Crown Group Beberkan Prospek Properti di Sydney

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Senin, 24 Februari 2020 | 13:37 WIB
Crown Group Beberkan Prospek Properti di Sydney
Crown Group.

Suara.com - Crown Group, salah satu perusahaan pengembang properti swasta terbesar di Australia, memberikan informasi terkini pasar properti di Sydney.

Michael Yardney, seorang penasehat investasi terkemuka serta penulis buku-buku terlaris di Australia memberikan ulasannya perihal perkembangan pasar properti kota Sydney untuk tahun 2020.

"Pasar properti Sydney sedang dalam arah yang tepat untuk kembali bangkit berdasarkan data selama 12 bulan terakhir hingga Desembar 2019," ungkap Michael Yardney dalam keterangannya, Senin (24/2/2020).

"Bahkan selama 40 tahun terakhir, pertumbuhan rata-rata properti yang terjadi di kota Sydney mencapai 7,4 persen yang artinya adalah banyak properti yang nilai nya menjadi dua kali lipat di setiap dekade," tambahnya.

Sebagai informasi, harga 1 unit apartemen tipe 1 kamar tidur di V by Crown Group di Parramatta pada tahun 2014 adalah Rp 6,25 miliar dan tahun 2018 sudah bernilai Rp 7,65 Miliar.

Sementara tipe unit apartemen 1 bed + study di Skye by Crown Group di North Sydney pada tahun 2013 adalah Rp 7,6 miliar dan pada tahun 2018 sudah mencapai Rp 9,67 miliar.

Menanggapi ulasan Michael Yeardney, CEO dan pendiri Crown Group, Iwan Sunito mengungkapkan, pergeseran tren hunian di Sydney sudah terasa dalam 2 dekade terakhir.

Pertumbuhan penduduk yang pesat mengakibatkan bertambahnya jumlah tenaga kerja usia muda yang memiliki preferensi tersendiri untuk hunian tempat tinggal.

Hal ini menyebabkan semakin besarnya golongan usia produktif yang lebih menyukai hunian yang dekat dengan tempat mereka bekerja dan dikelilingi oleh pusat perbelanjaan dan kuliner.

baca juga

"Dan ini mengakibatkan tergerusnya popularitas rumah tapak melalui keberadaan hunian vertikal," imbuh Iwan.

Menurut laporan yang dibuat oleh Worldpopulationreview.com, dilaporkan bahwa sejak 2015, populasi Sydney telah tumbuh sebesar 381.694 jiwa yang mewakili 1,63 persen dari perubahan tahunan.

"Inilah salah satu penyebab utama pertumbuhan jumlah hunian vertikal di Sydney," jelas dia.

Laporan yang dibuat oleh PBB mengungkapkan bahwa pada tahun 2050, 68 persen populasi Dunia akan menempati area perkotaan. Jumlah ini akan meningkat dari saat ini yang hanya sebesar 55 persen.

Laporan PBB tersebut juga memprediksikan adanya tambahan 2,5 juta orang yang akan tinggal di kota 30 tahun ke depan.

"Pasar properti Australia sempat mencapai puncaknya dengan pertumbuhan sebesar 17 persen pada tahun 2017 dan bukanlah hal yang mustahil apabila di tahun 2020 ini pertumbuhan nilai properti akan kembali menyentuh angka dua digit sesuai prediksi dari SQM Research," pungkas Iwan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peminat Apartemen Crown Group Melonjak, 10 Persen Pembelinya Orang RI

Peminat Apartemen Crown Group Melonjak, 10 Persen Pembelinya Orang RI

Bisnis | Senin, 10 Februari 2020 | 11:14 WIB

Milenial Masih Dominasi Pencari Properti Secara Online

Milenial Masih Dominasi Pencari Properti Secara Online

Bisnis | Kamis, 06 Februari 2020 | 14:24 WIB

PSK Berusia 69 Tahun yang Tinggal Sendirian Ditemukan Tewas di Sydney

PSK Berusia 69 Tahun yang Tinggal Sendirian Ditemukan Tewas di Sydney

News | Senin, 20 Januari 2020 | 14:26 WIB

Terkini

Buntut Temuan Sel Mewah, Kalapas Cibinong dan 4 Pejabat Resmi Dicopot

Buntut Temuan Sel Mewah, Kalapas Cibinong dan 4 Pejabat Resmi Dicopot

Bogor | Sabtu, 26 September 2026 | 20:18 WIB

Doomscrolling: Antara Kepedulian Sosial dan Rasa Putus Asa yang Mengintai

Doomscrolling: Antara Kepedulian Sosial dan Rasa Putus Asa yang Mengintai

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 20:15 WIB

Evaluasi Problem Ekonomi: AEI Soroti Risiko Fiskal hingga Deforestasi

Evaluasi Problem Ekonomi: AEI Soroti Risiko Fiskal hingga Deforestasi

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 20:10 WIB

Resmi di Indonesia! Redmi Note 17 Pro Max Bawa Baterai Jumbo 10.000 mAh

Resmi di Indonesia! Redmi Note 17 Pro Max Bawa Baterai Jumbo 10.000 mAh

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 20:00 WIB

4 Pore Tightening Toner Atasi Tekstur Kasar dan Bruntusan Kulit Berminyak

4 Pore Tightening Toner Atasi Tekstur Kasar dan Bruntusan Kulit Berminyak

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 19:35 WIB

Demi Penuhi Standar, Kendal Tornado FC Bantu Lampu Stadion Sriwedari Rp 1 Miliar

Demi Penuhi Standar, Kendal Tornado FC Bantu Lampu Stadion Sriwedari Rp 1 Miliar

Surakarta | Sabtu, 26 September 2026 | 19:34 WIB

Dari Kuliner hingga Hiburan, Travel Agent Bandung Mulai Lirik Kawasan Wisata Ini di Ibu Kota

Dari Kuliner hingga Hiburan, Travel Agent Bandung Mulai Lirik Kawasan Wisata Ini di Ibu Kota

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 19:13 WIB

Akademisi Diajak Kontribusikan Gagasan untuk Jakarta Vision

Akademisi Diajak Kontribusikan Gagasan untuk Jakarta Vision

Bisnis | Sabtu, 26 September 2026 | 19:06 WIB

Ada Perbaikan Jalan, Akses Jalan Kunir Kota Tua Ditutup Mulai Minggu Malam! Ini Rute Alternatifnya

Ada Perbaikan Jalan, Akses Jalan Kunir Kota Tua Ditutup Mulai Minggu Malam! Ini Rute Alternatifnya

News | Sabtu, 26 September 2026 | 19:05 WIB

Buku All The Bright Places, Meruntuhkan Stigma Negatif Isu Mental Health

Buku All The Bright Places, Meruntuhkan Stigma Negatif Isu Mental Health

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 19:00 WIB

×