Kawasan Industri Jababeka Bantu Semua Tenant Terapkan dan Perketat Prokes

Iwan Supriyatna

Kamis, 05 Agustus 2021 | 09:21 WIB
Kawasan Industri Jababeka Bantu Semua Tenant Terapkan dan Perketat Prokes
Kawasan Industri Jababeka.

Suara.com - Plt. Direktur Jenderal Industri Agro Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Putu Juli Ardika, bersama Masrokhan selaku Inspektur Jenderal Kemenperin meninjau PT Unilever Indonesia (Walls Factory) dan Mondeléz Indonesia (pabrik biskuit Oreo dan Ritz) di Kawasan Industri Jababeka, Bekasi, Jawa Barat.

Kunjungan kerja ini bertujuan memantau implementasi protokol kesehatan di industri makanan dan minuman (mamin) sekaligus untuk mensosialisasikan Surat Edaran Menteri Perindustrian Nomor 3 Tahun 2021 tentang Izin Operasional dan Mobilitas Kegiatan Industri (IOMKI) pada Masa Kedaruratan Kesehatan Masyarakat Covid-19.

“SE Menperin 3/2021 merupakan pengetatan dari SE Menperin sebelumnya. Kenapa diperketat? Karena kondisi pandemi saat ini sangat berubah banyak, baik itu kecepatan penyebaran atau variannya,” ungkap Putu ditulis Kamis (5/8/2021).

SE Menperin 3/2021 ini diharapkan dapat menegakkan pelaksanaan protokol kesehatan di lingkungan industri sekaligus menjaga aktivitas produksi demi mencegah penyebaran Covid-19.

Dan usai kunjungan tersebut, Kemenperin menilai bahwa penerapan protokol kesehatan di industri mamin sudah sangat sangat berjalan baik.

"Karena mereka sebagai sektor best practice dalam membuat produk yang harus memenuhi standar tinggi untuk food safety,” urai Putu.

Lebih dalam, Putu menjelaskan karena mulai dari pemilihan bahan baku sampai proses produksi, sebagian sudah memakai teknologi industri 4.0 sehingga berjalan efisien.

Merespon hal itu PT Jababeka Tbk selaku pengelola Kawasan Industri Jababeka mengapresiasi sekaligus mendukung langkah pencegahan penyebaran di lingkungan PT Unilever Indonesia dan PT Mondelez Indonesia.

Hyanto Wihadhi selaku salah satu Direktur PT Jababeka Tbk menerangkan, bahwa pihaknya terus berperan aktif agar setiap aturan dari Kemenperin bisa diimplementasikan di 2000 perusahaan yang ada di Kawasan Industri Jababeka, termasuk di dalamnya PT Unilever Indonesia dan PT Mondelez Indonesia.

baca juga

“Kami sepenuhnya sadar bahwa sektor industri Mamin memiliki peranan penting bagi perputaran roda ekonomi nasional terlebih pada saat krusial sekarang ini. Di mana kebutuhan Mamin tak hanya menjadi kebutuhan dasar masyarakat tapi juga produknya berorientasi ke pasar ekspor yang mendatangkan devisa bagi negara. Oleh karenanya, kami sangat mendukung langkah-langkah positif yang telah dilakukan oleh PT.Unilever Indonesia dan PT Mondelez Indonesia dalam mencegah penyebaran Covid di lingkungan industri,” ungkap Hyanto.

Ia pun turut mendorong seluruh tenant di Kawasan Industri Jababeka untuk bersama-sama menerapkan dan memperketat protokol kesehatan di lingkungan industri sebagaimana arahan dari Surat Edaran Menperin 3/2011.

“Kami selaku pengelola Kawasan Industri Jababeka sendiri, telah membentuk Satgas khusus Covid-19 kawasan industri di mana anggotanya juga ada dari perusahaan yang berada di Kawasan Industri Jababeka. Tugas pokoknya, melakukan asesmen kepada perusahaan- perusahaan dan agar protokol kesehatan protokol kesehatan sesuai SE Menperin bisa diimplementasikan ke seluruh tenant tenant kawasan industri Jababeka,” urai Hyanto.

Pihaknya, kata Hyanto, membantu mereka mulai dari sosialisasi, upaya preventif, SOP (Standard Operating Procedure) sesuai dengan SE Menperin, bagaimana tanggap darurat saat karyawan positif ter-suspect covid-19, dan penanganan paling cepatnya seperti apa.

Di luar itu, pungkas Hyanto, pihaknya juga mengambil peran aktif melalui berbagai inisiatif, seperti melakukan disinfeksi gratis di lingkungan tenant, mendukung percepatan vaksinasi vaksin gotong royong bagi tenant-tenant kawasan, hingga penyediaan fasilitas isolasi terpadu yang dapat dimanfaatkan oleh tenant.

"Semata agar bisa memberikan kenyamanan dan keamanan bagi para tenant, khususnya bisa mendukung produktivitas para tenant agar terus bisa berjalan sebagaimana mestinya," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menparekraf Sandiaga Uno Minta Prokes Jangan Kendor Agar Sektor Parekraf Cepat Bangkit

Menparekraf Sandiaga Uno Minta Prokes Jangan Kendor Agar Sektor Parekraf Cepat Bangkit

Lifestyle | Rabu, 04 Agustus 2021 | 18:25 WIB

Ini Penampakan Wabup Lampung Tengah Dihukum Bersihkan Masjid karena Langgar Prokes

Ini Penampakan Wabup Lampung Tengah Dihukum Bersihkan Masjid karena Langgar Prokes

Lampung | Rabu, 04 Agustus 2021 | 13:13 WIB

Tidak Pakai Masker saat Joget di Hajatan, Wabup Lampung Tengah Dihukum Bersih-bersih Fasum

Tidak Pakai Masker saat Joget di Hajatan, Wabup Lampung Tengah Dihukum Bersih-bersih Fasum

Lampung | Rabu, 04 Agustus 2021 | 06:20 WIB

Terkini

Kejurnas Menembak PPAD 2026: Dedi Iswanto Juara, PPAL 2 Berjaya di Beregu

Kejurnas Menembak PPAD 2026: Dedi Iswanto Juara, PPAL 2 Berjaya di Beregu

Sport | Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:50 WIB

5 Tanda Donat Overproof, Adonan Terlalu Mengembang hingga Kempes

5 Tanda Donat Overproof, Adonan Terlalu Mengembang hingga Kempes

Your Say | Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:45 WIB

Kreasi Warga Cengkareng, Bikin Perahu Unta dengan 3.000 Lebih Sampah Botol Plastik

Kreasi Warga Cengkareng, Bikin Perahu Unta dengan 3.000 Lebih Sampah Botol Plastik

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:39 WIB

KPK Tak Bertaji, Tersangka Korupsi Dana Bencana Tidak Dijerat Pakai Pasal Hukuman Mati

KPK Tak Bertaji, Tersangka Korupsi Dana Bencana Tidak Dijerat Pakai Pasal Hukuman Mati

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:39 WIB

Apa Itu Zona 1, 2, 3 dalam Lari? Kenali Perbedaan dan Manfaatnya

Apa Itu Zona 1, 2, 3 dalam Lari? Kenali Perbedaan dan Manfaatnya

Lifestyle | Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:35 WIB

Wacana Gaji ASN Lewat Kopdes Dinilai Cuma Akal-akalan: Harus Dibatalkan

Wacana Gaji ASN Lewat Kopdes Dinilai Cuma Akal-akalan: Harus Dibatalkan

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:35 WIB

5 Pore Mask Korea untuk Hasil Kulit Mulus dan Pori Tampak Samar

5 Pore Mask Korea untuk Hasil Kulit Mulus dan Pori Tampak Samar

Your Say | Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:30 WIB

Sunscreen Bikin Mata Perih? Kenali Penyebab dan Cara Memilih Produk yang Tepat

Sunscreen Bikin Mata Perih? Kenali Penyebab dan Cara Memilih Produk yang Tepat

Lifestyle | Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:25 WIB

Festival Cilung 2026, 43 Perahu Berbahan Puluhan Ribu Sampah Plastik Hiasi Danau Sunter

Festival Cilung 2026, 43 Perahu Berbahan Puluhan Ribu Sampah Plastik Hiasi Danau Sunter

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:19 WIB

Mengenang KH Syukron Mamun, Pengasuh Daarul Rahman yang Tutup Usia di Umur 84 Tahun

Mengenang KH Syukron Mamun, Pengasuh Daarul Rahman yang Tutup Usia di Umur 84 Tahun

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:07 WIB

×