Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.655.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

BPS Klaim Pengangguran dan Kemiskinan di DKI Jakarta Menurun

Iwan Supriyatna, Rifan Aditya

Kamis, 14 November 2019 | 13:29 WIB
BPS Klaim Pengangguran dan Kemiskinan di DKI Jakarta Menurun
Ilustrasi DKI Jakarta. (Dok : Pemprov DKI)

Suara.com - Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta merilis data pertumbuhan ekonomi dan tingkat kemiskinan terbaru di DKI Jakarta tahun 2019. Data BPS menunjukkan tingkat kemiskinan turun dan pertumbuhan ekonomi naik.

Dilansir dari laman jakarta.bps.go.id, Kamis (14/11/2019), ekonomi Jakarta pada triwulan III 2019 tumbuh 6,07 persen bila dibandingkan triwulan III tahun 2018.

Pertumbuhan tertinggi dicapai oleh lapangan usaha di sektor Pengadaan Listrik dan Gas sebesar 13,38 persen, diikuti oleh Informasi dan Komunikasi sebesar 11,22 persen dan Jasa Perusahaan sebesar 11,08 persen.

BPS mengklaim bahwa tingkat pengangguran di Jakarta telah menurun. Ini berdasarkan data yang dirilis pada 5 November 2019.

Pada Agustus 2019, angkatan kerja di DKI Jakarta tercatat sebanyak 5,16 juta orang dimana 4,84 juta orang merupakan penduduk bekerja. Selama periode Agustus 2018-Agustus 2019, tingkat pengangguran terbuka (TPT) di DKI Jakarta menurun sebanyak 0,02 persen poin.

Kemudian data yang dirilis oleh BPS pada 15 Juli 2019 memperlihatkan Indeks Kedalaman Kemiskinan (P1) pada Maret 2019 adalah 0,497, turun 0,006 poin jika dibandingkan September 2018 sebesar 0,503.

Jumlah penduduk miskin di DKI Jakarta berkurang 6,71 ribu orang atau turun 0,08 poin jika dibandingkan dengan September 2018 (3,55% atau 372,26 ribu orang).

Sebagaimana cuitan yang diunggah oleh akun Twitter @awemany pada Kamis (14/11/2019).

"Buat para pendukung Anies, anda bisa like tweet ini untuk rujukan kalau ada yang bilang Anies ngga kerja atau ngga mampu. Ini hard data. Bukan sekedar foto-foto pembangunan. Pertumbuhan, pemerataan dan pengurangan kemiskinan," tulis @awemany.

baca juga
Cuitan tentang data kemiskiann DKI Jakarta turun (twitter @awemany)
Cuitan tentang data kemiskiann DKI Jakarta turun (twitter @awemany)

Cuitan itu juga dikomentari oleh penulis Henry Manampiring.

"Gue bukan pendukung Anies, tapi pilkada sudah usai, dan sebagai warga DKI, data obyektif ini penting," tulis Henri lewat akunnya @newsplatter.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bantah PSI, Pemprov DKI: Anggaran Renovasi Gedung Sekolah Hanya Direvisi

Bantah PSI, Pemprov DKI: Anggaran Renovasi Gedung Sekolah Hanya Direvisi

News | Kamis, 14 November 2019 | 11:15 WIB

Skuter Listrik dan Skateboard Dikendarai di JPO, 62 Panel Rusak

Skuter Listrik dan Skateboard Dikendarai di JPO, 62 Panel Rusak

News | Rabu, 13 November 2019 | 23:44 WIB

Bawa Sapu Lidi Emak-emak Geruduk DPRD DKI Jakarta

Bawa Sapu Lidi Emak-emak Geruduk DPRD DKI Jakarta

Foto | Rabu, 13 November 2019 | 15:26 WIB

Terkini

Pembangunan PLTS Koperasi Pertama di Indonesia Capai 80 Persen

Pembangunan PLTS Koperasi Pertama di Indonesia Capai 80 Persen

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 08:56 WIB

Punya Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Stagnan Dibanderol Rp2.668.000/Gram

Punya Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Stagnan Dibanderol Rp2.668.000/Gram

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 08:36 WIB

Harga Minyak Dunia Terus Naik Sejak Selat Hormuz Kembali Diblokir

Harga Minyak Dunia Terus Naik Sejak Selat Hormuz Kembali Diblokir

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 08:14 WIB

IHSG Diprediksi Bergerak Konsolidatif Sepekan, Sentimen Timur Tengah hingga MSCI Jadi Sorotan

IHSG Diprediksi Bergerak Konsolidatif Sepekan, Sentimen Timur Tengah hingga MSCI Jadi Sorotan

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 08:01 WIB

Analisis Teknikal IHSG Hari Ini saat Wall Street Rebound

Analisis Teknikal IHSG Hari Ini saat Wall Street Rebound

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 07:54 WIB

Rupiah Diramal Ambruk ke Rp18.000, Harga Emas Berpotensi Anjlok Rp20.000 Hari Ini, Ada Apa?

Rupiah Diramal Ambruk ke Rp18.000, Harga Emas Berpotensi Anjlok Rp20.000 Hari Ini, Ada Apa?

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 07:54 WIB

SIG Bidik Pasar Renovasi Rumah Lewat MiniMix, Beton Siap Pakai Tembus Gang Sempit

SIG Bidik Pasar Renovasi Rumah Lewat MiniMix, Beton Siap Pakai Tembus Gang Sempit

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 07:45 WIB

Petani Jember Dapat Senjata Baru Lawan Penyakit Padi, Produksi Diklaim Meningkat

Petani Jember Dapat Senjata Baru Lawan Penyakit Padi, Produksi Diklaim Meningkat

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 07:39 WIB

Asing Ramai-ramai Lepas Saham BUMI, Target Harganya Tetap Meroket

Asing Ramai-ramai Lepas Saham BUMI, Target Harganya Tetap Meroket

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 07:34 WIB

Potensi Pemasukan Negara Hilang dari Program MBG, Ini Penjelasan DJP

Potensi Pemasukan Negara Hilang dari Program MBG, Ini Penjelasan DJP

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 19:34 WIB