Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.772.000
Beli Rp2.632.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.491

Bank BJB Siap Sukseskan Program Rumah Sejahtera Tahun 2020

Fabiola Febrinastri | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Jum'at, 27 Desember 2019 | 18:04 WIB
Bank BJB Siap Sukseskan Program Rumah Sejahtera Tahun 2020
Launching Program Rumah Sejahtera Tahun 2020. (Dok : Bank BJB).

Suara.com - Kepemilikan hunian menjadi salah satu kebutuhan pokok yang menjadi incaran masyarakat Indonesia yang belum mempunyai rumah tetap. Namun faktanya, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) 2015, perumahan di Indonesia masih mengalami defisit pasokan sebesar 7,6 juta hunian.

Kondisi ini membukakan peluang sekaligus tantangan bagi pelaku usaha maupun pemerintah untuk memenuhi kebutuhan hunian yang layak bagi penduduk.

Tantangan hadir tersebab tren harga properti yang selalu mengalami peningkatan setiap tahun berganti. Tak cuma itu, opsi penyediaan uang muka yang ikut merangkak seiring pertumbuhan harga juga menjadi momok tersendiri bagi masyarakat yang hendak mengakses pembiayaan kepemilikan perumahan. Di sisi lain, kondisi ini menyediakan peluang yang sangat tinggi bagi pelaku usaha untuk menyediakan pasokan rumah, tak terkecuali perbankan dalam penyediaan kredit pemilikan rumah.

Untuk menjembatani hal tersebut, pemerintah menghadirkan Program Sejuta Rumah dengan skema fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) alias subsidi kredit perumahan yang diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Program ini menjadi tumpuan harapan masyarakat Indonesia untuk bisa memiliki rumah sendiri dengan harga murah, uang muka terjangkau, tenor kredit cukup panjang dan cicilan yang ekonomis membuat produk FLPP semakin populer dan diminati masyarakat.

Sebagai mitra setia pemerintah, bank bjb turut serta memberikan dukungan demi menunjang kelancaran realisasi program satu juta rumah tersebut. Untuk penyaluran tahun 2020, bank bjb dipercaya mendapatkan kuota sebesar Rp364 miliar alias setara dengan 3.400 unit rumah dengan potensi penyaluran KPR sebesar 500 milyar. Direktur Utama bank bjb, Yuddy Renaldi optimis target tersebut dapat dilampaui.

"Kami optimis akan mencapai target yang diberikan maksimum pada Triwulan 3, dikarenakan kami saat ini memiliki 44 Kantor Cabang Penyalur FLPP dari 65 Kantor Cabang yang kami miliki. Untuk itu, kami mengharapkan penambahan kuota pada Triwulan ke-2 di bulan Juni 2020," kata Yuddy.

Optimisme dan harapan Yuddy tersebut terbilang meyakinkan, mengingat pada 2019 lalu bank bjb sanggup menyalurkan FLPP sebesar 110% dari target unit rumah. Besarnya angka penyaluran kredit ini membuat perseroan dipercaya mendapat penambahan kuota sebanyak tiga kali sepanjang 2019.

Di sektor FLPP, bank bjb tidak bisa disebut sebagai pemain baru. Faktanya, perseroan tercatat sebagai salah satu bank yang giat menyalurkan produk FLPP sejak tahun 2016. Dalam pelaksanaannya, bank bjb telah melakukan 198 perjanjian kerja sama (PKS) dengan himpunan pengembang di bawah naungan sejumlah asosiasi seperti REI, APERSI, ASPERI, APERNAS, HIMPERA dan PERUMNAS yang tersebar di Pulau Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi sampai dengan Pulau Bali.

Dari segi jumlah, total penyaluran FLPP sejak tahun 2016 sampai dengan saat ini berjumlah 3.857 unit dengan total portofolio sebanyak Rp439 miliar dengan rasio non performing loan (NPL) 0.1 persen. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bank BJB Digitalkan Pasar Baru melalui BJB Pasar Ngadigi

Bank BJB Digitalkan Pasar Baru melalui BJB Pasar Ngadigi

Bisnis | Jum'at, 27 Desember 2019 | 17:51 WIB

Bank BJB Kolaborasi Sosialisasikan Tabungan Simpanan Pelajar di Cirebon

Bank BJB Kolaborasi Sosialisasikan Tabungan Simpanan Pelajar di Cirebon

Bisnis | Senin, 23 Desember 2019 | 11:44 WIB

Bank BJB Siap Sukseskan Program Rumah Sejahtera 2020

Bank BJB Siap Sukseskan Program Rumah Sejahtera 2020

Bisnis | Jum'at, 20 Desember 2019 | 19:23 WIB

Tingkatkan Sinergi, Bank BJB Sepakat Kerja Sama dengan Koperasi Nusantara

Tingkatkan Sinergi, Bank BJB Sepakat Kerja Sama dengan Koperasi Nusantara

Bisnis | Rabu, 11 Desember 2019 | 14:45 WIB

Bank BJB Raih Penghargaan CNBC Indonesia Award 2019

Bank BJB Raih Penghargaan CNBC Indonesia Award 2019

Bisnis | Kamis, 05 Desember 2019 | 08:16 WIB

Bank BJB Raih Penghargaan Best Financial Performance Bank

Bank BJB Raih Penghargaan Best Financial Performance Bank

Bisnis | Jum'at, 29 November 2019 | 16:08 WIB

Terkini

Purbaya Balas Kritik Media The Economist: Lihat Eropa, Harusnya Puji Kita

Purbaya Balas Kritik Media The Economist: Lihat Eropa, Harusnya Puji Kita

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 15:14 WIB

Pendapatan GBK Tembus Rp 812 Miliar, Tertinggi Dalam 63 Tahun

Pendapatan GBK Tembus Rp 812 Miliar, Tertinggi Dalam 63 Tahun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 15:11 WIB

BPS: Harga Cabai Sudah Naik di 247 Kota

BPS: Harga Cabai Sudah Naik di 247 Kota

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 14:44 WIB

Teknologi Energi Surya RI Dilirik Bangladesh

Teknologi Energi Surya RI Dilirik Bangladesh

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 14:34 WIB

Lebih Sibuk dari Hormuz, Selat Malaka Jadi Ancaman 'Bom Waktu' Ekonomi Global

Lebih Sibuk dari Hormuz, Selat Malaka Jadi Ancaman 'Bom Waktu' Ekonomi Global

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 14:31 WIB

Percepat Proyek Tata Air Daan Mogot, Brantas Abipraya: Penyesuaian Badan Jalan Dilakukan Bertahap

Percepat Proyek Tata Air Daan Mogot, Brantas Abipraya: Penyesuaian Badan Jalan Dilakukan Bertahap

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 14:29 WIB

Apa yang Dimaksud Trading Halt? Ramai Dibicarakan karena IHSG Anjlok

Apa yang Dimaksud Trading Halt? Ramai Dibicarakan karena IHSG Anjlok

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 14:22 WIB

Direksi Emiten Tambang Emas AMMN Mundur

Direksi Emiten Tambang Emas AMMN Mundur

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 14:21 WIB

Dilema PI 10% Blok Ganal: Antara Hak Daerah dan Beban Investasi Jumbo

Dilema PI 10% Blok Ganal: Antara Hak Daerah dan Beban Investasi Jumbo

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 14:17 WIB

Rupiah Tembus Rp17.645, Garuda Indonesia Kian Berat Menanggung Utang Dolar

Rupiah Tembus Rp17.645, Garuda Indonesia Kian Berat Menanggung Utang Dolar

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 14:05 WIB