Microstrategy Inc Borong Bitcoin Senilai Rp 8,8 Triliun

Iwan Supriyatna | Achmad Fauzi | Suara.com

Selasa, 22 September 2020 | 09:28 WIB
Microstrategy Inc Borong Bitcoin Senilai Rp 8,8 Triliun
Ilustrasi aplikasi transaksi bitcoin di telepon seluler. [Shutterstock]

Suara.com - Microstrategy Inc, perusahaan terbuka yang listing di bursa saham Amerika Serikat, NASDAQ membeli bitcoin sebanyak 55.226 BTC atau senilai 600 juta dolar AS atau setara Rp 8,8 triliun.

Padahal, awalnya CEO Microstrategy Inc. Michael Saylor sempat skeptis dengan kehadiran bitcoin. Dalam beberapa wawancaranya, dia juga meyakini bahwa bitcoin lebih baik dibandingkan emas.

Microstrategy baru-baru ini membuat sejarah menjadi perusahaan publik pertama yang menghabiskan banyak uang dalam membeli bitcoin.

Menanggapi hal ini, CEO Indodax Oscar Darmawan mengatakan, perusahaan bitcoin dan crypto exchanger di Indonesia mengatakan, bahwa dengan semakin dekatnya resesi ekonomi secara global ini mulai ada tren diversifikasi aset, khususnya di berbagai perusahaan terbuka untuk mengamankan kekayaan. Salah satu caranya adalah membeli bitcoin.

"Bitcoin di Eropa maupun benua lain menjadi salah satu favorit aset yang dipegang dalam menyiapkan diri menghadapi resesi. Karena performa Bitcoin cenderung stabil dan menguat dalam 10 tahun terakhir," ujar Oscar Darmawan dalam keterangannya, Selasa (22/9/2020).

Para Fund Manager di seluruh dunia mulai berpandangan sebagian aset dialihkan ke cryptocurrency adalah salah satu langkah yang strategis. Ini sebagaimana pedoman utama investasi yaitu jangan menaruh seluruh telur dalam satu keranjang.

"Sistem ekonomi yang saling terhubung sekarang membuat aset apapun saling terhubung, kecuali seperti emas dan bitcoin. Sehingga menjadikan bitcoin sebagai salah satu aset paling layak dibeli," kata Oscar Darmawan.

Menurutnya, orang-orang sudah mengetahui bahwa bitcoin memiliki banyak keunggulan. Oscar Darmawan mengatakan, bitcoin juga memiliki kemudahan likuiditas.

"Bitcoin bahkan lebih liquid dari pada emas fisik. Kalau sewaktu-waktu kita perlu uang darurat, maka lebih mudah untuk diperjual-belikan," imbuhnya.

Sebelumnya, investor-investor kakap di Amerika Serikat dan belahan dunia lain sudah lebih dulu melakukan hal yang sama, sebut saja seperti investor ternama seperti Paul Tudor Jones.

Tak sedikit juga diantara investor tersebut yang awalnya skeptis dengan kehadiran bitcoin. Tidak menutup kemungkinan, perusahaan-perusahaan lainnya, baik yang terbuka atau tidak terbuka juga mengikuti pendahulunya dalam investasi bitcoin.

Menurut Oscar Darmawan, akses memiliki bitcoin terbuka untuk siapa saja. Baik itu investor individu yang awam ataupun yang sudah mahir dan juga perusahaan atau korporasi sekalipun.

"Di Indonesia sendiri Bitcoin cukup mudah diperjual belikan melalui bitcoin exchange seperti Indodax dan bisa dibeli oleh siapa saja," sebutnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengenal Perbedaan P2P, Spot dan Margin Trading di Ruang Kripto

Mengenal Perbedaan P2P, Spot dan Margin Trading di Ruang Kripto

Bisnis | Kamis, 10 September 2020 | 11:19 WIB

Ethereum Naik Hampir 200 Persen Karena Perkembangan Decentralized Finance

Ethereum Naik Hampir 200 Persen Karena Perkembangan Decentralized Finance

Bisnis | Kamis, 03 September 2020 | 13:38 WIB

Indodax Gelar Kompetisi Film Pendek Berhadiah Ratusan Juta Rupiah

Indodax Gelar Kompetisi Film Pendek Berhadiah Ratusan Juta Rupiah

Bisnis | Selasa, 01 September 2020 | 07:08 WIB

Terkini

RAAM Catat Rugi Bersih Menyusut dan Siap Ekspansi Bioskop

RAAM Catat Rugi Bersih Menyusut dan Siap Ekspansi Bioskop

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 07:37 WIB

Gaji Pensiunan Naik Tahun 2026? Ini Kata PT Taspen

Gaji Pensiunan Naik Tahun 2026? Ini Kata PT Taspen

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 06:59 WIB

Daftar Lengkap Tarif Listrik PLN Terbaru untuk Semua Golongan

Daftar Lengkap Tarif Listrik PLN Terbaru untuk Semua Golongan

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 06:51 WIB

Sambangi Korsel, Bahlil Hasilkan 3 Kerja Sama Strategis di Sektor Energi

Sambangi Korsel, Bahlil Hasilkan 3 Kerja Sama Strategis di Sektor Energi

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:45 WIB

Tak Asal Tanam, Petani Sawit Mulai 'Melek' Gunakan Metode Ilmiah

Tak Asal Tanam, Petani Sawit Mulai 'Melek' Gunakan Metode Ilmiah

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:39 WIB

Sumbang Rp 4,96 T, ITDC Beberkan Efek MotoGP ke Ekonomi RI

Sumbang Rp 4,96 T, ITDC Beberkan Efek MotoGP ke Ekonomi RI

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:32 WIB

Menaker: WFH Tidak Boleh Kurangi Gaji dan Tunjangan Karyawan

Menaker: WFH Tidak Boleh Kurangi Gaji dan Tunjangan Karyawan

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:21 WIB

Ekonom Beberkan Solusi Agar APBN Tak Terbebani Subsidi Energi

Ekonom Beberkan Solusi Agar APBN Tak Terbebani Subsidi Energi

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:05 WIB

WFH Seminggu Sekali untuk Swasta Tak Harus Setiap Jumat

WFH Seminggu Sekali untuk Swasta Tak Harus Setiap Jumat

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 21:33 WIB

Dorong WFH 1 Hari dalam Sepekan, Menaker Pastikan Hak Pekerja Tak Dipangkas

Dorong WFH 1 Hari dalam Sepekan, Menaker Pastikan Hak Pekerja Tak Dipangkas

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 19:38 WIB