BI Dorong Perbankan Tingkatkan Keamanan Kartu Kredit dan Debit

Adhitya Himawan, Welly Hidayat

Sabtu, 17 Maret 2018 | 20:25 WIB
BI Dorong Perbankan Tingkatkan Keamanan Kartu Kredit dan Debit
Ilustrasi kartu kredit (shutterstock)

Suara.com - Kepolisian Daerah Metro Jakarta Raya bekerja sama dengan Bank Indonesia untuk mendorong pihak perbankan menambah sistem pengamanan magnet pada kartu kredit dan debit para pengguna nasabahnya.

Hal itu dilakukan agar tindak kejahatan dengan modus pembobolan uang nasabah di bank melalui penggadaan kartu ATM atau (Skimming) tidak dapat terjadi.

"Security dari bank ada juga yang ATM sudah menggunakan chip ada juga yang masih menggunakan sistem magnet yang ada garis hitamnya. Yang security paling tinggi adalah yang menggunakan chip. Jadi, Bank Indonesia mendorong seluruh ATM menggunakan atau mengganti dengan chip," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Nico Afinta di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Sabtu (17/3/2018).

Hal sama diungkapkan, Deputi Direktur Pengawasan Sistem Pembayaran Bank Indonesia Eva Aderia menambahkan BI yang memiliki wewenang dalam memberi kebijakan regulasi mendorong perbankan melalui ketentuan - ketentuan yang dikeluarkan untuk memberikan pengamanan baik di penggunaan transaksi menggunakan kartu kredit maupun kartu debit.

"Bahwa sekarang di kartu itu kami sudah melalui perbankan perbankan sudah mengeluarkan kartu ATM atau debit yang menggunakan chip. Jadi dengan teknologi chip itu memang akan sulit dilakukan pemalsuan terhadap data yang ada," kata Eva.

Eva menghimbau kepada masyarakat untuk menggunakan kartu ATM untuk memilih lokasi ramai dan memiliki penjagaan satpam. Dan menutup dengan tangan saat memasukan PIN.

"Masyarakat dalam menggunakan ATM dengan kartu debit terutama apabila ada oknum - oknum tertentu yang menghubungi para nasabah tapi dengan meminta data pribadi itu hal yang tidak pernah melakukan oleh bank. Kemudian kalau ada OTP (One Time Password) dan tidak melakukan transaksi tolong diabaikan itu yang paling penting," ujar Eva.

Menurut Eva, kasus pembobolan uang nasabah di 64 Bank yang diungkap Polda Metro Jaya dengan menangkap empat warga negara asing (WNA) dan satu warga negara Indonesia (WNI). BI belum dapat merinci berapa keseluruhan kerugian para nasabah.

"Kalau memang terkena korban skiming itu pasti diganti oleh pihak perbankan. Disampaikan juga ada beberapa yang sudah menyatakan bank-bank itu sudah memberikan penggantian kepada para korban yang diyakini benar terkena skimming," tutup Eva.

Sebelumnya, kelima tersangka yakni tiga warga negara Rumania inisial IRI (26), LNM (26), ASC (34), satu warga Hungaria inisial ASC (34) dan warga negara Indonesia inisial MK (29) yang melakukan pemasangan alat Skimming ke ATM - ATM di wilayah Jogjakarta, Bali, Bandung, Lombok, dan Jakarta.

Adapun barang bukti yang diamankan yakni 1 buah Deep Skimmer, 1 Magnetic Encoder, 6, Spy Cam modifikasi, 1.480 kartu ATM yang telah diisi dengan data curian, 6 buku paspor, dan 1 laptop.

Adapun kelima tersangka diherat dengan tindak pidana pemalsuan atau oencurian data elektronik dimaksud pasal 46 Jo pasal 30 dan pasal 47 Jo pasal 31 ayat 1 dan 2 UU Republik Indonesia No.19 tahun 2016 dengan ancaman 8 tahun penjara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Utang Luar Negeri Indonesia Melonjak Jadi USD459,3 Miliar hingga Agustus

Utang Luar Negeri Indonesia Melonjak Jadi USD459,3 Miliar hingga Agustus

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 15:32 WIB

Utang Luar Negeri RI Tembus Rp7.600 Triliun, Naik 5,6 Persen dalam Setahun

Utang Luar Negeri RI Tembus Rp7.600 Triliun, Naik 5,6 Persen dalam Setahun

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 13:16 WIB

BI Bongkar Biang Kerok Rupiah Terus Anjlok ke Level Rp17.955

BI Bongkar Biang Kerok Rupiah Terus Anjlok ke Level Rp17.955

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:33 WIB

ISEF 2026: Jadi Ajang Sinergi untuk Akselerasi Ekonomi Syariah

ISEF 2026: Jadi Ajang Sinergi untuk Akselerasi Ekonomi Syariah

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 20:04 WIB

Harga Cabai Rawit Hijau Meroket 63%, Cabai Merah Tembus Rp132 Ribu/Kg

Harga Cabai Rawit Hijau Meroket 63%, Cabai Merah Tembus Rp132 Ribu/Kg

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2026 | 11:11 WIB

BRI Hadirkan Promo Buy 1 Get 2 Ticket Buat Nonton Seru di The Premiere Cinema XXI

BRI Hadirkan Promo Buy 1 Get 2 Ticket Buat Nonton Seru di The Premiere Cinema XXI

Lifestyle | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 20:46 WIB

Penjualan Ritel September Diprediksi Naik, tapi Ada Sinyal Pelemahan Bulanan

Penjualan Ritel September Diprediksi Naik, tapi Ada Sinyal Pelemahan Bulanan

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 19:05 WIB

Lulusan SMA Mulai Pasrah Cari Kerja, Tabungan Warga Makin Tipis

Lulusan SMA Mulai Pasrah Cari Kerja, Tabungan Warga Makin Tipis

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 15:04 WIB

Survei BI: Lulusan Pemilik Ijazah SMA Mulai Pesimistis Dapat Kerja

Survei BI: Lulusan Pemilik Ijazah SMA Mulai Pesimistis Dapat Kerja

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 11:37 WIB

Defisit APBN Cuma 0,93% di Agustus 2026, Ternyata Ada Peran Bank Indonesia

Defisit APBN Cuma 0,93% di Agustus 2026, Ternyata Ada Peran Bank Indonesia

Bisnis | Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:11 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×