Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.772.000
Beli Rp2.632.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.491

Bersama IPB, Baznas Selenggarakan Islamic Economics Winter Course 2020

Fabiola Febrinastri | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Kamis, 17 September 2020 | 08:00 WIB
Bersama IPB, Baznas Selenggarakan Islamic Economics Winter Course 2020
Islamic Economics Winter Course 2020. (Dok : Baznas).

Suara.com - Institut Pertanian Bogor (IPB) bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) bekerja sama menggelar forum intelektual dalam bentuk short course dengan judul Islamic Economics Winter Course 2020. Berbeda dengan acara Islamic Economics Winter Course sebelumnya, acara tahun ini berlangsung melalui media daring yang digelar selama tujuh hari, mulai Senin (14/9/2020) hingga Rabu (23/9/2020).

Mengangkat tema “Islamic Social Finance and Its Role for Achieving SDGs", forum ini mengundang narasumber dengan kualifikasi yang tinggi di bidang Islamic Social Finance dan dikenal baik di seluruh belahan dunia. Diantaranya oleh Dr. Resfa Fitri selaku Ketua Panitia, Rektor IPB, Prof Arif Satria, Direktur Puskas BAZNAS, Dr. Muhammad Hasbi Zaenal, Ketua Komunitas Islam di Bosnia Herzegovina, Dr. Elnur Salihovic, Ketua Departemen Ilmu Ekonomi Syariah IPB, Dr. Asep Nurhalim, Direktur Direktorat Program Internasional IPB, Prof. Iskandar Zulkarnaen Siregar, Dekan Fakultas Ekonomi dan Manajemen IPB, Prof Nunung Nuryatono.

Para peserta Islamic Economics Winter Course berjumlah 78 dengan background yang beragam dari praktisi, peneliti dan akademisi. Tidak hanya itu, lebih dari sepertiga peserta berasal dari luar negeri seperti India, Bangladesh, Kenya, Malaysia, Algeria, Maroko, Singapura, Nigeria, Sri Lanka hingga Jerman.

Direktur Pusat Kajian dan Strategis BAZNAS, Dr. Muhammad Hasbi Zaenal mengatakan dengan peserta yang memiliki latar belakang yang beragam, forum ini dapat menjadi network baru dan unik yang bisa memperkaya pengalaman mengenai Islamic Social Finance.

“Terima kasih kepada IPB atas kerja sama yang terjalin dengan melibatkan BAZNAS dalam forum internasional ini. Islamic Social Finance memiliki potensi yang luar biasa untuk mengembangkan dan menggapai aspirasi SDGs. Hal tersebut dapat dilihat dari berbagai jenis program yang dilakukan oleh berbagai instrumen dari Islamic Social Finance seperti Zakat, Wakaf dan keuangan mikro, yang memiliki irisan dengan tercapainya SDGs, diantaranya adalah pengentasan kemiskinan dan kelaparan, pendidikan berkualitas, air dan sanitasi dan banyak lainnya,” ujar Hasbi.

Hasbi menambahkan dari forum ini, diharapkan akan lahir perspektif, strategi dan kajian yang tak hanya relevan dengan isu pandemi Covid-19, namun juga menjadi wadah optimisme baru untuk memacu potensi Islamic Social Finance dalam upayanya memenuhi SDGs.

“Forum Islamic Economics Winter Course ini juga dapat membuat banyak terobosan dan memperbarui semangat untuk membumikan ekonomi Islam dengan segala manfaatnya bagi masyarakat,” katanya.

Forum Islamic Economics Winter Course 2020 ini terbagi menjadi empat pembahasan utama. Pembahasan pertama bertemakan filosofi ekonomi Islam dan pengenalan terhadap Islamic Social Finance sebagai salah satu instrumen utama ekonomi Islam. Tema pertama ini dilakukan di hari kedua dan disampaikan oleh Prof. Mehmet Asutay (Durham University) dan Dr. Aishath Muneeza (INCEIF). Pembahasan kedua memiliki tema yang berkaitan dengan zakat dan berlangsung pada hari ketiga dan keempat dibawakan oleh Assoc. Prof. Mustafa Omar (IIUM), Dr Irfan Syauqi Beik (BAZNAS), Prof. Abdul Ghafar (USIM) serta Yasmina Francke (Lembaga Zakat Afrika Selatan).

Pembahasan ketiga bertemakan wakaf dan disampaikan oleh Prof. Raditya Sukmana (UNAIR) dan Dr. Hendri Tanjung (BWI) pada hari kelima. Lalu, tema keempat pada hari keenam adalah keuangan mikro yang dibawakan oleh Dr. Mohammed Obaidullah (IsDB) dan Prof. Habib Ahmed (Durham University).

Pada hari penutup, para peserta akan dapat berdiskusi dan melihat langsung dampak dari Islamic Social Finance dengan desa binaan BAZNAS yaitu kampung Batik dan Tegalwaru.

Dalam menghadapi Covid-19, celah untuk memenuhi aspirasi SDGs semakin besar. Pandemi ini memiliki dampak luar biasa yang menyebabkan buruknya kesehatan serta meningkatnya jumlah pengangguran dan kemiskinan. Di satu sisi, jumlah kasus Covid-19 di Indonesia telah menembus angka 200.000 dan banyak rumah sakit yang sudah tak bisa mengakomodasi jumlah yang semakin naik.

Di sisi lain, pada kuarter kedua tahun 2020, PDB Indonesia jatuh secara drastis pada minus 5.23% dan oleh karena itu ekonomi berisiko untuk jatuh ke jurang resesi.

“Menghadapi fenomena ini, peran Islamic Social Finance semakin krusial dalam membantu dan meringankan masyarakat yang terdampak,” tutup Hasbi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bambang Sudibyo Raih Penghargaan Kepemimpinan Zakat Dunia GIFA 2020

Bambang Sudibyo Raih Penghargaan Kepemimpinan Zakat Dunia GIFA 2020

Bisnis | Selasa, 15 September 2020 | 18:59 WIB

Mampu Berdayakan Rakyat Miskin, Baznas Raih Global Islamic Finance Award

Mampu Berdayakan Rakyat Miskin, Baznas Raih Global Islamic Finance Award

News | Selasa, 15 September 2020 | 08:48 WIB

Hadapi Dampak Pandemi, Baznas Beri Pelatihan bagi Pelaku Usaha Mikro

Hadapi Dampak Pandemi, Baznas Beri Pelatihan bagi Pelaku Usaha Mikro

Bisnis | Rabu, 09 September 2020 | 20:17 WIB

Cegah Penularan Covid-19, Baznas dan ITB Kembangkan Kecerdasan Buatan

Cegah Penularan Covid-19, Baznas dan ITB Kembangkan Kecerdasan Buatan

News | Rabu, 02 September 2020 | 18:42 WIB

AXA Mandiri Salurkan Dana Surplus melalui Baznas untuk Bantu Masyarakat

AXA Mandiri Salurkan Dana Surplus melalui Baznas untuk Bantu Masyarakat

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2020 | 15:15 WIB

Baznas Luncurkan Bantuan Pendidikan bagi Anak Yatim, Program Beasiswa Mulia

Baznas Luncurkan Bantuan Pendidikan bagi Anak Yatim, Program Beasiswa Mulia

Bisnis | Kamis, 20 Agustus 2020 | 16:40 WIB

Terkini

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:10 WIB

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:08 WIB

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:02 WIB

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:56 WIB

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:52 WIB

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:45 WIB

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:18 WIB

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:50 WIB

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:45 WIB

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:42 WIB