2 Warga Depok Positif Corona, Pemerintah Pelototi Dampak Ekonominya

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 04 Maret 2020 | 09:55 WIB
2 Warga Depok Positif Corona, Pemerintah Pelototi Dampak Ekonominya
Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara. (Suara.com/Fadil)

Suara.com - Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara makin mengencangkan ikat kepala usai diumumkannya kasus positif virus corona di Indonesia.

Suahasil tak mau nasib Indonesia akan serupa dengan ekonomi China yang berdampak begitu besar terhadap roda perekonomian negara tirai bambu tersebut.

"Kalau di Tiongkok kan yang kena infeksi corona sudah mulai menurun tapi ternyata di negara lain baru mulai muncul. Italia, Korea mulai, lalu Indonesia kemarin diumumkan ada yang infeksi jadi ini belum berhenti masih akan berlanjut," kata Suahasil di Kementerian Keuangan, Selasa (3/3/2020) kemarin.

Suahasil menuturkan, dirinya bersama dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati bakal terus memonitor perkembangan kasus virus corona di dalam negeri, sejumlah kebijakan ekonomi pun kata dia sudah dipersiapkan untuk mengantisipasi perkembangan virus corona yang lebih cepat.

"Nah itu kita akan terus memantau secara serius dampak situasi kepada perekonomian kita," katanya.

Suahasil menyatakan, bahwa dampak virus corona ini sangat membuat ekonomi global menurun cukup dalam, hanya dengan waktu yang singkat peristiwa ini membuat ekonomi global slow down.

"Kita kan lihat merebaknya virus corona ini sudah sejak akhir Januari nah selama Februari ini kita lihat dengan sangat serius terutama dampaknya ke perekonomian global " katanya.

Seperti diketahui, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menjelaskan, dua warga Indonesia terinfeksi virus corona ternyata warga Depok, Jawa Barat. Dua orang itu tertular dari WNA Jepang.

Mereka adalah seorang ibu dan anak. Seorang ibu itu berusia 64 tahun. Sementara anaknya 31 tahun.

baca juga

"Sudah melakukan isolasi rumah. Terkenanya di Jakarta, domisili Depok," kata Terawan di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (2/3/2020).

Hal itu diumumkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam pernyataan persnya di Istana Kepresidenan Jakarta. Kini mereka tengah dirawat di sebuah rumah sakit.

"Seorang ibu 64 tahun dan putrinya 31 tahun. Kami cek pada posisi yang sakit. Dicek dan tadi pagi saya mendapatkan laporan dari Menkes bahwa ibu ini dan putrinya positif corona," ujar Jokowi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Suhu Tubuh di Atas 37 Derajat, Tamu dan PNS Balai Kota DKI Dilarang Masuk

Suhu Tubuh di Atas 37 Derajat, Tamu dan PNS Balai Kota DKI Dilarang Masuk

News | Rabu, 04 Maret 2020 | 09:31 WIB

IHSG Mulai Merangkak Naik Usai Jatuh Dihantam Corona

IHSG Mulai Merangkak Naik Usai Jatuh Dihantam Corona

Bisnis | Rabu, 04 Maret 2020 | 09:25 WIB

Bukan Corona, Ini 3 Tantangan Yang Menghadang Ekonomi Indonesia

Bukan Corona, Ini 3 Tantangan Yang Menghadang Ekonomi Indonesia

Bisnis | Rabu, 04 Maret 2020 | 08:54 WIB

Terkini

Ulasan Hyper Knife: Obsesi, Pengkhianatan, dan Dendam di Meja Operasi

Ulasan Hyper Knife: Obsesi, Pengkhianatan, dan Dendam di Meja Operasi

Your Say | Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:30 WIB

Pasokan Gas RI Bertambah Setelah Sumur Jangkrik North East-6 Beroperasi

Pasokan Gas RI Bertambah Setelah Sumur Jangkrik North East-6 Beroperasi

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:29 WIB

Komisi II DPR Minta Anggota KPU Terlibat Pasal Selundupan Gibran Diblacklist

Komisi II DPR Minta Anggota KPU Terlibat Pasal Selundupan Gibran Diblacklist

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:23 WIB

Bagaimana Cara Menghilangkan Bau Busuk Membandel di dalam Kulkas Mati?

Bagaimana Cara Menghilangkan Bau Busuk Membandel di dalam Kulkas Mati?

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:15 WIB

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, PKS Beri Catatan Kritis dari Pangan hingga Kesejahteraan Guru

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, PKS Beri Catatan Kritis dari Pangan hingga Kesejahteraan Guru

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:11 WIB

Saat Pesantren dan Ormas Islam Jadi Pahlawan Pendidikan di Pelosok Bogor

Saat Pesantren dan Ormas Islam Jadi Pahlawan Pendidikan di Pelosok Bogor

Bogor | Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:11 WIB

Pakai Minyak Zaitun atau Body Lotion Dulu Biar Kulit Glowing? Ini Urutannya yang Tepat

Pakai Minyak Zaitun atau Body Lotion Dulu Biar Kulit Glowing? Ini Urutannya yang Tepat

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:10 WIB

Bocoran Rapat Kabinet, Prabowo Mau Renovasi 407 RS di Seluruh Indonesia

Bocoran Rapat Kabinet, Prabowo Mau Renovasi 407 RS di Seluruh Indonesia

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:06 WIB

Khalid Basalamah Ungkap Biaya Percepatan Haji US$4.500 per Jemaah di Sidang Korupsi

Khalid Basalamah Ungkap Biaya Percepatan Haji US$4.500 per Jemaah di Sidang Korupsi

Sumsel | Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:06 WIB

Penyebab Rupiah Meloyo dan Betah di Level Rp18.000 Hari Ini

Penyebab Rupiah Meloyo dan Betah di Level Rp18.000 Hari Ini

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:05 WIB

×