Faisal Basri Bongkar 4 Proyek Infrastruktur yang Malah Rugikan Negara

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Rabu, 14 Agustus 2019 | 17:30 WIB
Faisal Basri Bongkar 4 Proyek Infrastruktur yang Malah Rugikan Negara
Ekonom Senior Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Faisal Basri. (Suara.com/Achmad Fauzi)

Suara.com - Ekonom Senior Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Faisal Basri mengatakan banyak pembangunan infrastruktur yang sia-sia dibangun. Menurutnya, pembangunan infrastruktur tersebut tak membuat untung pemerintah, melainkan hanya menjadi beban pemerintah.

Menurut Faisal terdapat empat proyek infrastruktur yang belum mendapatkan hasil untuk negara. Pertama, pembangunan Kereta Api Ringan atau Light Rail Transit (LRT) Palembang yang diklaim Faisal belum memberikan hasil untuk Indonesia.

"LRT Palembang triliunan hasilnya engga ada. Bayar listrik Rp 9 miliar aja engga bisa, ngitungnya bagaimana itu proyek," kata dia dalam sebuah diskusi di Kedai Tempo, Utan Kayu, Jakarta, Rabu (14/8/2019).

Kedua, pembangunan kereta bandara juga dinilai sia-sia. Pasalnya, hanya sedikit masyarakat yang memanfaatkan kereta yang menghubungkan Jakarta Pusat Ke Bandara Soekarno-Hatta.

"Kemudian Bandara Kertajati kita tahu lha. Tol laut yang ngangkut ternak tak terdengar nasibnya. Kalau kita bangunnya gini terus ya repot. Pendapatan pajak turun, sementara biaya naik terus," tutur dia.

Maka dari itu, Faisal Basri menyarankan agar Pemerintahan Joko Widodo merubah model pembangunan ke sektor produktif. Salah satunya, investasi di sektor manufaktur dengan membeli mesin-mesin yang menghasilkan barang dan nantinya bisa di ekspor.

Sehingga, menghasilkan devisa negara dan bisa menumbuhkan ekonomi Indonesia.

"Sebagian besar investasi Indonesia 75 persen dalam bentuk bangunan. Mesin dan peralatan cuma 10 persen. Jadi itu isinya kebanyakan produk impor kan. Kalau bangunan kan engga bisa kita ekspor," pungkas dia.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Negara Ingin Maju? Sri Mulyani Sarankan BUMN Beri Ruang untuk Swasta

Negara Ingin Maju? Sri Mulyani Sarankan BUMN Beri Ruang untuk Swasta

Bisnis | Jum'at, 02 Agustus 2019 | 15:57 WIB

Geger Bakal Tergusur Proyek Tol Solo-Jogja, Warga Borangan Klaten Urus IMB

Geger Bakal Tergusur Proyek Tol Solo-Jogja, Warga Borangan Klaten Urus IMB

Jawa Tengah | Senin, 22 Juli 2019 | 23:28 WIB

Bank BJB Siap Beri Alternatif Pembiayaan Proyek Infrastruktur Daerah

Bank BJB Siap Beri Alternatif Pembiayaan Proyek Infrastruktur Daerah

Bisnis | Kamis, 18 Juli 2019 | 11:52 WIB

Terkini

Keamanan Industri Kripto Terancam Komputer Kuantum, Apa Itu?

Keamanan Industri Kripto Terancam Komputer Kuantum, Apa Itu?

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 12:27 WIB

Nasabah BRI Prioritas Dapat Ekstra 27.000 GarudaMiles untuk Benefit Perjalanan

Nasabah BRI Prioritas Dapat Ekstra 27.000 GarudaMiles untuk Benefit Perjalanan

Jogja | Kamis, 24 September 2026 | 12:27 WIB

Airlangga Ingin Indonesia Punya AI Berbasis Data Dalam Negeri, Tak Bergantung Teknologi Asing

Airlangga Ingin Indonesia Punya AI Berbasis Data Dalam Negeri, Tak Bergantung Teknologi Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 12:25 WIB

Sosiolog UMY Sebut Pemakzulan Gibran Sulit Terjadi Tanpa Dorongan Politik Kekuatan Dalam

Sosiolog UMY Sebut Pemakzulan Gibran Sulit Terjadi Tanpa Dorongan Politik Kekuatan Dalam

News | Kamis, 24 September 2026 | 12:24 WIB

5 Sunscreen SPF 50 yang Tak Luntur saat Berkeringat, Cocok untuk Cuaca Panas

5 Sunscreen SPF 50 yang Tak Luntur saat Berkeringat, Cocok untuk Cuaca Panas

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 12:24 WIB

TECNO Megapad 2 Resmi di Indonesia: Tablet Tipis dengan Layar 2,5K dan Sentuhan AI

TECNO Megapad 2 Resmi di Indonesia: Tablet Tipis dengan Layar 2,5K dan Sentuhan AI

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 12:20 WIB

Eks Dirjen PHU Hilman Latief Terima Uang dalam Amplop dan Goodie Bag dari Direktur Maktour

Eks Dirjen PHU Hilman Latief Terima Uang dalam Amplop dan Goodie Bag dari Direktur Maktour

News | Kamis, 24 September 2026 | 12:19 WIB

Electricity Connect 2026: PLN Group Berkolaborasi Strategis, Estimasi Nilai hingga Rp3,3 Triliun

Electricity Connect 2026: PLN Group Berkolaborasi Strategis, Estimasi Nilai hingga Rp3,3 Triliun

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 12:15 WIB

Saham Keluarga Taipan Hary Tanoe Kompak Ambruk

Saham Keluarga Taipan Hary Tanoe Kompak Ambruk

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 12:11 WIB

Prabowo Kumpulkan Ahli Bahas Karhutla di Ratas, Bawa Agama dan Kurikulum Jadi Senjata Pencegahan

Prabowo Kumpulkan Ahli Bahas Karhutla di Ratas, Bawa Agama dan Kurikulum Jadi Senjata Pencegahan

News | Kamis, 24 September 2026 | 12:06 WIB

×