Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Pertamina Tambah Alokasi Penyaluran LPG Bersubsidi 3 Kg

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Selasa, 09 Februari 2021 | 13:15 WIB
Pertamina Tambah Alokasi Penyaluran LPG Bersubsidi 3 Kg
Petugas menata tabung gas LPG 3 kg sebelum pengisian ulang di agen LPG, Bandung, Jawa Barat, Kamis (7/6). (Antara)

Suara.com - PT Pertamina (Persero) masih menjalankan penugasan pemerintah terkait penyaluran subsidi minyak dan gas (Migas) ke masyarakat pada tahun 2021 ini. Salah satunya, penyaluran LPG bersubsidi yaitu LPG 3 kilogram atau lebih dikenal LPG melon.

"Kami distribusi LPG subsidi. Kami sudah mendapatkan lokasinya dan ini terimakasih juga sudah dibahas dan diputuskan," ujar Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati dalam rapat dengar pendapatan dengan Komisi VII, Selasa (9/2/2021).

Nicke melanjutkan, kuota LPG bersubsidi pada tahun ini juga bertambah. Pada tahun 2020 kuota LPG bersubsidi sebesar 7 juta metrik ton.

Namun realisasinya, penyaluran LPG bersubsidi pada tahun 2020 melebihi target yaitu, 7,14 juta metrik ton.

"Tahun ini kita naik kuotanya jadi 7,5 juta metrik ton," ucap Nicke.

Kuota LPG 7,5 juta metrik ton pada 2021 ini sesuai dengan asumsi makro yang disampaikan Menteri ESDM Arifin Tasrif.

Dalam rapat kerja dengan Komisi VII DPR mengusulkan, volume BBM dan LPG bersubsidi sebesar 7,50 juta metrik ton, subsidi tetap minyak solar sebesar Rp 500 per liter dan subsidi listrik ditetapkan sebesar Rp 53,59 triliun.

Sementara, harga Rata-Rata Minyak Mentah Indonesia (ICP) sebesar 45 dolar AS/barel, lifting minyak dan gas bumi sebesar 1,712 juta barel setara minyak per hari,

"Pemerintah mengusulkan Asumsi Dasar Makro Sektor ESDM RAPBN Tahun 2021 yaitu, ICP sebesar 45 dolar AS/barel. Penetapan ICP tersebut berdasarkan pertimbangan, realisasi ICP dari bulan Januari - 28 Agustus 2020 mencapai 40,10 dolar AS/barel dengan outlook rata-rata tahun 2020 sebesar 35-40 dolar AS/barel. ICP rata-rata tanggal 1 sampai dengan 28 Agustus 2020 sebesar 41,66 dolar AS/barel," kata Arifin.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pertamina Tegaskan Poster Lowongan Pekerjaan Adalah Hoaks!

Pertamina Tegaskan Poster Lowongan Pekerjaan Adalah Hoaks!

Bisnis | Minggu, 07 Februari 2021 | 09:07 WIB

Pertamina Akan Gandeng Perusahaan Global untuk Genjot Produksi Migas

Pertamina Akan Gandeng Perusahaan Global untuk Genjot Produksi Migas

Bisnis | Kamis, 04 Februari 2021 | 12:18 WIB

Anak Usaha Pertamina Bakal IPO di Triwulan III 2021

Anak Usaha Pertamina Bakal IPO di Triwulan III 2021

Bisnis | Kamis, 04 Februari 2021 | 11:53 WIB

Terkini

Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan

Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:08 WIB

Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM

Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:04 WIB

Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal

Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:21 WIB

418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia

418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:15 WIB

Ternyata Kemasan Rokok Polos Melanggar Aturan

Ternyata Kemasan Rokok Polos Melanggar Aturan

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:10 WIB

Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru, Segini Harganya

Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru, Segini Harganya

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:09 WIB

Begini Modus WNA Curi Emas di Wilayah Gunung Botak

Begini Modus WNA Curi Emas di Wilayah Gunung Botak

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:05 WIB

Kemasan Rokok Polos Berisiko Gerus Penerimaan Negara hingga Puluhan Triliun

Kemasan Rokok Polos Berisiko Gerus Penerimaan Negara hingga Puluhan Triliun

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:59 WIB

Patriot Bond Jadi Tempat Pencucian Uang, DPR: Insentif Menarik Investor

Patriot Bond Jadi Tempat Pencucian Uang, DPR: Insentif Menarik Investor

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:56 WIB

Berdampak ke Industri Kretek Lokal, Kemenperin Tolak Batas Tar dan Nikotin Rokok

Berdampak ke Industri Kretek Lokal, Kemenperin Tolak Batas Tar dan Nikotin Rokok

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:38 WIB

×