Jaga Pertumbuhan Berkelanjutan, BRI Optimalkan Ekosistem Ultra Mikro

Fabiola Febrinastri

Sabtu, 26 Juni 2021 | 15:58 WIB
Jaga Pertumbuhan Berkelanjutan, BRI Optimalkan Ekosistem Ultra Mikro
Ilustrasi UMKM. (Dok: BRI)

Suara.com - Untuk menjaga pertumbuhan kinerja yang berkelanjutan, BRI terus mengoptimalkan potensi ekosistem segmen ultra mikro atau UMi. Sebagai bank yang fokus pada UMKM, BRI mencatat potensi sangat besar di segmen usaha ultra mikro. Saat ini, segmen usaha ultra mikro bagaikan fenomena gunung es di lautan.

Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UKM RI, 99 persen dari total unit usaha di Indonesia adalah segmen mikro dan ultra mikro. Dari total 63 juta unit usaha yang berada pada segmen tersebut, +48 persen atau sekitar 30 juta lebih unit usaha belum tersentuh layanan formal lembaga keuangan. 

Direktur Utama BRI, Sunarso memaparkan bahwa dalam road map yang direncanakan, usaha yang belum terlayani pada segmen tersebut harus bisa ‘tersentuh’ layanan keuangan. Strateginya, segmen usaha ultra mikro harus terlebih dahulu masuk ke dalam ekosistem bisnis yang dipersiapkan perseroan.

"Nanti di dalam ekosistem, kita tetapkan, kita pilah-pilah mana yang harus disentuh dengan loan, mana yang harus disentuh dengan soft loan, mana yang harus disentuh dengan pemberdayaan saja,” ujarnya menjelaskan.

Dia menekankan, dalam pemberdayaan segmen ultra mikro, tidak semua unit usaha layak diberi kredit. Dalam proses pengembangan usaha, pihaknya ingin melayani unit usaha dari level terbawah yang tergolong belum layak mendapatkan pinjaman.

Kunci dari peningkatan kelayakan memperoleh pinjaman ini adalah melalui eksekusi pemberdayaan sesuai kebutuhan pelaku usaha.

“Jika sudah layak baru kemudian dikembangkan melalui layanan soft loan sampai ke komersial. Hal inilah yang perlu dikerjakan bersama dan menjadi cikal-bakal nasabah-nasabah yang nanti secara komersial bisa kita ikuti proses ‘naik kelasnya’,” ujar Sunarso lebih lanjut.

Ia mengatakan, baik pihaknya maupun pemerintah memiliki pekerjaan rumah yang besar untuk memberdayakan usaha ultra mikro ‘naik kelas’. Proses pemberdayaan itu harus terstruktur, terprogram, dan tidak secara alami karena harus diberikan stimulus melalui sistem yang kuat.

Oleh karena itu, setiap pemangku kepentingan harus bersama-sama membangun ekosistem usaha ultra mikro yang tangguh dengan jaringan yang kuat. Dengan ekosistem, maka akan tercipta usaha-usaha yang saling terkait dan mendukung. Salah satu caranya dengan digitalisasi usaha dari tingkat ultra mikro.

baca juga

Dalam proses digitalisasi, contohnya, BRI sudah menghadirkan layanan menggunakan aplikasi yang disebut BRISPOT. Melalui pemanfaatan aplikasi itu, BRI mereduksi proses layanan kredit dari dua minggu menjadi hitungan jam saja.

Digitalisasi pun memaksimalkan kinerja Agen BRILink yang saat ini tercatat berjumlah 458 ribu sebagai bagian dari ekosistem layanan keuangan masyarakat di segmen Mikro dan Ultra Mikro. Nominal transaksi Agen BRILink telah tumbuh pesat dari Rp35 triliun pada 2015, menjadi Rp673 triliun pada 2019, dan tahun ini BRI menargetkan transaksi Agen BRILink tembus Rp1.000 triliun.

Adapun dalam pembentukan ekosistem usaha ultra mikro ke depan akan membuat pelaku usaha ultra mikro dan UMKM lebih kuat.

Seperti diketahui, proses pembentukan holding BUMN Ultra Mikro (UMi) tengah berjalan. Melalui keterbukaan informasi, diketahui bahwa BRI ditunjuk pemerintah sebagai induk holding, dan akan bersinergi dengan PT Pegadaian (Persero) dan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM guna lebih memberdayakan usaha ultra mikro.

Pembentukan holding dinilai akan mendorong ekosistem usaha di segmen tersebut lebih terintegrasi. Potensi yang sangat besar di segmen ultra mikro akan terjembatani untuk melahirkan solusi dan inovasi bersama dalam menghadapi tantangan perekonomian ke depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Agen BRILink Pegang Peran Besar untuk Wujudkan Visi Bank BRI

Agen BRILink Pegang Peran Besar untuk Wujudkan Visi Bank BRI

Banten | Jum'at, 25 Juni 2021 | 14:09 WIB

Kolaborasi Jadi Kunci Utama Pemberdayaan Sektor UMKM

Kolaborasi Jadi Kunci Utama Pemberdayaan Sektor UMKM

Sulsel | Sabtu, 19 Juni 2021 | 20:54 WIB

Terobosan BRI, Masyarakat Kini Bisa Beli Tiket Feri ASDP lewat AgenBRILink

Terobosan BRI, Masyarakat Kini Bisa Beli Tiket Feri ASDP lewat AgenBRILink

Sulsel | Sabtu, 19 Juni 2021 | 12:32 WIB

Kini Beli Tiket Kapal ASDP Bisa lewat AgenBRILink, Tak Perlu Antre di Pelabuhan

Kini Beli Tiket Kapal ASDP Bisa lewat AgenBRILink, Tak Perlu Antre di Pelabuhan

Bali | Sabtu, 19 Juni 2021 | 12:29 WIB

Dengan Bantuan BRI, Bisnis Kerupuk Kulit Zetria Kini Beromzet Rp200 Juta per Bulan

Dengan Bantuan BRI, Bisnis Kerupuk Kulit Zetria Kini Beromzet Rp200 Juta per Bulan

Sulsel | Senin, 14 Juni 2021 | 16:55 WIB

BRI Perbanyak Penyaluran Kredit di Segmen Usaha Mikro

BRI Perbanyak Penyaluran Kredit di Segmen Usaha Mikro

Sulsel | Minggu, 13 Juni 2021 | 16:49 WIB

Terkini

Polda Jateng Bongkar Judi Togel di Tiga Daerah, Uang Rp2,4 Miliar Diblokir

Polda Jateng Bongkar Judi Togel di Tiga Daerah, Uang Rp2,4 Miliar Diblokir

Jawa Tengah | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:34 WIB

Gol Almeida Selamatkan Java United FC, Tetapi Tiga Poin Gagal Dibawa Pulang

Gol Almeida Selamatkan Java United FC, Tetapi Tiga Poin Gagal Dibawa Pulang

Jawa Tengah | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:27 WIB

Truk Dalmas Diserang Bom Molotov di Dago Bandung, Tiga Polisi Terluka

Truk Dalmas Diserang Bom Molotov di Dago Bandung, Tiga Polisi Terluka

Jabar | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:18 WIB

Suhu Tembus 38 Derajat Celsius, 5.711 Warga Cianjur Terdampak Kekeringan

Suhu Tembus 38 Derajat Celsius, 5.711 Warga Cianjur Terdampak Kekeringan

Jabar | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:12 WIB

Sempat Lempar Mercon dan Batu, Massa Mahasiswa di DPRD DIY Akhirnya Dibubarkan

Sempat Lempar Mercon dan Batu, Massa Mahasiswa di DPRD DIY Akhirnya Dibubarkan

Jogja | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:11 WIB

Khalid Basalamah Setor 554.500 Dolar AS ke KPK dalam Kasus Korupsi Kuota Haji

Khalid Basalamah Setor 554.500 Dolar AS ke KPK dalam Kasus Korupsi Kuota Haji

Jatim | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Pendiri CAN Borneo Luruskan Isi Pertemuan Relawan dengan Menteri Kehutanan

Pendiri CAN Borneo Luruskan Isi Pertemuan Relawan dengan Menteri Kehutanan

Jabar | Selasa, 20 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Heboh Nelayan Asal Sumenep Ditangkap di Australia, Begini Kronologinya

Heboh Nelayan Asal Sumenep Ditangkap di Australia, Begini Kronologinya

Jatim | Selasa, 20 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Bidik Layanan Keimigrasian di Silangit, Imigrasi Sumut Dorong Pembangunan Kanim Taput Dekat Bandara

Bidik Layanan Keimigrasian di Silangit, Imigrasi Sumut Dorong Pembangunan Kanim Taput Dekat Bandara

Sumut | Selasa, 20 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Midea Paling Ideal Hadir di Medan, Perkenalkan Elektronik Rumah Tangga Berbasis AI

Midea Paling Ideal Hadir di Medan, Perkenalkan Elektronik Rumah Tangga Berbasis AI

Sumut | Selasa, 20 Oktober 2026 | 22:33 WIB

×