Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.772.000
Beli Rp2.632.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.491

Ganjar Pranowo : Cadangan Pangan Jateng Cukup hingga Tujuh Bulan ke Depan

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Selasa, 17 Maret 2020 | 10:51 WIB
Ganjar Pranowo : Cadangan Pangan Jateng Cukup hingga Tujuh Bulan ke Depan
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat meninjau Stadion Manahan Solo, Jumat (27/9/2019). [Suara.com/Ari Purnomo]

Suara.com - Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo mengatakan,  cadangan pangan bagi masyarakat di kawasan ini cukup hingga tujuh bulan ke depan. Ia berharap, masyarakat tidak melakukan pembelian bahan pokok secara besar-besaran untuk mengantisipasi penularan Virus Corona. 

"Cadangan pangan kita mampu untuk mencukupi kebutuhan selama tujuh bulan," kata Ganjar, usai rapat bersama jajarannya, Jateng, Senin (16/3/2020). 

Berbeda dengan rapat Sabtu (14/3/2020), kali ini Ganjar beserta jajarannya fokus membahas dampak ekonomi akibat merebaknya Virus Corona. Salah satu yang dibahas secara intens adalah sektor pangan.

Ganjar mengatakan, kebutuhan pangan utama di Jateng adalah beras.

"Beras di Bulog masih bisa untuk tujuh bulan. Nanti pada April kita akan panen 1,6 juta ton," katanya. 

Selain beras, cadangan yang masih bisa diandalkan adalah jagung karena mencapai 1,7 juta ton. Pada April nanti juga akan panen raya mencapai 1,7 juta ton.

Namun jika untuk mencukupi kebutuhan pakan ternak, jumlah tersebut hanya bertahan sampai April. 

Sementara itu, cadangan yang menipis adalah gula pasir yang hanya 500 ton dan bawang putih sebanyak 500 ton pula. Dengan jumlah tersebut, cadangan gula pasir dan bawang putih hanya akan mampu bertahan sampai tujuh hari.

Menurut Ganjar, kekurangan tersebut bakal segera teratasi, terlebih keran impor telah dibuka karena Tiongkok telah membuka diri.

"Kita utamakan untuk bawang putih dan gula. Tapi untuk gula sebenarnya kita punya subtitusinya yaitu gula aren atau gula semut," kata Ganjar. 

Untuk gula aren ataupun gula semut, menurut Ganjar bisa jadi alternatif, terutama bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang berproduksi memanfaatkan gula.

"Tadi Pak Wagub (Gus Yasin), usulannya sangat bagus untuk subtitusi gula itu. Momen ini, selain kita menghadapi musibah, juga sebenarnya menguji seberapa kuat ketahanan pangan kita," tandasnya. 

Melihat kondisi tersebut, Ganjar berharap, masyarakat tidak perlu mengkhawatirkan kondisi pangan, apalagi sampai melakukan pembelian bahan pokok besar-besaran. 

"Tetap tenang, kalau terjadi hal darurat kita siap pangan kita," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ganjar Tegaskan Sekolah Diliburkan, Bupati Boyolali: SD dan SMP Tetap Masuk

Ganjar Tegaskan Sekolah Diliburkan, Bupati Boyolali: SD dan SMP Tetap Masuk

Jawa Tengah | Minggu, 15 Maret 2020 | 20:53 WIB

Gubernur Jateng Perintahkan Semua Pihak Lacak Kemungkinan Infeksi Corona

Gubernur Jateng Perintahkan Semua Pihak Lacak Kemungkinan Infeksi Corona

News | Minggu, 15 Maret 2020 | 20:44 WIB

Pemprov Jateng Kecolongan, Satu Penumpang Colombus Masuk Daftar PDP Corona

Pemprov Jateng Kecolongan, Satu Penumpang Colombus Masuk Daftar PDP Corona

Jawa Tengah | Minggu, 15 Maret 2020 | 17:10 WIB

Setelah Solo, Kasus Pasien Positif Corona Muncul di Semarang dan Magelang

Setelah Solo, Kasus Pasien Positif Corona Muncul di Semarang dan Magelang

Jawa Tengah | Minggu, 15 Maret 2020 | 15:38 WIB

Satu Warga Semarang Positif Corona, Punya Riwayat Perjalanan ke Bali

Satu Warga Semarang Positif Corona, Punya Riwayat Perjalanan ke Bali

Jawa Tengah | Minggu, 15 Maret 2020 | 14:32 WIB

Satu Warga Semarang Positif Virus Corona, Dirawat di RSUP Kariadi

Satu Warga Semarang Positif Virus Corona, Dirawat di RSUP Kariadi

Jawa Tengah | Minggu, 15 Maret 2020 | 14:12 WIB

Terkini

BPS: Harga Cabai Sudah Naik di 247 Kota

BPS: Harga Cabai Sudah Naik di 247 Kota

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 14:44 WIB

Teknologi Energi Surya RI Dilirik Bangladesh

Teknologi Energi Surya RI Dilirik Bangladesh

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 14:34 WIB

Lebih Sibuk dari Hormuz, Selat Malaka Jadi Ancaman 'Bom Waktu' Ekonomi Global

Lebih Sibuk dari Hormuz, Selat Malaka Jadi Ancaman 'Bom Waktu' Ekonomi Global

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 14:31 WIB

Percepat Proyek Tata Air Daan Mogot, Brantas Abipraya: Penyesuaian Badan Jalan Dilakukan Bertahap

Percepat Proyek Tata Air Daan Mogot, Brantas Abipraya: Penyesuaian Badan Jalan Dilakukan Bertahap

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 14:29 WIB

Apa yang Dimaksud Trading Halt? Ramai Dibicarakan karena IHSG Anjlok

Apa yang Dimaksud Trading Halt? Ramai Dibicarakan karena IHSG Anjlok

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 14:22 WIB

Direksi Emiten Tambang Emas AMMN Mundur

Direksi Emiten Tambang Emas AMMN Mundur

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 14:21 WIB

Dilema PI 10% Blok Ganal: Antara Hak Daerah dan Beban Investasi Jumbo

Dilema PI 10% Blok Ganal: Antara Hak Daerah dan Beban Investasi Jumbo

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 14:17 WIB

Rupiah Tembus Rp17.645, Garuda Indonesia Kian Berat Menanggung Utang Dolar

Rupiah Tembus Rp17.645, Garuda Indonesia Kian Berat Menanggung Utang Dolar

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 14:05 WIB

5 Saham Ini Paling Banyak Dijual Investor Asing di Sesi I

5 Saham Ini Paling Banyak Dijual Investor Asing di Sesi I

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 13:33 WIB

IHSG Keok ke 6.400, Purbaya Minta Investor Tak Takut: Serok Bawah Sekarang, 1-2 Hari Balik

IHSG Keok ke 6.400, Purbaya Minta Investor Tak Takut: Serok Bawah Sekarang, 1-2 Hari Balik

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 13:06 WIB