari Kisah Cinta

Asal-usul Lomba Bidar di Palembang, Tradisi Sungai Musi yang Berawal dari Kisah Cinta

Sumsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:59 WIB

Meriahkan HUT ke-81 RI,  BRI Hadirkan Banyak Promo Istimewa

Meriahkan HUT ke-81 RI, BRI Hadirkan Banyak Promo Istimewa

Sumut | Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:56 WIB

5 Merek Sepatu Lokal dengan Visual Keren dan Harga Terjangkau

5 Merek Sepatu Lokal dengan Visual Keren dan Harga Terjangkau

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:50 WIB

Pasangan Suami Istri Meninggal Dunia Akibat Terlindas Truk di Flyover Kranji Bekasi

Pasangan Suami Istri Meninggal Dunia Akibat Terlindas Truk di Flyover Kranji Bekasi

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:47 WIB

PANI Perkuat Komunikasi Korporasi untuk Jaga Kepercayaan Pemangku Kepentingan

PANI Perkuat Komunikasi Korporasi untuk Jaga Kepercayaan Pemangku Kepentingan

Jabar | Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:45 WIB

×