Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.625.000
Beli Rp2.490.000
IHSG 5.896,134
LQ45 583,722
Srikehati 289,560
JII 342,327
USD/IDR 17.957

Temui Jokowi, Vietnam Ajak Kerjasama Maritim dan Perdagangan

Adhitya Himawan, Erick Tanjung

Rabu, 23 Agustus 2017 | 16:44 WIB
Temui Jokowi, Vietnam Ajak Kerjasama Maritim dan Perdagangan
Presiden Jokowi bertemu Sekretaris Jenderal Partai Republik Sosialis Viet Nam Nguyen Phu Trong di Istana Merdeka, Jakarta. [Foto Biro Pers Istana]

Sejumlah kesepakatan peningkatan kerja sama berhasil dicapai antara Indonesia dan Viet Nam. Kesepakatan tersebut dicapai lewat pertemuan bilateral yang dilakukan antara Presiden Joko Widodo dengan Sekretaris Jenderal Partai Republik Sosialis Viet Nam Nguyen Phu Trong di Istana Merdeka, pada Rabu (23/8/2017).

Memberikan keterangan pers bersama usai pertemuan, Presiden Joko Widodo menyebut bahwa pertemuan tersebut berlangsung dengan sangat produktif. Setidaknya terdapat tiga isu utama yang menjadi fokus pembicaraan Indonesia dan Viet Nam yang disebutnya telah menjadi salah satu mitra strategis Indonesia sejak tahun 2013.

"Dalam pertemuan tadi kita memfokuskan pada tiga isu utama, yaitu peningkatan kerja sama di bidang maritim dan perikanan, perdagangan dan investasi, serta isu kawasan," ucap Presiden.

Dalam bidang maritim, kedua negara sepakat untuk mempercepat proses perundingan dalam penetapan batas wilayah zona ekonomi eksklusif. Sementara di bidang perikanan, keduanya juga sepakat untuk bekerja sama mengatasi pencurian ikan di perairan masing-masing.

"Di bidang perikanan, kedua negara sepakat untuk menindaklanjuti usulan Indonesia bagi dicapainya sustainable fisheries dan bekerja sama mengatasi illegal unreported and unregulated fishing," ia menjelaskan.

Indonesia dan Vietnam sendiri dalam tiga tahun terakhir berhasil meningkatkan nilai perdagangannya. Oleh karenanya, kedua negara berpandangan agar tren peningkatan tersebut dapat berlanjut di masa-masa mendatang.

"Kita telah membahas berbagai langkah dan inisiatif baru agar target perdagangan sebesar 10 miliar dolar Amerika Serikat (AS) dapat dicapai. Sebagai negara kunci dan produsen utama lada dan karet di dunia, kita juga bersepakat untuk mengambil langkah konkret dalam menjaga stabilitas harga dan meningkatkan kualitas kedua komoditas tersebut," ujarnya.

Presiden Joko Widodo secara khusus meminta kepada Nguyen untuk dapat memberikan perlindungan dan memfasilitasi keperluan para investor Indonesia di Viet Nam. Adapun dalam bersikap mengenai isu kawasan, Presiden Joko Widodo dan Nguyen Phu Trong menyadari pentingnya kesatuan dan kerja sama di antara negara-negara kawasan dalam mewujudkan visi masyarakat ASEAN tahun 2025.

"Kita menyambut baik kemajuan yang dicapai dalam kerangka code of conduct yang akan menjadi dasar yang kuat bagi pengaturan norma komprehensif di Laut Cina Selatan. Kita juga sepakat untuk menjadikan ASEAN sebagai motor bagi terciptanya perdamaian, stabilitas, dan kesejahteraan kawasan,"ia mengakhiri.

baca juga

Pertemuan yang dilakukan pada hari ini merupakan bagian dari rangkaian kunjungan Nguyen di Indonesia. Sebelumnya, ia tiba di Jakarta pada Selasa kemarin dan telah bertemu dengan pimpinan MPR, DPR, dan DPD Republik Indonesia.

Adapun nota kesepahaman yang ditandatangani dalam pertemuan tersebut antara lain kerjasama di bidang pendidikan antara Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy dengan Wakil Perdana Menteri yang juga Menteri Luar Negeri Viet Nam Pham Binh Minh; kerjasama pembangunan pedesaan antara Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo dengan Menteri Pertanian dan Pembangunan Pedesaan Viet Nam Nguyen Xuan Cuong; kerjasama di bidang batu bara, pemanfaatan gas di batas wilayah kontingen antara Menteri ESDM Ignasius Jonan dengan Menteri Perindustrian dan Perdagangan Vietnam Tran Tuan Anh; kerjasama di bidang hukum antara Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly dengan Menteri Kehakiman Viet Nam Le Thanh Long.

Sementara itu, Kepala Badan Keamanan Laut (Bakamla) Laksamana Madya Arie Soedewo dan Komandan Penjaga Pantai Viet Nam Letnan Jenderal Nguyen Quang Dam juga menandatangani surat pernyataan kerjasama antara keduanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Fahri Hamzah Minta Pansus Angket KPK Panggil Presiden Jokowi

Fahri Hamzah Minta Pansus Angket KPK Panggil Presiden Jokowi

News | Rabu, 23 Agustus 2017 | 12:23 WIB

Tersangka Penghina Presiden Punya Puluhan Akun Palsu

Tersangka Penghina Presiden Punya Puluhan Akun Palsu

News | Selasa, 22 Agustus 2017 | 21:14 WIB

Berkat Jokowi Pakai Baju Daerah, Industri Kreatif Jadi Bergairah

Berkat Jokowi Pakai Baju Daerah, Industri Kreatif Jadi Bergairah

Bisnis | Selasa, 22 Agustus 2017 | 20:54 WIB

Jokowi dan Iriana akan Hadiri Karnaval Kemerdekaan di Bandung

Jokowi dan Iriana akan Hadiri Karnaval Kemerdekaan di Bandung

News | Selasa, 22 Agustus 2017 | 17:55 WIB

Wushu Capai Target SEA Games, Airlangga: Masih Bisa Tambah Lagi

Wushu Capai Target SEA Games, Airlangga: Masih Bisa Tambah Lagi

News | Selasa, 22 Agustus 2017 | 15:33 WIB

JK Ungkap Ternyata Jokowi Tiap Hari Pantau Berita Lewat Ipad

JK Ungkap Ternyata Jokowi Tiap Hari Pantau Berita Lewat Ipad

News | Selasa, 22 Agustus 2017 | 13:20 WIB

Temui Jokowi, Perdagangan RI-Uzbekistan Naik 250 Persen

Temui Jokowi, Perdagangan RI-Uzbekistan Naik 250 Persen

Bisnis | Senin, 21 Agustus 2017 | 19:33 WIB

Sekjen Partai Komunis Vietnam Akan Bertemu Jokowi

Sekjen Partai Komunis Vietnam Akan Bertemu Jokowi

News | Senin, 21 Agustus 2017 | 19:04 WIB

Luhut Kagum Anak Jokowi Tak Mau Terlibat Proyek Pemerintah

Luhut Kagum Anak Jokowi Tak Mau Terlibat Proyek Pemerintah

Bisnis | Senin, 21 Agustus 2017 | 17:53 WIB

Jokowi Tunda Peluncuran Paket Kebijakan Ekonomi Jilid XVI

Jokowi Tunda Peluncuran Paket Kebijakan Ekonomi Jilid XVI

Bisnis | Senin, 21 Agustus 2017 | 17:24 WIB

Terkini

Strava Kena Pajak PPN PMSE, Biaya Langganan Naik? Ini Daftar Harga Terbaru

Strava Kena Pajak PPN PMSE, Biaya Langganan Naik? Ini Daftar Harga Terbaru

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 11:48 WIB

Rebalancing MSCI: Mengapa AMMN dan DSSA Lebih Tangguh dari Saham Prajogo Pangestu?

Rebalancing MSCI: Mengapa AMMN dan DSSA Lebih Tangguh dari Saham Prajogo Pangestu?

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 11:36 WIB

Purbaya Mau Efisiensi Anggaran MBG Sampai Nol Rupiah, Tapi Akui Tak Bisa

Purbaya Mau Efisiensi Anggaran MBG Sampai Nol Rupiah, Tapi Akui Tak Bisa

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 11:22 WIB

Binus Resmikan Magister Hukum Bisnis, Fokus Perdagangan Internasional hingga Siber

Binus Resmikan Magister Hukum Bisnis, Fokus Perdagangan Internasional hingga Siber

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 11:19 WIB

Program E20 Jadi Senjata Baru Kurangi Impor BBM, Ini Kebutuhan Etanol Indonesia

Program E20 Jadi Senjata Baru Kurangi Impor BBM, Ini Kebutuhan Etanol Indonesia

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 10:33 WIB

Harga Pangan Hari Ini Berubah! Cabai Turun, Bawang Merah Naik

Harga Pangan Hari Ini Berubah! Cabai Turun, Bawang Merah Naik

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 10:05 WIB

Pasar Logistik ASEAN Tembus Rp6.958 Triliun, Indonesia Punya Peluang Emas Jadi Pemimpin

Pasar Logistik ASEAN Tembus Rp6.958 Triliun, Indonesia Punya Peluang Emas Jadi Pemimpin

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 09:51 WIB

Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.865 per Dolar AS, BI Disebut Lakukan Intervensi

Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.865 per Dolar AS, BI Disebut Lakukan Intervensi

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 09:26 WIB

Sinyal untuk Beli, Harga Emas Antam Terus Turun Jadi Rp2.645.000/Gram

Sinyal untuk Beli, Harga Emas Antam Terus Turun Jadi Rp2.645.000/Gram

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 09:23 WIB

IHSG Menguat saat Bursa Global Mayoritas di Zona Merah, Rupiah Naik Tipis

IHSG Menguat saat Bursa Global Mayoritas di Zona Merah, Rupiah Naik Tipis

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 09:23 WIB

×