Mentan: Warga Berpenghasilan Rendah Turun 600 Ribu Orang / Tahun

Fabiola Febrinastri

Jum'at, 12 Oktober 2018 | 08:56 WIB
Mentan: Warga Berpenghasilan Rendah Turun 600 Ribu Orang / Tahun
Menteri Pertanian (Mentan), Amran Sulaiman, menghadiri pertemuan Menteri Pertanian, Perikanan, dan Kehutanan ASEAN (AMAF) ke-40, di Hanoi, Vietnam, Kamis (11/10/2018). (Dok: Kementan)

Suara.com - Menteri Pertanian (Mentan),  Amran Sulaiman, menghadiri pertemuan Menteri Pertanian, Perikanan, dan Kehutanan ASEAN (AMAF) ke-40, di Hanoi, Vietnam, Kamis (11/10/2018). Acara dibuka Wakil Perdana Menteri Vietnam, dan dihadiri Menteri Pertanian dari Malaysia, Laos, Kambodia, Brunei, Vietnam, Thailand, dan Singapura.

Dalam pidatonya, Amran menyampaikan, Indonesia telah mengambil banyak langkah ke depan dan membuat kemajuan yang signifikan untuk keamanan pangan di kawasan ASEAN.

"Pada 2015, kami meluncurkan program 'Upaya Khusus'. Program ini berskala nasional berdasarkan pendekatan modern, inovatif dan holistik, yang mencakup perubahan kebijakan, pengembangan infrastruktur pertanian dan industri hilir, mengelola rantai pasokan, dan mengembangkan rencana pemberdayaan untuk petani dan masyarakat pedesaan," ujarnya,  di hadapan para menteri dan delegasi.

Amran melanjutkan, dengan program ini, Indonesia berhasil mencapai swasembada berkelanjutan di sejumlah komoditas makanan pokok, seperti beras, bawang merah, cabai dan jagung. Selanjutnya, ekspor pertanian Indonesia meningkat 24 persen, dan diperluas ke wilayah komoditas baru.

Namun yang paling penting, program Upaya Khusus, secara signifikan telah mendukung peningkatan kesejahteraan pedesaan. Jumlah penduduk berpenghasilan rendah di daerah pedesaan telah menurun rata-rata 600 ribu setiap tahun.

"Maret tahun ini, untuk pertama kalinya, Indonesia mencapai peringkat kemiskinan satu digit. Kemiskinan sekarang berada pada tingkat terendah sejak kemerdekaan kita," lanjutnya bangga.

Pengembangan pusat-pusat produksi yang berkelanjutan, khususnya organik, di daerah perbatasan memungkinkan Indonesia untuk mengembangkan pertanian di masyarakat pedesaan yang paling membutuhkan dan menyediakan akses yang mudah ke negara-negara tetangga ASEAN dalam hal ekspor.

Dalam pidatonya Amran juga menaruh perhatian pada makanan halal. Menurutnya, permintaan yang semakin tinggi terhadap produk makanan halal di pasar globa, membuat panduan praktik halal di tingkat ASEAN menjadi sebuah kebutuhan.

Di sektor perikanan, lanjutnya, Indonesia mempromosikan praktik perikanan yang bertanggung jawab, termasuk memerangi kegiatan perikanan yang tidak sah, tidak dilaporkan pada institusi pengelola perikanan yang berwenang, dan kegiatan perikanan yang belum diatur dalam peraturan yang ada (IUU fishing). Indonesia juga menerapkan dokumentasi tangkapan dan ketertelusuran produk ikan dan perikanan, dan meningkatkan daya saing perikanan dan kualitas produk.

baca juga

Amran mengajak para pemimpin yang duduk dalam forum AMAF, mengesahkan Nota Kebijakan Tailing Eco ASEAN, untuk mendukung Pembentukan Skema Pelabelan Ekosistem Regional ASEAN.

Atas nama Presiden RI, Joko Widodo, mentan mengundang semua kepala negara ASEAN dan para menteri di bidang kelautan dan perikanan untuk menghadiri Konferensi Laut Kita, di Bali, Indonesia, 29-30 Oktober 2018.

Menutup pidato, Amran menyampaikan optimismenya pada kemampuan masing-masing anggota ASEAN dalam memastikan ketahanan pangan di negara mereka masing-masing.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Survei Matriks: Teddy Paling Populer, Amran Terbaik di Kabinet Prabowo

Survei Matriks: Teddy Paling Populer, Amran Terbaik di Kabinet Prabowo

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 17:55 WIB

Dari Bibit hingga Panen, Ini Tantangan Petani Sawit Swadaya

Dari Bibit hingga Panen, Ini Tantangan Petani Sawit Swadaya

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:53 WIB

Peternak Mau Bangkrut Gegara Harga Ayam Turun, Tapi di Konsumen Naik

Peternak Mau Bangkrut Gegara Harga Ayam Turun, Tapi di Konsumen Naik

Bisnis | Senin, 19 Oktober 2026 | 15:26 WIB

Industri Teriak Soal Harga Beras Pecah, Begini Jawaban Mentan

Industri Teriak Soal Harga Beras Pecah, Begini Jawaban Mentan

Bisnis | Senin, 19 Oktober 2026 | 15:03 WIB

Jabat Wamentan, Alim Ditugaskan Urus Produktivitas Kedelai Hingga Bawang

Jabat Wamentan, Alim Ditugaskan Urus Produktivitas Kedelai Hingga Bawang

Bisnis | Senin, 19 Oktober 2026 | 12:26 WIB

Gak Pakai Lama! Mentan Minta Pupuk Subsidi Langsung Masuk Desa Lewat KDMP

Gak Pakai Lama! Mentan Minta Pupuk Subsidi Langsung Masuk Desa Lewat KDMP

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:32 WIB

Mafia Pangan Masih Beredar, Permainkan Harga-harga

Mafia Pangan Masih Beredar, Permainkan Harga-harga

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 18:02 WIB

Peternak Tak Usah Impor Lagi, 5 Pabrik Pakan Ternak Mau Dibangun

Peternak Tak Usah Impor Lagi, 5 Pabrik Pakan Ternak Mau Dibangun

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 15:52 WIB

Cabai Tembus Rp118 Ribu, Mentan Tak Mau Harga Pangan Lepas Kendali

Cabai Tembus Rp118 Ribu, Mentan Tak Mau Harga Pangan Lepas Kendali

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2026 | 18:05 WIB

Polemik Beras Fortifikasi: Kesalahan Produsen atau Pengalihan Isu kenaikan Harga?

Polemik Beras Fortifikasi: Kesalahan Produsen atau Pengalihan Isu kenaikan Harga?

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 14:41 WIB

Terkini

Penyebab Rupiah Meloyo dan Betah di Level Rp18.000 Hari Ini

Penyebab Rupiah Meloyo dan Betah di Level Rp18.000 Hari Ini

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:05 WIB

1.000 Beasiswa Dokter Spesialis Dibuka Tahun Ini, Mayoritas Lewat LPDP

1.000 Beasiswa Dokter Spesialis Dibuka Tahun Ini, Mayoritas Lewat LPDP

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:02 WIB

Mau Liburan Natal dan Akhir Tahun Makin Berkesan? Ini Pilihan Aktivitas Seru di Bali

Mau Liburan Natal dan Akhir Tahun Makin Berkesan? Ini Pilihan Aktivitas Seru di Bali

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:01 WIB

Pemuda Tambora Curi 2 Karung Bawang Punya Kakak Ipar, Hasilnya Buat Beli Tembakau Sintetis

Pemuda Tambora Curi 2 Karung Bawang Punya Kakak Ipar, Hasilnya Buat Beli Tembakau Sintetis

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 17:58 WIB

Jadwal Gila 5 Laga 14 Hari, Persib Bandung Tetap Pasang Target Menang di Kandang Madura United

Jadwal Gila 5 Laga 14 Hari, Persib Bandung Tetap Pasang Target Menang di Kandang Madura United

Jabar | Kamis, 22 Oktober 2026 | 17:56 WIB

Pesan Prabowo di Hari Santri Nasional: Sejarah Kemerdekaan Bangsa Lahir dari Pesantren

Pesan Prabowo di Hari Santri Nasional: Sejarah Kemerdekaan Bangsa Lahir dari Pesantren

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 17:54 WIB

Andre Rosiade: Di Jakarta Orang Heboh Tolak MBG, di Daerah Alhamdulillah Mendukung Semua

Andre Rosiade: Di Jakarta Orang Heboh Tolak MBG, di Daerah Alhamdulillah Mendukung Semua

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 17:54 WIB

GJLS Kembali ke Layar Lebar Lewat Film GJLS: Berapi-Api

GJLS Kembali ke Layar Lebar Lewat Film GJLS: Berapi-Api

Entertainment | Kamis, 22 Oktober 2026 | 17:38 WIB

Prabowo Apresiasi Perluasan Akses Keuangan hingga ke Seluruh Daerah

Prabowo Apresiasi Perluasan Akses Keuangan hingga ke Seluruh Daerah

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 17:35 WIB

Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden

Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 17:34 WIB

×