Harga Minyak Menurun Drastis, Produksi AS Masih Terdampak Badai Ida

M Nurhadi

Kamis, 09 September 2021 | 10:34 WIB
Harga Minyak Menurun Drastis, Produksi AS Masih Terdampak Badai Ida
Ilustrasi kilang minyak. [Antara]

Suara.com - Harga minyak dunia terpantau melemah pada perdagangan Asia, Kamis (9/9/2021) pagi. Catatan ini memutus rangkaian kenaikan harga minyak sebelumnya.

Minyak mentah Brent turun 18 sen atau 0,25 persen, menjadi diperdagangkan pada 72,42 dolar AS per barel pada pukul 01.07 GMT.

Sementara itu, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) terpangkas 17 sen atau 0,25 persen, menjadi diperdagangkan di 69,13 dolar AS per barel.

"Produksi AS sedang berjuang untuk pulih dari Badai Ida," kata ANZ.

"Kerusakan parah pada infrastruktur dan pemadaman listrik menyebabkan Badai Ida telah menghilangkan lebih banyak pasokan setelah sembilan hari dibandingkan badai lainnya," sambung pernyataan tersebut.

Setidaknya 77 persen dari produksi Teluk AS tetap offline pada Selasa (7/9/2021) atau sekitar 1,4 juta barel per hari (bph).

Dengan catatan itu, setiadknya pasar telah kehilangan sekitar 17,5 juta barel minyak sejauh ini. Sumur lepas pantai Teluk menghasilkan sekitar 17 persen dari produksi AS.

Produksi minyak mentah AS diperkirakan turun 200.000 barel per hari pada 2021 menjadi 11,08 juta barel per hari, Badan Informasi Energi AS (EIA) mengatakan pada Rabu (8/9/2021), mencatat bahwa Badai Ida akan memaksa penurunan yang lebih besar dari perkiraan sebelumnya untuk penurunan 160.000 barel per hari.

Berdasarkan data dari American Petroleum Institute (API) memperlihatkan, penarikan minyak mentah untuk pekan yang berakhir 3 September lebih kecil dari yang diperkirakan dalam jajak pendapat Reuters, tetapi penarikan bensin dan sulingan lebih besar dari yang diharapkan.

baca juga

Data API menunjukkan stok bensin AS turun 6,4 juta barel untuk pekan yang berakhir 3 September, sementara stok minyak mentah turun 2,9 juta barel. Stok sulingan AS juga turun 3,7 juta barel selama minggu yang sama.

Pada Rabu (8/9/2021), minyak juga didukung ketika pengunjuk rasa di Libya memblokir ekspor minyak di Es Sider dan Ras Lanuf, seorang insinyur minyak di masing-masing pelabuhan mengatakan, meskipun insinyur lainnya mengatakan produksi di ladang yang memasok terminal-terminal tidak terpengaruh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Produksi Minyak Amerika Serikat Merosot, Harga Minyak Naik 1 Persen

Produksi Minyak Amerika Serikat Merosot, Harga Minyak Naik 1 Persen

Bisnis | Kamis, 09 September 2021 | 08:41 WIB

Kasus COVID-19 di Amerika Serikat Tembus 40 Juta, Gara-gara Varian Delta?

Kasus COVID-19 di Amerika Serikat Tembus 40 Juta, Gara-gara Varian Delta?

Health | Rabu, 08 September 2021 | 18:58 WIB

Rahasia Menjaga Kesehatan dengan MinyakZaitun

Rahasia Menjaga Kesehatan dengan MinyakZaitun

Your Say | Rabu, 08 September 2021 | 16:16 WIB

Amerika Serikat Temukan Kasus Covid-19 Varian MU Tersebar di 49 Negara Bagian

Amerika Serikat Temukan Kasus Covid-19 Varian MU Tersebar di 49 Negara Bagian

Health | Rabu, 08 September 2021 | 09:58 WIB

Mobilitas Dibatasi, Kecelakaan Lalu Lintas di Amerika Serikat Malah Meningkat

Mobilitas Dibatasi, Kecelakaan Lalu Lintas di Amerika Serikat Malah Meningkat

Otomotif | Rabu, 08 September 2021 | 09:45 WIB

CEK FAKTA: Jenderal AH Nasution Bikin Strategi Kemenangan Vietnam Perang dengan AS?

CEK FAKTA: Jenderal AH Nasution Bikin Strategi Kemenangan Vietnam Perang dengan AS?

Bekaci | Rabu, 08 September 2021 | 08:13 WIB

Terkini

Setelah Lembaga Rating Global, Giliran OJK Kirim Peringatan ke Bank Himbara

Setelah Lembaga Rating Global, Giliran OJK Kirim Peringatan ke Bank Himbara

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 15:20 WIB

Jaksa Tuntut Sudewo 8,5 Tahun Penjara, Suap DJKA hingga Pemerasan Jabatan Desa

Jaksa Tuntut Sudewo 8,5 Tahun Penjara, Suap DJKA hingga Pemerasan Jabatan Desa

Jawa Tengah | Senin, 21 September 2026 | 15:20 WIB

Asian Games 2026 Nagoya Diterjang Topan Dujuan, Jadwal Kompetisi Ditunda

Asian Games 2026 Nagoya Diterjang Topan Dujuan, Jadwal Kompetisi Ditunda

News | Senin, 21 September 2026 | 15:20 WIB

Sudewo Dituntut 8,5 Tahun Penjara, Jaksa Minta Hak Politik Dicabut 5 Tahun

Sudewo Dituntut 8,5 Tahun Penjara, Jaksa Minta Hak Politik Dicabut 5 Tahun

News | Senin, 21 September 2026 | 15:20 WIB

Rupiah Kembali Tertekan ke Rp17.783, BI: Dihantam Minyak dan Arus Dana Keluar

Rupiah Kembali Tertekan ke Rp17.783, BI: Dihantam Minyak dan Arus Dana Keluar

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 15:18 WIB

BRI Tawarkan Kredit Multiguna Bunga Ringan 8,15% Plus Bonus untuk Karyawan PT KAI

BRI Tawarkan Kredit Multiguna Bunga Ringan 8,15% Plus Bonus untuk Karyawan PT KAI

Bri | Senin, 21 September 2026 | 15:18 WIB

Sinopsis Sekitou Elegy, Drama Romcom Terbaru Kurosaki Kodai dan Narumi Yui

Sinopsis Sekitou Elegy, Drama Romcom Terbaru Kurosaki Kodai dan Narumi Yui

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 15:15 WIB

Bagaimana Cara Menghilangkan Noda Pelangi di Panci Stainless Steel?

Bagaimana Cara Menghilangkan Noda Pelangi di Panci Stainless Steel?

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 15:15 WIB

Hyundai Peringatkan Potensi Invasi Mobil Listrik China di Pasar Otomotif

Hyundai Peringatkan Potensi Invasi Mobil Listrik China di Pasar Otomotif

Otomotif | Senin, 21 September 2026 | 15:10 WIB

Pabrik Tua Bikin Pupuk Makin Mahal, Pupuk Indonesia Tekor Rp9,99 Triliun

Pabrik Tua Bikin Pupuk Makin Mahal, Pupuk Indonesia Tekor Rp9,99 Triliun

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 15:09 WIB

×