Jalankan Visi Jokowi - Amin, Kemenperin Genjot Pertumbuhan IKM

Bangun Santoso, Mohammad Fadil Djailani

Minggu, 27 Oktober 2019 | 10:42 WIB
Jalankan Visi Jokowi - Amin, Kemenperin Genjot Pertumbuhan IKM
Ilustrasi: Pembuatan kerajinan tangan dengan menggunakan bambu bekas salah satu bagian industri kecil dan menengah atau IKM di Indonesia. [Suara.com/Fakhri Hermansyah]

Suara.com - Kementerian Perindustrian terus berupaya memacu penumbuhan wirausaha industri baru khususnya di sektor industri kecil dan menengah (IKM). Hal ini sejalan dengan salah satu fokus kerja Kabinet Indonesia Maju dalam pemerintahan Presiden Jokowi dan Wapres Ma'ruf Amin, yakni menekankan pada pemberdayaan usaha kecil, mikro, dan menengah.

IKM berperan penting menjadi tulang punggung perekonomian nasional, bahkan mereka mampu berdiri tegak ketika kondisi ekonomi global sedang tidak stabil, kata Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Kemenperin Gati Wibawaningsih dalam siaran persnya, Minggu (27/10/2019).

Dirjen IKMA menyebutkan, IKM merupakan sektor mayoritas dari populasi industri di Indonesia. Selama ini, aktivitasnya konsisten membawa efek berganda yang luas dalam upaya mendorong pemerataan kesejahteraan masyarakat. “Pendekatan pembinaan yang kami lakukan melalui sentra, ungkapnya..

Hingga saat ini, jumlah IKM di dalam negeri melampaui 4,4 juta unit usaha atau mencapai 99% dari seluruh unit usaha industri di Tanah Air. Selain itu, sektor industri mikro, kecil, dan menengah sudah menyerap hingga 10,5 juta tenaga kerja atau berkontribusi 65% dari sektor industri secara keseluruhan.

Gati menegaskan, penumbuhan wirausaha industri baru di sektor IKM menjadi langkah strategis dalam merebut peluang dari bonus demografi yang akan dinikmati Indonesia hingga tahun 2030.

Berdasarkan studi McKinsey, penerapan industri 4.0 dan ekonomi digital, akan membutuhkan 17 juta tenaga kerja yang melek digital dan mendorong tambahan ekonomi sebesar USD 150 miliar kepada PDB nasional.

“Dari tahun 2015 sampai 2019, kami telah melatih calon wirausaha baru sebanyak 57.417 peserta. Sampai tahun 2019, jumlah calon wirausaha baru yang sudah difasilitasi mendapatkan izin usaha mencapai 12.999 pelaku IKM," paparnya.

Bahkan, untuk mendukung penumbuhan IKM di luar Pulau Jawa, Kemenperin telah berhasil membangun 22 sentra IKM sepanjang tahun 2015-2019. Dari jumlah tersebut, sebanyak 14 sentra sudah beroperasi.

Dalam upaya pengembangan IKM dan wirausaha industri baru, kami juga telah melaksanakan program restrukturisasi mesin dan peralatan kepada 341 pelaku IKM sepanjang 2015-2018, dengan nilai investasi sebesar Rp 144,65 Miliar, imbuhnya. Mesin dan alat itu antara lain diberikan kepada pelaku IKM alat angkut, sandang, aneka, barang dari kayu, furnitur, kimia, logam, mesin, serta pangan.

baca juga

Program penumbuhan wirausaha baru yang dilakukan oleh Direktorat Jenderal IKMA Kemenperin, juga menyentuh hingga ke lingkungan pondok pesantren. Tercatat, sejak tahun 2013 hingga saat ini, telah dilakukan pembinaan kepada 42 pondok pesantren yang tersebar di tujuh Provinsi (Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Yogyakarta, Lampung, Kalimantan Timur, dan Banten) dengan total jumlah peserta yang dibina sebanyak 8.628 santri.

"Bahkan, guna menjawab tantangan era industri 4.0, sejak tahun 2014 kami melakukan penumbuhan startup berbasis digital dengan melibatkan sebanyak 190 startup melalui ICT Center dan pelatihan IKM," tuturnya.

Selain itu, dalam pelaksanaan program e-Smart IKM yang diluncurkan sejak tahun 2017, Ditjen IKMA telah melaksanakan workshop e-Smart IKM yang diikuti sebanyak 10.038 peserta, dan hingga saat ini total transaksi penjualan yang dihasilkan mencapai Rp 3,27 Miliar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nadiem Jadi Calon Menteri, Sopir Ojol: Urus UMKM Lebih Cocok

Nadiem Jadi Calon Menteri, Sopir Ojol: Urus UMKM Lebih Cocok

Bisnis | Senin, 21 Oktober 2019 | 20:38 WIB

Aturan IMEI Diteken, Kemenperin Masih Berunding soal Transfer Data

Aturan IMEI Diteken, Kemenperin Masih Berunding soal Transfer Data

Tekno | Jum'at, 18 Oktober 2019 | 17:57 WIB

Genap Setahun, BIG Agent Gelar Donor Darah Serentak di 11 Kota

Genap Setahun, BIG Agent Gelar Donor Darah Serentak di 11 Kota

Bisnis | Jum'at, 18 Oktober 2019 | 16:23 WIB

UMKM Belum Banyak Tersentuh e-Commerce

UMKM Belum Banyak Tersentuh e-Commerce

Bisnis | Rabu, 16 Oktober 2019 | 14:39 WIB

Kemenperin Blak-blakan soal Alasan Pepsi Angkat Kaki dari Indonesia

Kemenperin Blak-blakan soal Alasan Pepsi Angkat Kaki dari Indonesia

Bisnis | Jum'at, 04 Oktober 2019 | 09:39 WIB

E-Commerce, Ruang UMKM Mewujudkan Mimpi dan Berkontribusi untuk Negeri

E-Commerce, Ruang UMKM Mewujudkan Mimpi dan Berkontribusi untuk Negeri

Press Release | Senin, 23 September 2019 | 16:00 WIB

Dituding Rebut Karyawan oleh Pendukung Jokowi, Ini Komentar Kaesang

Dituding Rebut Karyawan oleh Pendukung Jokowi, Ini Komentar Kaesang

News | Jum'at, 06 September 2019 | 14:03 WIB

Terkini

Defisit APBN Rp319 Triliun, Ekonomi RI Aman atau Tidak?

Defisit APBN Rp319 Triliun, Ekonomi RI Aman atau Tidak?

Bisnis | Minggu, 11 Oktober 2026 | 12:09 WIB

Hati-Hati, Kemasan Sangat Mirip! Ini Panduan BPOM Bedakan Vitamin Anak Asli dan Palsu

Hati-Hati, Kemasan Sangat Mirip! Ini Panduan BPOM Bedakan Vitamin Anak Asli dan Palsu

Health | Minggu, 11 Oktober 2026 | 12:00 WIB

Viral Video Mahasiswa Disembur Api di Asrama, Telkom University Turun Tangan

Viral Video Mahasiswa Disembur Api di Asrama, Telkom University Turun Tangan

News | Minggu, 11 Oktober 2026 | 12:00 WIB

Hendrix and Rocket: Being Brave, Rasa Takut Mengajarkan Arti Keberanian

Hendrix and Rocket: Being Brave, Rasa Takut Mengajarkan Arti Keberanian

Your Say | Minggu, 11 Oktober 2026 | 12:00 WIB

Pelembap Viva Hijau vs Kuning, Apa Bedanya? Ini Manfaat Keduanya untuk Wajah

Pelembap Viva Hijau vs Kuning, Apa Bedanya? Ini Manfaat Keduanya untuk Wajah

Lifestyle | Minggu, 11 Oktober 2026 | 11:55 WIB

Sekolah Rakyat Tak Boleh Jadi Tempat Terjadinya Tiga Dosa Besar Pendidikan

Sekolah Rakyat Tak Boleh Jadi Tempat Terjadinya Tiga Dosa Besar Pendidikan

News | Minggu, 11 Oktober 2026 | 11:45 WIB

11 Ekor Pari Mobula Satwa Dilindungi Mati Terpotong di Bali

11 Ekor Pari Mobula Satwa Dilindungi Mati Terpotong di Bali

Bali | Minggu, 11 Oktober 2026 | 11:33 WIB

He's Just Not That Into You: Kisah Cinta yang Mengajarkan Arti Kepastian

He's Just Not That Into You: Kisah Cinta yang Mengajarkan Arti Kepastian

Your Say | Minggu, 11 Oktober 2026 | 11:30 WIB

Terkena Skandal, Prudential Life Insurance Dilarang Jualan Asuransi

Terkena Skandal, Prudential Life Insurance Dilarang Jualan Asuransi

Bisnis | Minggu, 11 Oktober 2026 | 11:24 WIB

Bedak Two Way Cake Adalah Apa? Kenali Fungsi, Kelebihan, dan Perbedaannya

Bedak Two Way Cake Adalah Apa? Kenali Fungsi, Kelebihan, dan Perbedaannya

Lifestyle | Minggu, 11 Oktober 2026 | 11:18 WIB

×