Wisata Banyuwangi Menguat, Jumlah Pengangguran Terbuka Turun 50%

Fabiola Febrinastri

Rabu, 24 Oktober 2018 | 09:05 WIB
Wisata Banyuwangi Menguat, Jumlah Pengangguran Terbuka Turun 50%
Menteri Pariwisata, Arief Yahya dan Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas. (Dok: Kemenpar)

Suara.com - Pilihan pada Kabupaten Banyuwangi, yang menjadikan pariwisata sebagai sektor unggulan sangat tepat. Perekonomian Banyuwangi ini makin melesat, karena pertumbuhannya berada di level 5,6 persen.

Pertumbuhan tersebut unggul dari pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 0,53 persen, dan unggul 0,15 persen dari Jawa Timur.

“Rapor pariwisata Banyuwangi saat ini sangat positif, dan ini buah kerja bersama dari semua elemen di Banyuwangi. Dalam beberapa tahun terakhir, kami sangat fokus mendorong sektor pariwisata, sehingga hasil positif pun didapatkan dengan luar biasa,” kata Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, Minggu (21/10/2018).

Kuatnya sektor pariwisata membuat Banyuwangi berubah. Jumlah pengangguran terbuka turun 50 persen, yaitu berada di angka 3,07 persen.

Pada 2010-an, angka pengangguran terbuka masih berada di angka 6 persen. Bagaimana kemiskinan? Problem ini ada di angka 8,64 persen, padahal 8 tahun lalu mencapai 20,09 persen.

“Kami benar-benar mendapatkan manfaat dari ini semua. Banyak problem yang teratasi. Apa yang kami usahakan ini bisa membawa manfaat besar bagi masyarakat. Kami serius membangun pariwisata, sebab potensi jangka panjangnya akan semakin bagus,” ujar Anas.

Catatan positif pun terus berlanjut. Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Banyuwangi naik 115,4 persen, yaitu di Rp 69,9 triliun. Kenaikan juga dialami pendapatan perkapitanya, yaitu Rp 43,65 juta pada 2018, padahal 2010 masih Rp 20,8 Juta. Angka ini naik 109 persen.

“Pariwisata bisa menarik sektor lain untuk maju. Kuncinya tetap pada pergerakan wisatawan,” tegasnya lagi.

Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas. (Dok: Kemenpar)
Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas. (Dok: Kemenpar)

Pergerakan wisatawan milik Banyuwangi tinggi. Jumlah arus masuk wisman tumbuh 691persen, yaitu 98.970 orang. Pada 2010, hanya 12.500 orang.

Arus wisnus tumbuh 10.639 persen, atau 4,83 juta orang di 2018. Jalur udara pun tumbuh 4.144 persen, dan berada di angka 332.550 orang. Padahal pada 2010, penumpang hanya 7.835 orang.

Tingginya angka kunjungan wisatawan tentu menjadi berkah. Para wisatawan ini mengeluarkan uangnya untuk menikmati berbagai fasilitas di Banyuwangi.

Rata-rata wisman memiliki kemampuan spending hingga Rp 2,7 juta per trip, sedangkan wisnus sekitar Rp 1,543 juta. Spending para wisatawan ini pun menghadirkan perputaran sekitar Rp 7,7 triliun per tahun.

“Perputaran uang di Banyuwangi, saat ini sangat menjanjikan. Lagi-lagi yang menikmati hasil secara langsung adalah masyarakat. Banyuwangi bisa digunakan model membangun pariwisata yang ideal. Mereka berhasil mengatasi berbagai problem yang muncul sebelumnya,” terang Plt Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kementrian Pariwisata, RI Ni Wayan Giri Adnyani.

Tumbuh dengan postur besar, pariwisata sudah menjadi penyumbang terbesar PDRB dalam tiga tahun terakhir. Rata-rata pariwisata memberikan kontribusi sebesar 10,3 persen.

Pada 2016, kontribusi pariwisata terhadap PDRB sebesar 9,5 persen dari Rp 66,3 triliun. Angka fantastis sebesar 11,07 persen dari Rp 60,18 triliun pun dibukukan pada 2015. Prosentasi ini jadi donatur terbesar pariwisata dalam 6 tahun terakhir.

“Kalau pariwisata maju, otomatis semua akan mengikuti. Porsi sumbangsihnya terhadap daerah juga akan positif,” ujar Giri Adnyani.

PAD Rp 37 miliar menjadi target The Sun Rise of Java pada 2018. Angka ini naik Rp 15 miliar dari tahun sebelumnya, Rp 22 Miliar. Optimisme ini tidak lepas dari potensi 89 hotel, 9 hotel bintang (3 dan 4), 485 homestay, dan 750 rumah makan.

Banyuwangi juga memiliki 58 destinasi wisata plus 68 travel agent.


baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Meski Turun, Jumlah Pengangguran RI Capai 7,35 Juta Orang

Meski Turun, Jumlah Pengangguran RI Capai 7,35 Juta Orang

Bisnis | Kamis, 05 Februari 2026 | 15:03 WIB

5 Rekomendasi Paket Wisata Banyuwangi: Open Trip Snorkeling atau Naik Gunung

5 Rekomendasi Paket Wisata Banyuwangi: Open Trip Snorkeling atau Naik Gunung

Lifestyle | Jum'at, 28 November 2025 | 20:55 WIB

Angka TPT Jatim Empat Tahun Terakhir Turun Signifikan Sebesar 1,55 Persen Poin Capai 4,19 Persen Per Agustus 2024

Angka TPT Jatim Empat Tahun Terakhir Turun Signifikan Sebesar 1,55 Persen Poin Capai 4,19 Persen Per Agustus 2024

News | Rabu, 06 November 2024 | 19:21 WIB

Eksplorasi Banyuwangi, Ini 3 Destinasi Wisata Eksotis di Ujung Timur Pulau Jawa

Eksplorasi Banyuwangi, Ini 3 Destinasi Wisata Eksotis di Ujung Timur Pulau Jawa

Lifestyle | Selasa, 30 Juli 2024 | 17:15 WIB

Sosok Kiai Suyuti Toha Yang Doakan dan Peluk Gibran di Banyuwangi, Ternyata Bukan Orang Sembarangan

Sosok Kiai Suyuti Toha Yang Doakan dan Peluk Gibran di Banyuwangi, Ternyata Bukan Orang Sembarangan

News | Rabu, 10 Januari 2024 | 19:36 WIB

4 Rekomendasi Tempat Wisata Hits di Banyuwangi, Suguhkan Pesona Alam Indah

4 Rekomendasi Tempat Wisata Hits di Banyuwangi, Suguhkan Pesona Alam Indah

Your Say | Selasa, 27 Juni 2023 | 15:31 WIB

Warga Pakel Aksi Mogok Makan di Kementerian ATR/BPN, Buntut Konflik Lahan Tak Kunjung Tuntas

Warga Pakel Aksi Mogok Makan di Kementerian ATR/BPN, Buntut Konflik Lahan Tak Kunjung Tuntas

News | Senin, 20 Februari 2023 | 21:57 WIB

Terkini

Bocah 7 Tahun yang Hilang Dua Hari Ditemukan Tewas di Dalam Sumur di Gunung Putri

Bocah 7 Tahun yang Hilang Dua Hari Ditemukan Tewas di Dalam Sumur di Gunung Putri

Bogor | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:38 WIB

Elektabilitas KDM Salip Prabowo, Bima Arya Tegaskan Komitmen PAN: Kawal Sampai Ujung!

Elektabilitas KDM Salip Prabowo, Bima Arya Tegaskan Komitmen PAN: Kawal Sampai Ujung!

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:37 WIB

Ghost in the Shell Umumkan Proyek Anime Baru, Science SARU Kembali Produksi

Ghost in the Shell Umumkan Proyek Anime Baru, Science SARU Kembali Produksi

Your Say | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:30 WIB

Wisata Halal Tak Cukup Andalkan Promosi, UMKM Lokal Harus Masuk Rantai Ekonomi

Wisata Halal Tak Cukup Andalkan Promosi, UMKM Lokal Harus Masuk Rantai Ekonomi

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:30 WIB

Kemendag Apresiasi Little Bandung by GoFood, Perluas Pasar Produk Lokal

Kemendag Apresiasi Little Bandung by GoFood, Perluas Pasar Produk Lokal

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:21 WIB

Bangun Tidur Pagi Hari, Perlukah Cuci Muka Pakai Sabun atau Cukup Air Saja?

Bangun Tidur Pagi Hari, Perlukah Cuci Muka Pakai Sabun atau Cukup Air Saja?

Lifestyle | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:20 WIB

Sopir BYD Tabrak dan Lindas Ojol di Blok M Negatif Narkoba, Polisi: Bukan Kabur tapi Kaget

Sopir BYD Tabrak dan Lindas Ojol di Blok M Negatif Narkoba, Polisi: Bukan Kabur tapi Kaget

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:18 WIB

Tanggapi Kritik Kabinet Gemuk, Presiden Prabowo Analogikan Luas Indonesia dengan Eropa

Tanggapi Kritik Kabinet Gemuk, Presiden Prabowo Analogikan Luas Indonesia dengan Eropa

Video | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:16 WIB

Mengingat Kembali Kelamnya Tragedi Orde Baru Lewat 3 Novel Fiksi Ini

Mengingat Kembali Kelamnya Tragedi Orde Baru Lewat 3 Novel Fiksi Ini

Your Say | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:15 WIB

Ajang WCCE 2026 Kenalkan Produk Kreatif Anak Bangsa Lewat Artisan Alley

Ajang WCCE 2026 Kenalkan Produk Kreatif Anak Bangsa Lewat Artisan Alley

Jakarta | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:07 WIB

×