Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.625.000
Beli Rp2.490.000
IHSG 5.896,134
LQ45 583,722
Srikehati 289,560
JII 342,327
USD/IDR 17.957

Tommy Soeharto Berharap Keluarga Cendana Ikut Tax Amnesty

Adhitya Himawan, Dian Kusumo Hapsari

Kamis, 15 September 2016 | 14:22 WIB
Tommy Soeharto Berharap Keluarga Cendana Ikut Tax Amnesty
Pengusaha nasional Tomy Soeharto mendaftarkan diri ikut pengampunan pajak di Jakarta, Kamis (15/9/2016). [Suara.com/Oke Atmaja]

Hutomo Mandala Putra atau yang lebih akrab dipanggil Tommy Soeharto, hari ini, Kamis (15/9/2016) mendatangi Kantor Wilayah Wajib Pajak Besar Direktorat Jenderal Pajak, Gedung Sudirman, Jakarta Selatan untuk mengikuti program pengampunan pajak atau tax amnesty.

Tommy pun berharap, inisiatifnya ini dapat diikuti oleh seluruh anggota keluarga cendana lainnya mengikuti program yang dikeluarkan oleh Presiden Joko Widodo pada 18 Juli 2016 lalu.

"Tapi harusnya akan ikut ya (program tax amnesty)," kata Tommy dalam konferensi persnya, Kamis (15/9/2016).

Kendati demikian, putera dari penguasa Rezim Orde Baru Presiden Soeharto tersebut mengaku belum berbicara kepada anggota keluarga cendana lainnya jika hari ini dirinya akan mengikuti program pengampunan pajak ini.

"Saya belum ngomong sama mereka," katanya.

Ketika ditanya, dana repatriasi milik Tommy akan diinvestasikan dalam bentuk apa, Tommy masih enggan membeberkannya.

Hal ini sesuai dengan aturan program tax amnesty semua aliran dana yang masuk akan ditaruh di dalam negeri selama tiga tahun. Anggaran tersebut rencananya akan dialokasikan untuk investasi di berbabagi macam sektor.

"Nanti akan kita atur lanjut lah," katanya.

Keluarga Cendara merujuk pada keluarga besar Presiden Soeharto yang pernah berkuasa selama 32 tahun di Indonesia. Ketika Rezim Orde Baru runtuh pada tahun 1998, Soeharto diduga memiliki kekayaan yang luar biasa dan diduga dari hasil korupsi, kolusi, dan nepotisme semasa dirinya berkuasa. Namun karena alasan kesehatan, proses hukum mantan Presiden Soeharto terhenti di tengah jalan. Soeharto akhirnya meninggal pada 27 Januari 2008.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Minta Ampunan Pajak, Tommy Soeharto Rahasiakan Harta Yang Dilapor

Minta Ampunan Pajak, Tommy Soeharto Rahasiakan Harta Yang Dilapor

Bisnis | Kamis, 15 September 2016 | 14:07 WIB

Tommy Soeharto Laporkan Banyak Harta di Luar Negeri

Tommy Soeharto Laporkan Banyak Harta di Luar Negeri

Bisnis | Kamis, 15 September 2016 | 12:37 WIB

Tommy Soeharto Minta Pengampunan Pajak Hari Ini

Tommy Soeharto Minta Pengampunan Pajak Hari Ini

Bisnis | Kamis, 15 September 2016 | 11:25 WIB

BKPM Siapkan Fasilitas Instrumen Repatriasi Modal

BKPM Siapkan Fasilitas Instrumen Repatriasi Modal

Bisnis | Rabu, 14 September 2016 | 14:27 WIB

Ini Harta yang Dilaporkan Tohir Bersaudara ke Ditjen Pajak

Ini Harta yang Dilaporkan Tohir Bersaudara ke Ditjen Pajak

Bisnis | Rabu, 14 September 2016 | 13:35 WIB

Susul James Riady, Tohir Bersaudara Daftar Tax Amnesty

Susul James Riady, Tohir Bersaudara Daftar Tax Amnesty

Bisnis | Rabu, 14 September 2016 | 12:43 WIB

Inpres Penghematan Tidak Kredibel

Inpres Penghematan Tidak Kredibel

DPR | Jum'at, 09 September 2016 | 00:21 WIB

Bank Indonesia Prediksi Uang Tebusan Tax Amnesty Rp21 Triliun

Bank Indonesia Prediksi Uang Tebusan Tax Amnesty Rp21 Triliun

Bisnis | Kamis, 08 September 2016 | 12:09 WIB

OJK: 60 Persen Saham Indonesia Dikuasai Investor Asing

OJK: 60 Persen Saham Indonesia Dikuasai Investor Asing

Bisnis | Kamis, 08 September 2016 | 03:04 WIB

Lippo: Investasi Properti dari Tax Amnesty Mulai Terlihat

Lippo: Investasi Properti dari Tax Amnesty Mulai Terlihat

Bisnis | Rabu, 07 September 2016 | 18:55 WIB

Terkini

Isu 55.000 Buruh Kena PHK, Said Iqbal: Harga Gas Diturunkan untuk Tekan Ancaman PHK

Isu 55.000 Buruh Kena PHK, Said Iqbal: Harga Gas Diturunkan untuk Tekan Ancaman PHK

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 11:57 WIB

Sepanjang Tahun, Bulog Tetap Menyerap Gabah dan Beras Petani Sesuai Arahan Pemerintah

Sepanjang Tahun, Bulog Tetap Menyerap Gabah dan Beras Petani Sesuai Arahan Pemerintah

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 11:53 WIB

Strava Kena Pajak PPN PMSE, Biaya Langganan Naik? Ini Daftar Harga Terbaru

Strava Kena Pajak PPN PMSE, Biaya Langganan Naik? Ini Daftar Harga Terbaru

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 11:48 WIB

Rebalancing MSCI: Mengapa AMMN dan DSSA Lebih Tangguh dari Saham Prajogo Pangestu?

Rebalancing MSCI: Mengapa AMMN dan DSSA Lebih Tangguh dari Saham Prajogo Pangestu?

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 11:36 WIB

Purbaya Mau Efisiensi Anggaran MBG Sampai Nol Rupiah, Tapi Akui Tak Bisa

Purbaya Mau Efisiensi Anggaran MBG Sampai Nol Rupiah, Tapi Akui Tak Bisa

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 11:22 WIB

Binus Resmikan Magister Hukum Bisnis, Fokus Perdagangan Internasional hingga Siber

Binus Resmikan Magister Hukum Bisnis, Fokus Perdagangan Internasional hingga Siber

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 11:19 WIB

Program E20 Jadi Senjata Baru Kurangi Impor BBM, Ini Kebutuhan Etanol Indonesia

Program E20 Jadi Senjata Baru Kurangi Impor BBM, Ini Kebutuhan Etanol Indonesia

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 10:33 WIB

Harga Pangan Hari Ini Berubah! Cabai Turun, Bawang Merah Naik

Harga Pangan Hari Ini Berubah! Cabai Turun, Bawang Merah Naik

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 10:05 WIB

Pasar Logistik ASEAN Tembus Rp6.958 Triliun, Indonesia Punya Peluang Emas Jadi Pemimpin

Pasar Logistik ASEAN Tembus Rp6.958 Triliun, Indonesia Punya Peluang Emas Jadi Pemimpin

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 09:51 WIB

Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.865 per Dolar AS, BI Disebut Lakukan Intervensi

Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.865 per Dolar AS, BI Disebut Lakukan Intervensi

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 09:26 WIB

×