Sri Mulyani: Kepatuhan Pajak Perusahaan Tambang Masih Minim

Adhitya Himawan, Dian Kusumo Hapsari

Kamis, 27 Oktober 2016 | 12:56 WIB
Sri Mulyani: Kepatuhan Pajak Perusahaan Tambang Masih Minim
Menteri Keuangan Sri Mulyani. [suara.com/Oke Atmaja]

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengakui pihaknya mengajak seluruh pengusaha tambang di Indonesia untuk ikut program pengampunan pajak (tax amnesty).

Hal ini dilakukan mengingat banyak pengusaha dan perusahaan di sektor ini tidak patuh membayar pajak, termasuk setoran royalti dan iuran lainnya.

"Tadi malam saya bertemu dengan pengusaha tambang minerba dan migas. Saya minta partisipasi mereka dalam Tax Amnesty karena kepatuhan perusahaan minerba masih sangat perlu ditingkatkan," kata Sri Mulyani di Jakarta, Kamis (27/10/2016). 

Sri menjelaskan, masih minimnya kepatuhan pajak di sektor pertambangan lantaran banyak perusahaan minerba maupun migas yang mengeluhkan kondisi pelemahan ekonomi global yang berdampak pada bisnis mereka.

"Tapi saat booming komoditas, harga minerba dan migas naik pun di lima tahun tahun terakhir, kepatuhan tidak cukup baik juga dari mereka," katanya.

Untuk itu dirinya padah tahun depan akan mengejar penerimaan pajak secara masif ke semua sektor potensial, gak ini juga termasuk perusahaan tambang minerba dan migas.

Strategi pemungutan pajak ini untuk mencapai penerimaan pajak yang ditargetkan bertumbuh 15 persen di APBN 2017.

"Tanpa mengikuti program tax amnesty, kepatuhan penerimaan pajak dari kalangan pengusaha minerba bisa ditingkatkan. Jadi tahun depan kami akan lakukan ekstensifikasi dan intensifikasi secara masif ke semua sektor," tegasnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pemerintah Berupaya Jaga Pertumbuhan Ekonomi di Kisaran 5 Persen

Pemerintah Berupaya Jaga Pertumbuhan Ekonomi di Kisaran 5 Persen

Bisnis | Selasa, 25 Oktober 2016 | 06:26 WIB

Dana Amnesti Pajak Bank Mandiri Capai Rp20,5 Triliun

Dana Amnesti Pajak Bank Mandiri Capai Rp20,5 Triliun

Bisnis | Senin, 24 Oktober 2016 | 07:03 WIB

Bank CIMB Niaga Targetkan Bisa Kelola 10 Persen Dana Repatriasi

Bank CIMB Niaga Targetkan Bisa Kelola 10 Persen Dana Repatriasi

Bisnis | Rabu, 19 Oktober 2016 | 15:54 WIB

Sri Mulyani Kaji Pemberian Bonus Pegawai Pajak untuk Tax Amnesty

Sri Mulyani Kaji Pemberian Bonus Pegawai Pajak untuk Tax Amnesty

Bisnis | Selasa, 18 Oktober 2016 | 14:30 WIB

Tax Amnesty Sukses, 183 Pegawai Pajak Diberi Penghargaan

Tax Amnesty Sukses, 183 Pegawai Pajak Diberi Penghargaan

Bisnis | Selasa, 18 Oktober 2016 | 13:59 WIB

Genjot Tax Amnesty, Sri Mulyani Incar Notaris, Pengacara, Dokter

Genjot Tax Amnesty, Sri Mulyani Incar Notaris, Pengacara, Dokter

Bisnis | Jum'at, 14 Oktober 2016 | 18:41 WIB

Sri Mulyani Incar PNS Supaya Ikut Tax Amnesty

Sri Mulyani Incar PNS Supaya Ikut Tax Amnesty

Bisnis | Jum'at, 14 Oktober 2016 | 17:11 WIB

Baru 20 Persen Komisaris dan Direksi BUMN Ikut Tax Amnesty

Baru 20 Persen Komisaris dan Direksi BUMN Ikut Tax Amnesty

Bisnis | Jum'at, 14 Oktober 2016 | 16:21 WIB

Sri Mulyani: Ekonomi Harus Tumbuh 5,4 Persen di Paruh II 2016

Sri Mulyani: Ekonomi Harus Tumbuh 5,4 Persen di Paruh II 2016

Bisnis | Rabu, 31 Agustus 2016 | 04:33 WIB

Terkini

Simposium Khatulistiwa 2026 Refleksikan Etik Perawatan dalam Praktik Kuratorial Melalui Niti Rumat

Simposium Khatulistiwa 2026 Refleksikan Etik Perawatan dalam Praktik Kuratorial Melalui Niti Rumat

Jogja | Kamis, 24 September 2026 | 17:48 WIB

Mantan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Dituntut 5 Tahun Penjara

Mantan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Dituntut 5 Tahun Penjara

Foto | Kamis, 24 September 2026 | 17:47 WIB

Slow Dating: Tak Mau Terburu-buru atau Menghindari Hubungan Intens di Awal?

Slow Dating: Tak Mau Terburu-buru atau Menghindari Hubungan Intens di Awal?

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 17:45 WIB

Toyota Wisuda 76 Mahasiswa untuk Memperkuat SDM Industri Otomotif Nasional

Toyota Wisuda 76 Mahasiswa untuk Memperkuat SDM Industri Otomotif Nasional

Otomotif | Kamis, 24 September 2026 | 17:44 WIB

Pimpinan DPR Temui Massa Aksi Hari Tani, Kritik Soal UU Reforma Agraria Ditampung

Pimpinan DPR Temui Massa Aksi Hari Tani, Kritik Soal UU Reforma Agraria Ditampung

News | Kamis, 24 September 2026 | 17:43 WIB

Banding Ditolak, Nadiem Makarim Tetap Divonis 9 Tahun

Banding Ditolak, Nadiem Makarim Tetap Divonis 9 Tahun

Foto | Kamis, 24 September 2026 | 17:40 WIB

Dari Debat hingga Ide Inovasi Energi, Ini Para Pemenang PGTC 2026

Dari Debat hingga Ide Inovasi Energi, Ini Para Pemenang PGTC 2026

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 17:36 WIB

Terkuak di Sidang Korupsi Kuota Haji! Ini Arti 'Jurus Tendangan Tanpa Bayangan' Eks Dirjen Kemenag

Terkuak di Sidang Korupsi Kuota Haji! Ini Arti 'Jurus Tendangan Tanpa Bayangan' Eks Dirjen Kemenag

News | Kamis, 24 September 2026 | 17:33 WIB

Anime From Old Country Bumpkin to Master Swordsman Resmi Berlanjut ke Season 3

Anime From Old Country Bumpkin to Master Swordsman Resmi Berlanjut ke Season 3

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 17:30 WIB

Hadapi Kekeringan, PDAM Makassar Usul Pembangunan Bendung Karet di Sungai Tallo

Hadapi Kekeringan, PDAM Makassar Usul Pembangunan Bendung Karet di Sungai Tallo

Sulsel | Kamis, 24 September 2026 | 17:28 WIB

×